
Bertahun tahun berlalu ,sekarang akan aku berikan sedikit potret kebahagiaan keluarga kecilku bersama Dylan dan Erick. Di lihat ya ,sangat menyenangkan.

•Gambar diatas adalah gambar ketika Erick berumur 3 tahun.
. •Ini adalah gambar yang aku ambil ketika aku ,Dylan dan Erick berlibur kepantai.
Oiya beberapa waktu lalu , kami diberi tahukan kalau Pangeran baru saja pulang dari Australia setelah 8 tahun lamanya menetap disana. Pangeran mengundang kami untuk menghadiri acara yang ia bikin khusus untuk ,aku ,Dylan ,Julian ,Sarah ,Julian ,Ka Rendra dan Ka Mina.
•Aku memakai baju ini untuk menghadiri acara yang bisa di sebut reunian ini.
•Dan Dylan memakai baju ini.
Foto ini aku ambil diam diam ketika dia sedang duduk ,aku sangat iri kepada Dylan ,karena Dylan wajahnya sama sekali tidak berubah walaupun mempunyai anak satu. Dia curang !!!.
•Jika kalian penasaran wajah tampan seperti apa My Prince Erickku? Baiklah aku akan tunjukan ,aku memakaikan baju ini untuknya.
Prince Erick sudah datang ,aku sangat berupaya memanjangkan bulu matanya ,dia terlihat tambah tampan memiliki bulu mata se panjang itu ,sama sekali tidak melihat keburikan didalam diri anakku heheh.
(Oiya mau tanya ,Erick lebih mirip dengan aku atau papahnya?).
🍁🍁🍁
Setelah bersiap siap ,aku langsung pergi ke acara yang Pangeran sudah siapkan. Erick sangat penasaran wajah anak Pangeran yang bernama Alletta itu ,aku sering menceritakan kepadanya kalau ulang tahun Erick dengan Alletta itu sama. Mungkin karena itu dia penasaran oleh anaknya Pangeran.
Anak itu sangat histeris ketika kami baru saja sampai ke tempat yang sudah disiapkan itu. Dia berjalan mendahului kami ,lalu menarik tanganku dan juga tangan papahnya agar berjalan dengan cepat.
"Ini sebenernya yang mau ketemu banget bundanya atau anaknya sih".
"Anak kamu itu ,aneh banget". Gerutu Dylan sambil tertawa.
"Heii ingett ,Erick juga anak kamu ,kamu ga sadar apa kamu juga kalau penasaran kaya Erick jangan bisanya nyalahin aku terus". Balas Cinta setengah marah.
"Ah ,papah Erick denger tau". Teriak Eric dari bawah menyaksikan orang tuanya yang sedang berdebat kecil.
Aku mendongak menatap kearah lurus ,memastikan apa itu adalah Pangeran ?? Kenapa Pangeran terlihat sangat gemuk sekarang?? Sebentar ,jika kalian ingin melihat Pangeran sekarang seperti apa ,akan aku tunjukan.
Tatapan dinginnya masih sama saja ,namun postur badannya saja yang sedikit berbeda ,mungkin dia bahagia bersama keluarganua di Australia... Hahaha.
Aku melihat Mina juga berjalan mendekat kearah kami ,sambil melambaikan tangannya kepada kami ,menyambut sepertinya.
Sejak dulu pakaian Mina memang sedikit seperti laki laki ,mungkin dia lebih nyaman berpakaian seperti itu.
"Woowww ,bener bener ,Pangeran Erick sangat tampan yaahh". Ujar histeris Mina sembari mencium Erick tanpa henti.
Perkataan Mina membuat Pangeran ,Julian , dan Sarah kearahku
•Julian.
•Dan ini Sarah.
Kenapa semua orang tampak gemukan? Aku sama sekali tidak menjaga aturan makanku jika aku ingin ya aku makan jika tidak ya tidak makan ,aku sama sekali tidak melakukan diet sedikitpun ,aku merasa insecure.
Aku lihat dari selipan tubuh Julian dan Sarah ,aku menemukan anak perempuan yang sangat cantik jelita. Aku bisa pastikan jika itu adalah Alletta ,putri Pangeran dan Mina.
Alletta benar benar sepereti princess ,wajahnya sangat mirip dengan papahnya.
"Hallo kamu Alletta yang diceritain bunda bukan?". Ujar Erick menyapa Alletta yang sedang menggandeng tangan Pangeran.
"Iya ,aku Alletta ,kamu Erick yah?". Balas Alletta dengan sangat ramah.
"Iya aku Erick".
"Ikut aku yu ,dibelakang ada ayunan ,enak banget deh". Alletta menggenggam tangan Erick untuk mengajak Erick bermain ayunan bersamanya.
Kami ber 6 pun masuk kedalam suatu villa yang cukup luas ,villa ini disewa oleh Pangeran kayanya. Pangeran tersenyum kepadaku ,akupun juga membalas senyumannya ketika kami berjalan bersama.
"Bener kan dugaan gue selama ini kalo lo itu oplas Ta". Gerutu Julian sambil meminum minumannya.
"Julian kalo ngomong!! Udah berapa kali Cinta bilang ke Julian kalo Cinta itu ga oplasss!!!". Teriak Cinta yang membuat seisi villa tertawa.
"Erick bener bener ganteng Ta ,gue rella Alletta jadi pacarnya Erick". Jawab Julian yang semakin membuat kedua kubu keluarga itu memuncak amarahnya.
"Anjjjnggg ,itu anak gue ,bukan anak lo". Pangeran melempar jeruk tepat ke perutnya Julian.
"Iya sih ,enak aja jodohin anak Cinta sama anak Pangeran ,mereka masih kecil tau". Saut Cinta.
Dylan menggeleng gelengkan kepalanya pelan melihat aksi istrinya yang sifat kekanak kanakannnya keluar.
"Ya kali gitu ,meneruskan kisah emak bapaknya yang dulu ga kesampean".
Ucapan Julian tadi mampu membuat keadaan seketika berbeda. Seharusnya Julian tidak mengatakan itu didepan kami ,karena masa laluku bersama Pangeran biarkan itu menjadi masa lalu jangan diungkit di masa sekarang. Apalagi melibatkan anak anak kami yang tidak bersalah itu.
🍁🍁🍁
Setelah sesi makan makan selesai Dylan meminta izin untuk menemani Erick bermain bersama Alletta. Akupun mengiyakan perkataan Dylan. Aku mengawasi mereka dari jauh sembari meminum minumanku , Mina juga ikut menjaga Alletta dan bermain bersama Erick.
Aku tersenyum melihat suasan hangat seperti itu ,persahabatan kami rupanya sudah memasuki tahap regenerasi baru heheh.
"Haii ,dari tadi kita belum sempat ngomong lho". Suara khas yang masih aku kenali muncul dari arah belakangku. Aku menoleh dan tersenyum kepada orang yang tidak lain dan tidak bukan adalah Pangeran.
"Ehh Pangeran". Jawabku.
"Gimana kabar kamu? Sehat kan?". Tanya Pangeran yang kini berdiri disampingku ikut ikutan memandang suasana hangat dari Mina ,Dylan ,Alletta dan Erick.
"Cinta sehat ko , Pangeran gimana ? Sehat?".
"Aku sehat".
"Pasti lah ,sekarang kan badan Pangeran jadi lumayan berisi ,pasti Pangeran bahagia ya". Jawabku yang mampu membuat Pangeran tertawa.
"Dih dih ,sekarang udah berani yah ngatain aku". Ujarnya mengacak acak rambutku.
Tanpa kami sadari kami terasa kembali di masa dulu ,sadar akan hal itu ,membuat kami terdiam dalam candaan seperti ini.
"Ga nyangka ya ,ternyata udah lama kita ga ketemu". Ucap pelan Pangeran.
"Kurang lebih 8 tahun kita ga ketemu". Jawabku menimpali.
"Aku selalu berharap kamu bisa bahagia selamanya".
"Cinta juga sama". Balasku.
"Kayanya kamu sengaja bikin Erick gantengnya ngalahin aku ya?". Tiba tiba Pangeran mengatakan hal pedenya kepadaku.
"Enak aja ,emang bunda dan papahnya keturunan bidadari dan pangeran surga kali". Jawabku kesal.
"Hahahah ,dia sangat tampan". Jawabnya sembari melihat kearah Erick yang sedang memainkan pistol air itu.
"Alletta juga cantiik ,jangan jangan kamu pengen dia ngalahin kecantikan Cinta ya?". Jawabku sengaja.
"Kamu kira kamu doang yang cantik? Alletta juga cantik sekarang".
"Iya tapi masih cantikkan aku". Jawabku sedikit mengotot.
"Cantikkan Alletta lah". Balas Pangeran tidak mau kalah.
"Apaan sih-".
Ketika aku ingin melanjutkan perkataanku tiba tiba secara bersamaan Erick dan Alletta menembakku dan juga Pangeran dengan pistol air yang ia punya.
"Bunda ayo main bareng sama kita". Ujar Erick menarik tanganku.
"Papah juga harus ikut". Ucap alletta yang juga menarik tangan Pangeran.
Pangeran tersenyum lalu menuruti permintaan putrinya. Aku juga memilih untuk menuruti permintaan dari Pangeran Erickku yang tampan ini.
Di tengah tengah acara ini ,kami sangat berbahagia. Bisa berkumpul melupakan hal yang dulu pernah terjadi.
Masa lalu biarkanlah menjadi masa lalu ,jangan jadikan masa lalu sebagai alasan kita tidak bisa maju ke masa depan ,tapi jadikan lah masalalu sebagai pedoman hidup yang membimbing kita bisa maju ke masa depan.
Aku Dylan dan Erick sangat bergembira menembak air kepada keluarga kecil Pangeran ,Pangeran Mina dan Alletta juga tidak segan segan untuk membalas tembakan dari kami.