
"Ka aku ga bisa naik pohon".Teriakku kepada si pria dingin yang sudah berada dirumah pohonnya lebih dulu karena menaruh makanan dan minumannya.
"Yaudah pegang tangan gue,dan jangan liat kebawah". Dia menjulurkan tangannya ,dan akupun memegang tangannya .
Aku terpelongo melihat isi rumah pohon milik si pria dingin ini. Sedangkan dia? Dia sudah tidurah dikasur lantai dengan santai.
"Sini". Ajaknya
"Rebahan?".
"Iya".
"Bantalnya kan cuma satu ka" keluhku.
"Masih ada tangan gue kan? Yaudah sini rebahan ditangan gue". Akhirnya akupun rebahan ditangannya Si pria dingin ini,kami menatap kearah atas yang langsung melihat indahnya langit.
"Ayo cerita". Ternyata,dia mengajakku kesini hanya ingin mendengar ceritaku ,kalo bukan ga sayang gamau aku mengikuti arahannya ,eh,ga deh,nanti dia geer.
"Ka Pangeran inget waktu kita ketemu didepan toko buku ,ada cowo yang maksa aku buat balikan?". Aku menatap awan berjalan dan juga Ka Pangeran.
"Iya inget,kenapa?".
"Namanya Jeno,mantan pacar aku ,aku akuin dulu aku posesif aku ga suka dia ikutan klub motor klub motor,karena itu berpengaruh buruk ke dia,semenjak dia ikutan klub motor kaya gitu dia jadi berubah".
"Berubahnya?".
"Dia jadi kasar,jadi lebih agresif, ga bener deh ,hingga disatu waktu aku diajak hunting sama dia ,dan juga sama temen temennya... Mereka kan bawa pacar juga kan,mereka malah seneng senengan pas camping ,mereka gila ,aku ga suka mereka".
"Terus terus?".
"Ada satu temen cowonya bilang gini ke jeno "Lo ga berani ngapa ngapain sama cewe lo?" Terus Jeno langsung cium aku didepan semua orang,aku mengejauhin dia, tapi Jeno langsung narik aku ngejauhin temen temennya dan bilang "Kalo lo gamau dilecehin setidaknya jangan berpakaian sexsi kaya gini". Dia hampir ngelakuin itu sama aku ,tapi aku langsung lari ngejauhin dia". Tiba tiba air mata jatuh ditangannya Ka Pangeran.
"Lo nangis cin?".Dia menengok kearahku,dan aku langsung menyeka air mataku.
"Lo gaperlu takut kalo gue bakalan ngelakuin hal itu sama lo". Katanyan yang kini menghadap kearahku.
"Bukan gitu,aku percaya kalo ka pangeran gabakalan ngelakuin itu ke aku".
"Terus?".
"Aku cuma terus terusan keinget kejadian itu".
"Lo belum bisa move on dari Jeno?".
"Udahlah,cuma ka Pangeran ngerti kan,gimana perasaan cewe? Itu sebabnya aku selalu takut sama cowo yang ngebentak aku dan gampang nangis".
Kamipun bercanda candaan dirumah pohon itu dan menghabiskan makanan dan minuman yang telah dibuat,hingga,disatu waktu kamipun kembali rebahan seperti diposisi awal ... Dan tanpa disadari,kini aku dan si pria dingin itu ,tertidur pulas.
•••
•••
•••
Aku tidak tahu kapan berapa lama aku tidur,tetapi ketika aku terbangun,tangan Ka Pangeran memeluk tubuhku dengan sangat erat,aku berusaha membuka tangan itu tetapi tidak bisa..
Aku berada ditepat dadanya Ka Pangeran,aku merasakan kehangatan dan kenyaman dari pelukan Ka Pangeran,aku bingung,dulu rasanya aku sangat enggan untuk bertemu lagi dengan Ka Pangeran tapi kenapa sekarang aku merasa nggak ingin jauh jauh dari Ka Pangeran?.
"Kenapa dia bisa sengahat matahari ketika dia bersama aku? Dia memperlakukanku berbeda dengan wanita yang lainnya".Batinku.
•••
•••
•••
(KEJADIAN SEBELUM CINTA TERBANGUN)
"Ehh dia tidur beneran"Ucap pelan Pangeran.
Pangeran mengamati baik baik wajahnya Cinta disaat sedang tidur,Cinta tetap cantik ketika sedang tidur juga... Tiba tiba ada hasrat untuk mencium pipinya Cinta,dan pangeranpun mencium pipinya cinta ketika cinta sedang tidur.
"Tidur yang nyenyak yaaa my barbie". Pangeran memeluk Cinta lalu tertidur. Pangeran tidur dengan mendekap nyaman Cinta dam pelukannya.
-
-
-
-
Cinta yang terbangun lalu melanjutkan tidur siangnya dengan laki laki yang tanpa ia sadari telah mulai tertarik...
\_Pada kenyataannya ,mereka berdua belum menyadari,semakin mereka ingin menjauhi malah justru membuat mereka berdua saling berdekat,semakin mereka banyak berkelahi semakin pula mereka takut kehilangan satu sama lain... Masalahnya mereka berdua hanya belum cukup mengerti kalau sebenarnya mereka menjadi benar benar jatuh cinta,hanya saja masa lalu yang menghalangi perasaan mereka\_