THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS
Undangan Makan Malam



Sesampainya mereka di kelas, ternyata kelas masih kosong mungkin karna masih pagi. Akhirnya mereka hanya berdua dalam kelas itu.


Selang beberapa menit, Maya dan Vera datang bersamaan dan langsung heboh gak jelas.


"Guyss... kalian tahu gak berita semalam viral loh." Ucap Vera saat sudah duduk di bangkunya


"Gue ga nyangka banget, kalau kita bakal viral." Timpal Maya


"Biasa aja." Ucap Elsa


"Yehh.. lo mah biasa tapikan kita berdua baru kali ini viral." Ucap Maya


"Dan kalian tahu ga?"


"Enggak." ucap Rosa memotong ucapan Vera


"Dengerin dulu ogeb jangan main potong aja." Kesal Vera


"Iya iya."


"Banyak banget loh yang ngefans sama kita, bahkan foto kita semalam ada di sepanjang jalan."


"Iya keluarga besar gue aja ngomongin kita terus dari semalam." Timpal Maya


Mereka berbincang bincang hingga bel masuk berbunyi dan pelajaran pun dimulai.


Skip Istirahat sekolah..


Saat Elsa dkk memasuki kantin ada seseorang yang memanggilnya dan menyuruhnya untuk duduk bersama. Karna emang tidak ada yang kosong, mau tidak mau mereka menurutinya.


Elsa dkk duduk di bangku para most wanted sekolah, saat mereka sedang menikmati makanannya, mereka selalu mendengar ocehan para siswa yang tidak henti hentinya membicarakan Lion Claws.


"Semalam mereka hebat banget tau." Ucap Romi mengawali pembicaraan


"Iya mereka juga ternyata baik." Timpal Dave


"Gue jadi ngefans banget nih sama mereka."


"Mereka itu beda dari mafia yang lain, biasanya kalo yang lain itu kejam, tapi mereka tidak, malahan mereka hanya menghukum orang yang salah." Ucap Frans


"Bener banget, gue jadi penasaran sama Twin Queens nya itu." Ucap Dave


"Gue juga penasaran, kalo menurut gue sepertinya mereka itu sangat cantik." Timpal Romi


"Emang cantik kok." Ucap Ryan


"Tau dari mana lo?" Tanya Dave


"Kan udah keliatan cantiknya, Topeng mereka tidak akan menutupi kecantikannya." Ucap Ryan menatap Rosa dalam


"Lagi lagi kak Ryan natap gue gitu, gue kan risih jadinya." batin Rosa


"Kok gue merasa kenal sama mereka yah?" Ucap Frans tiba tiba


"Sok kenal lo." Celetuk Ryan


"Emang kalo lo kenal mau apa?" Tanya Romi


"Ya kan gue pengin tahu aja, siapa yang udah nyelametin keluarga gue. karna keluarga gue berutang budi pada mereka."


Mereka hanya ber oh ria.


"Kalian dari tadi diam aja, emang ga penasaran?" Tanya Dave pada Elsa dkk


"Enggak." Jawab mereka serempak


"Bussett... jawabnya kompak bener neng." Celetuk Romi


"Bodo... " Lagi lagi mereka kompak menjawabnya


"Udah deh mending lo diem, dari pada ngomong sama kulkas berjalan." Celetuk Frans menyindir Elsa tentunya


Tapi omongan Frans barusan tidak di tanggapi oleh Elsa


Di sisi lain...


Masih berada dikantin, Laura dkk sedang membicarakan sesuatu.


"Ihhh... nyebelin banget tau ga, tu cewek dari semalam nempel terus sama Kak Frans." Kesal Laura melihat kebersamaan Elsa dan Frans


"Kayaknya lo harus ngelakuin sesuatu deh." ucap Tari


"Iya, gue akan lakukan sesuatu."


"Apa?" Tanya Hera."


"Nanti gue jelasin rencananya di mansion gue. Disini gak aman."


"Oke, pulang sekolah kita langsung ke mansion lo."


"Liat aja lo Elsa, tunggu pembalasan gue." batin Laura


Skip pulang sekolah...


Saat di perjalanan pulang Elsa melihat ada seorang wanita paruh baya dan supirnya sedang di hadang banyak preman.


Tanpa pikir panjang lagi ia langsung menghentikan mobilnya begitupun dengan Rosa yang ada di belakangnya.


"Tuh liat." Ucap Elsa menunjuk segerombolan orang itu.


"Itu bukannya mamahnya kak Frans ya?" Tanya Rosa melihat siapa orang itu


"Benar, kita harus menolongnya."


Saat mereka menghampirinya sang supir tersebut sudah di buat babak belur oleh preman yang berjumlah 8 orang.


Rosa mencoba menenangkan Luna mamahnya Frans, sedangkan Elsa menghampiri preman tersebut.


"Elsa.. " Ucap Luna pelan melihat Elsa


"Mamah gak papa?" Tanya Rosa datang dari belakang dan mengelus pundak Luna


"Hiks.. Mamah gak papa, tapi itu Elsa." Isak Luna yang khawatir jika Elsa melawan preman itu sendirian


"Tenang aja kak Elsa bisa ngatasinnya."


"Heh.. Beraninya main keroyokan." ucap Elsa sinis


"Kau tidak usah ikut campur gadis kecil." Ucap preman satu


"Tapi gue udah terlanjur kesini gimana dong."


"Eittss... tapi lo cantik juga, lebih baik ikut dengan kami dan bersenang senang haha..." Ucap preman dua


"Ini juga mau bersenang senang." Ucap Elsa menyeringai


"Kurang ajar.. kalian serang." Ucap preman ketiga dan semuanya langsung menyerang Elsa


Bugh...


Krek...


Bruk...


Bugh...


Elsa melawan preman tersebut dengan membabi buta dan dengan tangan kosong.


"Mau lagi?" Tanya Elsa tersenyum Devil


"Ampun.. ampun.. kita akan pergi." Ucap preman dua dan langsung mengajak semua temannya pergi dari sana.


"Bapak gak papa?" Tanya Elsa sama supir yang tadi sudah babak belur


"Terimakasih nak, sudah menyelamatkan bapak."


"Hmm.. " Seperti biasa Elsa hanya membalas dengan deheman.


Kemudian dia mengajak sang supir untuk menghampiri Luna.


"Elsa, makasih ya sayang udah nolongin mamah." Ucap Luna saat Elsa sudah ada di depannya


"Sama sama mah."


"Sebagai ucapan terima kasih, kalian mau yah makan malam di mansion mamah."


"Gak usah mah, kita ikhlas kok."


"Jangan gitu dong, mamah gak enak hati kalau kalian menolaknya."


"Rosa gak bisa mah karna ada urusan, tapi kalo kak Elsa pasti bisa. Iyakan?" Ucap Rosa tersenyum jail


"Wah gue tahu nih, dia pasti ngerjain gue balik. dasar adik lucknut." batin Elsa


"Gimana Elsa?" Tanya Luna


"I-Iya mah, nanti Elsa dateng." Ucap Elsa dengan terpaksa menyetujuinya


"Kalo gitu mamah pulang dulu, kalian hati hati di jalan yah."


"Iya mamah juga hati hati."


Setelah kepergian Luna, Elsa langsung menatap tajam Rosa


"Hehee... maaf kak, lagian kasihan kalo ajakannya di tolak." Ucap Rosa cengengesan


"Pokoknya lo harus temenin gue."


"Gak bisa dong, kan tadi gue bilangnya gak bisa, masa iya tiba tiba dateng."


"Au Ahh.... " Ucap Elsa kesal langsung menuju mobilnya


"Hahah... dulu lo deketin gue sama kak Ryan, sekarang giliran gue. Sekarang kita satu sama kak, hahaah..... " Ucap Rosa senang karna berhasil mengerjai kakaknya


Merekapun melajukan mobilnya dan pulang ke mansion.


**Bersambung...


...----------------...


Jangan lupa kasih komentar dan Likenya ya Guys....


Salam dari author**...