
Keesokan harinya ,seperti biasa Cinta dan Dylan berangkat bareng untuk pergi ke kampus. Dylan selalu membuat Cinta tertawa lepas jika bersamanya , terlepas dari tawa yang selalu disunggingkan dibibir manisnya tetap saja ,luka tetap saja luka ,tidak akan bisa sembuh secepat itu.
(Skip pulang kuliah).
Semua orang tidak menyadari kalau tadi Cinta dan Dylan berangkat bareng ,makan bareng, dan sekarang mereka belum menyadari jika Cinta dan Dylan pulang bareng juga. Ketika Cinta dan Dylan ingin masuk ke mobilnya Dilan ,tiba tiba ada tangan yang sengaja menarik tangannya Cinta ,sehingga membuat Cinta benar benar tertarik dibuatnya.
"Cinta ... Pulang kerumah". Ujar seseorang itu berbicara lumayan keras kepada Cinta.
"Apaan sih ,aku udah bilang stop cari cari aku dan perduliin aku!". Bentak Cinta kepada Pangeran.
"Aku tunangan kamu Cinta ,tolong hargai aku sebagai tunangan kamu".
"Kurang jelas? Gaada lagi hubungan diantara kita ,urus aja calon bayi yang mungkin sekarang udah dikandung sama wanita murahan itu". Jawab Cinta.
"Aku sama sekali gaada hubungan apapun sama Mina ,pliss percaya sama aku ,aku ga pernah lakuin hal yang kira Cinta". Pangeran mulai menggenggam tangannya Cinta.
"Lo gausah ganggu hidup Cinta lagi!". Celetuk Dylan yang membuat pandangan mahasiswa yang lainnya tertuju pada kejadian itu.
"Lo sama Bella itu sama aja tau ga!! Sama sama berusaha ganggu hubungan gue sama Cinta". Jawab Pangeran.
"Gausah lo bawa bawa adik gue , semua yang terjadi sama lo dan Cinta itu salah lo sendiri ,lo terlalu brengsek buat Cinta yang polos". Saut Dylan.
"Liat kaca itu ! Liat baik baik Pangeran, kaca itu adalah wujudan dari rasa percaya aku ke kamu , kaca itu awalnya utuh kan? Hingga dia bertemu disatu waktu ,seseorang dengan mudahnya memecahkannya dalam waktu sekejap".
"Bagaimana perasaanku sekarang bisa kamu liat dengan keadaan kaca itu , kaca itu gaakan pernah jadi seperti semula ,kaca yang tadinya utuh sekarang berubah menjadi puluhan serbuk kaca".
"Kamu gaakan pernah bisa kembaliin rasa yang udah hancur karena ulah kamu sendiri ,sekalipun bisa itu rasanya ga akan pernah sama ,aku pinta sama kamu ,kalau kamu masih hargai dan anggap aku milik kamu ,kamu pergi dari sini dan stop biarin aku untuk terbiasa dengan semuanya , Aku harus terbiasa bahagia tanpa kamu". Lanjut Cinta.
"Tapi kamu harus pulang Cinta". Ucap lemah Pangeran.
"Aku mohon". Jawab Cinta lirih.
Mendengar Cinta sudah berbicara dengan nada seperti itu ,hati Pangeran tidak bisa membiarkan wanita yang dia cintai bersikap memohon kepadanya didepan matanya pula. Mata Pangeran mulai berkaca kaca melihat tingkah laku Cinta yang seolah olah tidak ingin menemuinya lagi ,karena bagaimanapun juga , Mina sudah berhasil menjebak Pangeran dan sudah berhasil membuat Cinta percaya dengan rekayasa yang sengaja ia buat.
"Okey ,tapi satu hal yang kamu harus tau ,aku akan buktiin kalo semuanya itu ga seperti yang kamu kira , aku ngerti kenapa kamu begini itu karena kamu masih sayang dan cinta sama aku, akupun juga sama seperti kamu ,oleh sebab itu aku akan buktiin ke kamu kalau aku ga seburuk yang kamu kira". Ucap Pangeran lalu pergi.
'Dih ,gimana sih , si Cinta lebih milih my prince ,padahal cowo tadi ga kalah ganteng sama my prince?'. Celetuk salah satu "CABE".
"Cewe kaya lo cuma mandang laki laki dari fisiknya ,ga pernah perduli segimana brengseknya cowo tadi". Saut sewot Dylan sebelum memasukan Cinta ke dalam mobilnya.