The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 87.



Cinta langsung ke mobilnya Dylan dengan perasaan yang masih ketakutannya. Ketika Cinta didalam mobil ,dia mengambil kaca yang ada dimobilnya Dylan.


'Pada lebam gini ,kalo Dylan tau gimana?'. Ucap Cinta pelan.


Sekarang Cinta sedang memikiran nasib anaknya kedepannya akan sepeerti apa,sebelum anaknya lahir saja dia telah mendapatkan ujaran kebencian dari semua orang. Bundanya memang bisa menahan semua rasa benci yang semua orang berikan kepadanya tapi tetap saja ,Cinta tetaplah seorang ibu yang ingin keselamatan anaknya tetap terjamin.


Memikirkan itu membuatnya mengantuk ,apalagi ketika mengingat dua mahasiswa itu telah hampir melecehkannya bukan itu saja mereka juga membuat badan Cinta mempunyai bekas lebam di belakang pipi,leher dan juga di kedua pergelangan tangannya.


Tanpa disadari , Cinta tertidur di mobil. Tak lama dari itu Dylan ,Dylan tersenyum melihat Cinta tertidur pulas di mobilnya mungkin karena kelamaan menunggunya.


Dylan tidak langsung mengendarai mobilnya melainkan mengelus perut wanita yang disebelahnya dengan lembut. Tidak tega membangunkan Cinta ,Dylan langsung mengendarai mobilnya secara perlahan.


Sesekali Dylan menatap kearah Cinta ,bersyukur memiliki Cinta didalam hidupnya ,disaat Dylan menatap kearah Cinta untuk yang kesekian kali ,tangan Cinta yang tadi dipegang erat erat dengan tangan Cinta lainnya tiba tiba terlepas membuat Dylan melihat luka lebam di pergelangan tangannya.


Sudah sangat jelas terlihat ,jika luka itu bekas genggaman seseorang yang dengan sengaja menarik tangan Cinta secara paksa. Dylan kaget melihat tangan mulus Cinta yang mendadak berubah menjadi merah dan bengkak berserta ada bekas genggaman seseorang ,padahal tadi pagi menurutnya luka itu belum ada.


'Apa yang sebenernya terjadi Cinta'. Batin Dylan menggerutu.


**🍁🍁🍁**


Keseharian Cinta semenjak menjadi korban bullying di kampusnya sendiri membuat psikis dan juga fisiknya terluka ,Cinta menjadi lebih banyak diam dan lebih suka menyendiri. Tidak mau menceritakan hal itu kepada Dylan sekalipun.


Malam ini Cinta tidur duluan ketimbang Dylan ,Dylan sengaja membiarkan Cinta tidur duluan karena ingin mencari tau apa yang sebenarnya terjadi.


Ketika sekiranya Cinta sudah tertidur pulas ,Dylan mendekat kearah Cinta tidur ,memeriksa hal ganjal yang sekiranya bisa ia temukan. Dylan cek handphonenya Cinta tidak ada apa apa begitu juga buku harian milik Cinta yang biasanya disimpan dilaci samping tempat tidur tidak ada sesuatu yang aneh.


Dylan kebingungan harus apa ,lalu dia melihat keseluruh tubuhnya Cinta. Memeriksa tangan yang tadi ia lihat ada bekas luka lebam.


'Ah ,pasti ini sakit banget'. Dylan sendiri mengilu melihat luka Cinta yang sangat mengerikan itu.


Dylan membenarkan rambut Cinta yang menutupi tulang pipi belakang Cinta dan juga leher Cinta itu ,awalnya Cinta sengaja menutupi luka lebam yang ada di tulang pipi belakangnya dan juga di lehernya karena takut Dylan melihatnya.


Mata Dylan membulat ketika melihat luka lebam lainnya yang ada di tubuhnya Cinta.


'Siapa yang ngelakuin ini sama Cinta ?! Pergelangan yang satunya lagi juga lebam apa karena ini dia berubah akhir akhir ini?'.


Dylan memutuskan untuk bertanya kepada Cinta esok hari karena tidak ingin mengganggu tidur nyenyaknya Cinta.


Dylan tidur memeluk Cinta dari belakang ,memikirkan apa yang sebenernya terjadi yang tidak ia tahu. Kenapa Cinta menyembunyikan ini darinya ? Dan kenapa orang itu membuat Cinta mempunyai bekas pukulan seperti ini. Banyak sekali pertanyaan yang muncul dipikirannya Dylan.


Mengenaskan sekali hidup Cinta sekarang ,hidup yang tidak pernah ia rasakan diseumur hidupnya sebelum berkenalan dengan Dylan.



Pangeran membawa Jake ke suatu ruangan yang tidak ramai ,disertai Mina yang ingin mengetahui apa yang ingin dibicarakan oleh Pangeran sampai harus membawa Jake ketempat yang tidak banyak orang.


"Gue mau ngomong sama lo". Ujar Pangeran kepada Jake karena kebetulan keluarga Jake sedang berada dirumahnya Pangeran.


"Apa?". Balas singkat Jake.


"Soal Cinta".


"Kenapa? Lo mau gue bantu lo buat balikan sama Cinta? Engga gue gamau". Gerutu Jake.


"Engga ... Tadi gue ke kampusnya ,gue liat dia dibully ,dia digebukin plus di lecehin sama dua mahasiswa yang gue ga tau namannya ,kata mereka dia suruhannya Acha ,cewe yang suka sama Dylan. Gue takut dia kenapa kenapa kalo gaada yang jagain dia".


"Whatt??!! Cinta dibully ?! Ko bisa ? Cinta emang akhir akhir banyak masalah di kampus". Jawab Jake dengan terkejut.


"Acha suruh Cinta jauhin Dylan ,makanya Acha ancem Cinta jangan kasih tau soal ini ke Dylan kalo ga anaknya yang bakal jadi taruhannya". Ujar Pangeran.


"Jadi ini alasannya Cinta jadi pendiem gini? Padahal dulu tuh cewe bawelnya minta ampun ,sekarang jadi berubah banyak diem sama sering sendirian ,jarang banget dah senyum". Jake langsung terbayang sosok Cinta didalam pikirannya.


"Gue kasian sama dia ,takut dia kenapa kenapa apalagi sekarang dia lagi hamil besar ,gue takut duanya ada masalah".


"Kenapa lo juga ga mau lindungin Cinta ?". Tanya Jake.


"Gue mau lindungin Cinta ,tapi Cinta suruh gue buat belajar nerima Mina didalam hidup gue". Jawab Pangeran yang membuat Mina mendengarnya terkejut sekaligus terharu.


"Dan lo mau lakuin itu?".


"Kalo Cinta yang suruh gue bakal belajar buat terima Mina , katanya ,kalau kita masih paksa buat sama sama pasti banyak yang jadi korbannya ga akan kita pisahin anak dari ibu kandungnya atau anak dari ayah kandungnya". Pangeran harus menjawab pertanyaan dari Jake dengan berat hati.


"Gue berdoa semoga lo bisa". Jake menepuk bahu Pangeran dengan pelan.


"Makasih ,sekarang gue minta tolong sama lo ,ikutin Cinta kemana aja ,jangan sampe dia sendiri karena kalo dia sendiri dia bakal di bully lagi".


"Iya pasti ,gue bakal jagain Cinta". Balas Jake tersenyum kepada sepupunya itu.


Mina yang bersembunyi dibalik tembok meneteskan air mata ,entah bahagia atau sedih. Dia senang akhirnya Pangeran mau belajar menerima dia dikehidupannya ,sedangkan disisi lain ,dia tidak tega mendengar kisah mirisnya hidup Cinta sekarang ,karena bagaimanapun juga kalau bukan Cinta yang menasehati atau meminta Pangeran untuk mau menerimanya ,Pangeran tidak akan mau melakukan itu.