
Skip esok hari...
Di mansion yang mewah, Elsa dan Mario sedang menikmati sarapannya sedangkan Rosa belum turun dari kamar.
"Morning all?" Sapa Rosa sembari menuruni tangga dengan seyuman manisnya
"Morning too." Jawab Elsa dan Mario berbarengan
Rosa mencium kedua pipi Elsa dan Mari bergantian dengan senyuman yang tak pernah lepas darinya dan itu membuat Elsa mengerutkan keningnya bingung karna sejak kemarin sore Rosa selalu tersenyum.
"Kenapa lo? Kayaknya dari kemarin happy banget." Tanya Elsa karna ia sangat penasaran
"Iyah bener, dari kemarin setelah jalan sama Ryan, gue liat lo senyum senyum terus." Timpal Mario
"Enggak kok, gue biasa aja." jawabnya sambil tersenyum dan mengambil minuman yang ada di meja dan langsung meminumnya
"Yakin? Apa jangan jangan lo.. "
"Jadian sama Ryan?" Ucap Mario memotong ucapan Elsa
Bruustss....
Rosa menyembur minumannya karna kaget dengan ucapan Mario
"Apa sih bang, siapa yang jadian coba?" Kesal Rosa
"Ya gue kira jadian, habisnya dari kemarin lo senyum senyum gak jelas kek orang gila." celetuk Mario
"Abang tuh yang gila."
"Lah, kenapa jadi abang, lo yang gak jelas."
Rosa hanya diam tak menghiraukan perkataan Abangnya karna ia tak ingin membuat mood nya berantakan hari ini. Tanpa basa basi lagi mereka melanjutkan sarapannya dengan tenang, dan kemudian berangkat kesekolah.
Skip sekolah...
Ya seperti biasa mereka menjadi sorotan siswa disana tapi mereka sama sekali tak menghiraukannya.
Saat berjalan di koridor sekolah Elsa meminta Rosa untuk duluan masuk kelas, karna ia mau ke toilet dulu.
Setelah urusannya di toilet selesai, ia keluar dan saat di belokan dia menabrak seseorang tapi dengan sigap tangan orang itu menangkapnya agar tidak jatuh ke lantai seperti di film film romantis gitu loh...
Satu detik..
Dua detik..
Tiga detik..
Empat detik..
Lima detik..
Sesaat mata mereka bertemu dengan jarak yang dekat hanya beberapa senti saja.
"Lo ternyata sangat cantik kalau dilihat lebih dekat." batin orang itu
"Kak Frans, lepasin gak tangan lo." Ucap Elsa setelah tersadar dari lamunannya
Bruk..
Frans langsung melepaskan tangannya membuat Elsa terjatuh ke lantai
"Aauuu.. kenapa di lepasin sih, sakit tau." Ucap Elsa meringis kesakitan
"Tadi katanya suruh lepas, ya gue lepas aja." Jawabnya enteng dengan muka tak berdosa
"Lepas sih lepas, tapi bukannya di jatuhin juga kali." Kesal Elsa masih terduduk di lantai
"Hmm.. yaudah gue bantuin berdiri." Ucapnya sembari mengulurkan tangannya
Tapi saat Elsa hendak menerima tangan Frans, tiba tiba saja Frans langsung menarik tangannya kembali dan berkata...
"Ahh iya gue lupa, gue ada urusan sekarang. Gue pergi dulu yah.. Bye..." Ucapnya langsung pergi meninggalkan Elsa yang masih terduduk di lantai
"Dasar, jadi orang nyebelin banget sih, dia pikir gue gak bisa berdiri sendiri apah." Kesal Elsa menatap punggung Frans yang sudah jauh
Ia pun langsung berdiri dan masuk ke dalam kelasnya dengan sesekali menyumpah serapahi Frans dalam hatinya.
Dari kejauhan ternyata ada yang memperhatikan mereka berdua, dia adalah Laura.
Skip Istirahat sekolah...
Istirahat kali ini tidak seperti biasanya, karna kali ini Elsa dkk tidak bergabung dengan para most wanted, dan itu membuat Dave merasa bersalah karena menurutnya Elsa dan Rosa menjauhinya setelah kejadian di panti waktu itu. Entah kenapa dalam hati Dave tidak ingin jika. mereka berdua membencinya.
Di meja yang ditempati Elsa dkk, kedatangan tamu yang tak diundang. Siapa lagi kalau bukan Laura dkk.
Brakk...
Laura datang dengan tiba tiba dan menggebrak meja Elsa dkk. sontak semua mata tertuju padanya termasuk para most wanted.
"Maksud lo apaan, main gebrak meja orang aja." Marah Maya sambil berdiri dari tempatnya
"Kenapa? mau marah? Itu salah dia sendiri karna udah deketin pacar gue." Ucap Laura menunjuk Elsa
"Ehh.. kakak gue gak pernah yah deketin cowok lo." ucap Rosa membela Kakaknya
"Oh ya, terus tadi pagi apa?" Tanya Laura karna ia melihat kejadian tadi pagi
"Ohh.. maksud lo kak Frans? kalau mau ambil aja, gue juga gak minat." Tanya Elsa yang sudah berdiri menatap Laura
"Sekali lagi gue bilang dia itu pacar gue." Jawab Laura dengan PDnya
"Siapa yang pacar lo?" Tanya seseorang yang tiba tiba muncul dari belakang Laura dkk dengan gaya coolnya
"Sayang, kan kamu pacar aku." Ucap Laura dengan nada lembutnya melihat kedatangan Frans dkk
"Heh Pacar? Jadi temen lo aja gue gak mau, apalagi pacar." Jawabnya tersenyum miring
"Hahaha... Kasian.. gak di akuin yahh?" Ejek Vera
"Ini gara gara lo." Marah Laura hendak menampar Elsa tapi tangannya di cekal oleh Elsa dan..
Plak..
Tamparan keras diberikan Elsa kepada Laura mengakibatkan ujung bibirnya sedikit berdarah.
"Auuu.. kurang ajar lo." Marah Laura
"Jangan harap lo bisa nyentuh wajah gue." ucap Elsa penuh penekanan
"Elsa, lo apa apaan sih? main tampar aja." Bentak Dave pada Elsa yang sudah menampar Laura
"Kenapa? lo gak suka adik kesayangan lo itu di tampar sama orang hmm?" Bukan Elsa yang menjawab melainkan Rosa
"Udah bener yang dilakukan Elsa, kalo dia ga lakukan itu justru dia yang kena tamparan." Timpal Ryan
"Tapi kan gak perlu nampar juga." Kata Dave
"Terus kalo adik lo itu beneran nampar Esa, lo bakal diam aja gitu?" Tanya Ryan
"Udahlah gue malas disini." Ucap Elsa hendak cabut tapi...
Byuur..
Tiba tiba Laura menyiram Elsa dengan minuman yang ada di meja itu.
Frans yang melihatnya langsung melepas seragamnya untung saja dia memakai kaos polos berwarna putih jadi tidak memperlihatkan tubuh sispeck nya.
Kemudian dia menghampiri Elsa dan memakaikan seragamnya terbalik pada Elsa karna terlihat tembus pandang.
Yang di lakukan Frans tidak luput dari pandangan semua siswa disana dan itu membuat Laura semakin kesal dibuatnya.
"Ihhh..... awas lo, urusan kita belum selesai." ucap Laura menunjuk Elsa kemudian pergi dari sana
"Lo liat kan, apa yang udah adik kesayangan lo itu perbuat, dan lo diam aja gitu? Kakak macam lo membiarkan adiknya melakukan kejahatan." Ucap Rosa menekankan kata adik kesayangan dan menatap Dave sinis
"Kali ini gue setuju sama Rosa, lo harusnya lebih tegas sama adik lo agar dia tidak semena mena." Timpal Frans
"Elsa, gue minta maaf atas nama adik gue dan gue minta maaf karna udah bentak lo tadi." Ucap Dave sangat menyesal
Bersambung...
...----------------...
**Jangan lupa Like dan Komen yaa...
Salam manis dari author**....