The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 27.




Aku memilih baju ini untuk makan malam ini . Sebentar lagi ,Rey akan menjemputku dirumah ,aku sedang duduk disofa ruang tamu menunggu Rey datang.


"Kamu jadi dinner malam ini?". Suara Ka Wisnu yang tiba tiba bicara dibelakangku.


"Iya ka".


"Saya bakal ngejagain kamu dari jauh ,dimana restorannya?". Aku menyebutkan restoran yang menjadi tujuan double date kita. Dan Ka Wisnu pergi ke restoran itu duluan.


 


Tak lama dari Ka Wisnu pergi ,akhirnya ,Reypun datang ,dia sangat tampan ,kami saling tatap disini,mulai mendekat ,dan tambah mendekat ,buruknya Rey kambuh ,dia mencium bibirku dengan tiba tiba.


 


"Kamu Cantik". Pujinya.


"Terima kasih Rey".


"Yaudah ,langsung berangkat aja ,Bella sama Pangeran udah nungguin kita katanya".Dia menyuruhku mengenggam tangannya dan akupun mengenggam tangannya .


 


Suasana di mobil sangat menjadi romantis,karena Rey menyetel lagu yang sangat romantis dimobilnya.


 


"Rey". Ucapku.


"Iya apa sayang".


"Aku mau tanya".Kataku gugup.


"Iya ,tanya aja ,emangnya ada apa".


"Misalnya,suatu saat nanti, ada seseorang yang kaka cintai meninggal ,kamu bakalan gimana".


"Kalo orang yang aku cintai meninggal ,lebih baik aku juga ikut bersamanya".


"Kenapa?". Aku memalingkan wajahku dengan menghadapkan mukaku kekaca mobil.


"Tadi kan aku bilang,aku mencintai orang itu ,kalo orang yang jadi alasan kenapa aku bisa hidup terus dia meninggal? Untuk apa aku hidup". "Kamu kenapa tiba tiba tanya itu?".Lanjutnya.


"Gapapa ko ,tadi aku abis nonton drakor aja jadi penasaran jawaban kamu gimana".


"Astaga ,drakor lagi drakor lagi". Dia mengelus rambutku pelan.


 


Rey membukakan pintu mobilku, lalu memegang tanganku dengan lembut. Di tempat meja yang sudah ada Ka Bella dan Ka Pangeran,mereka sedang duduk. Dan sudah ada banyak hidangan untuk kami makan.


Kami berduapun duduk didepan Ka Bella dan Ka Pangeran. Ka Pangeran menatapku tidak selaw,dia tampak marah melihatku dengan Rey. Rey menyuapiku sepotong roti berselai cokelat kepadaku tiba tiba ka Pangeran pecahkan satu buah gelas yang sedang ia pegang. Sontak,membuatku memegang tangannya yang penuh darah itu.


 


"Ka Pangeran ,kenapa sih kaya gini". Kataku sambil mengelap tangannya dengan tisu yang ada dimeja ini.


"Tapi ga perlu Ka Pangeran sakitin diri kamu sendiri".


"Gue lebih sakit ketika gue harus ngeliat lo bahagia sama sahabat gue".


 


~Bugh~


 


Pukulan dari Rey tepat mendarat di pipi sebelah kanan Ka Pangeran.Aku menahan Rey ketika dia ingin memukul Pangeran lagi.


"Tega lo Pangeran ! Tega lo nikung gue dari belakang!!".


"Rey udahRey udah". Ucapku menengahkan mereka.


"Udah sepatutnya lo tau ini ,gue jatuh cinta sama dia sebelum lo cinta sama dia".


 


~Plak~


Satu tamparan dari ka Bella membuat aku terlempar. Tapi syukurlah badanku tidak jadi jatuh karena ada seseorang yang ada dibelakangku ,yaitu Ka Wisnu. Ka Pangeran dan Rey berjalan kearahku untuk memastikan keadaanku.


 


"Lo gaada hak yah ,nampar cewe yang gua cinta!".Gentak Rey kepada Bella.


"Kenapa!! Itu bahkan belum setimpal hukuman dia yang udah ngambil pangeran dari gue".


"Satu hal yang harus lo tau ... Dulu ,lo lebih pilih Rasya ketimbang terima cinta dari gue ,dan sekarang ,pliss,biarin gue bahagia sama orang gue cintai bell". Celetuk Ka Pangeran.


"Ohh jadi gitu .. Okey ,liat aja nanti ,siapa yang bakalan menang ngedapetin lo dan siapa yang kalah!". Bella menatap sinis Cinta ,lalu pergi meninggalkan 4 orang yang ada dimeja itu.


"Ga nyangka ya Pangeran ,guae fikir lo udah anggap gue sebagai sabahat lo ,hahah,tapi ternyata engga,tega lo ngambil Cinta dari gue".Kini Rey membuka pembicaraannya.


"Gue sahabat lo Rey ,gue gatau ,kapan cinta ini dateng ke hati gue ,Cinta wanita yang special, gue ,ga bermaksud rebut Cinta dari lo".


Tiba tiba darah turun dari hidungnya Cinta ,membuat Cinta menjadi lemas tidak karuan,dia mendaratkan tubuhnya di badannya Wisnu ,kemeja putih Wisnu kini berubah menjadi merah.


"Apa yang sebenernya terjadi sama lo Cinta?".Rey memegangi pundaknya Cinta.


"Iya,Cinta gue ga yakin kalo emang lo ga sakit kenapa ,setiap saat gue liat lo ,lo jadi lemah kaya gini".Saut Pangeran.


"Ini belum saatnya kalian tau ,permisi ,saya harus membawa Cinta ketempat yang seharusnya dia datangi".Wisnu pergi dengan menggendong Cinta yang sudah setengah tidak sadar. Rey dan Pangeran hanya bisa tertegun kaku menyaksikan Cinta menjadi selemah ini.


"Pangeran... Gue takut Cinta kenapa kenapa".Ucap Rey dengan lemas.


"Iya ,gue juga takut ,gue yakin ada yang disembunyiin Cinta dari kita".Pangeran menjawabnya.


"Gue minta maaf udah mukul lo tadi ,lo berhak mencintai Cinta ,apa salahnya kalo kita mencintai wanita yang sama?".


"Makasih Rey,tapi kalo Cinta lebih milih lo ketimbang gue ,gue ikhlas ko".


Rey dan Pangeran saling menepuk bahu temannya.