The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 1.



 


***Huhh


Pagi yang sangat cerah ,mengawali jalanku kesekolah baruku. Oiya,aku sampai lupa memperkenalkan diri pada kalian,heheh. Perkenalkan namaku Cinta Adhya Putri, yang pasti aku seorang perempuan. Aku sekarang sedang berada dimobil pribadiku yang dikendarai oleh supirku ke sekolah baruku. kenapa aku pindah sekolah? Itu karena papah ku dipindahkan kontraknya di kota ini ,hmmm,begitulah resiko menjadi anak dari pekerja negeri harus siap berpindah pindah sekolah.



 


•Di sekolah.


 


Sama seperti kalian ,jika baru masuk sekolah pasti canggung,malu,takut tidak ada yang mau berteman.Tapi sepanjang aku berjalan ke ruang kepala sekolah ,semua orang yang ada didepanku,disamping kananku ,disamping kiriku selalu melihatku,sampai sampai ada sepasang pria dan wanita ,mungkin mereka berpacaran,yang prianya melirik ke arahku wanitanya mencubitnya hingga si prianya kesakitan. Heheh.


 


'Itu anak baru yang papahnya pengusaha itu kan? Bener bener cantik yah'.


'Gila... banyak banyakin deh anak baru secantik dia'.


'Lo liat deh ada anak baru tuh ,cantik parah'.


 


Begitulah reaksi mereka ketika aku lewat didepannya. Aku tidak meladeni mereka. Aku tetap berjalan keruang kepala sekolah ,karena kata papah ku ,aku harus pergi ke ruang kepala sekolah dulu agar nanti kepseklah yang memperkenalkanku dan menganterku kekelas. Eh,tapi bentar, ruang kepala sekolahnya dimana?.


 


"Maaf ka, mau tanya". Tanyaku kepada pria yang lewat disampingku,aku lihat dilengan bajunya sebelah kiri kalau dia kelas 12 ,wajahnya saangat dingin sekali,tidak sama dengan kebanyakan pria yang selama ini aku liatin.


"Apa?". Jawabnya dengan singkat sambil melepaskan Handseat yang berada di kupingnya.


"Ruang kepala sekolah dimana? Aku gatau".Tanyaku gugup kepadanya setelah dia menatap mataku.


"Emangnya lo gatau?". Ucap pria itu.


"Engga kan aku baru disini,makanya aku tanya kaka ,kalau kaka gamau kasih tau yauda aku tanya yang lain aja".Gerutuku sebal karena menurutku dia enggan untuk memberitahuku, dengan cepat aku membalikan badanku kearah berlawanan dari tempatku. Hingga ternyata tanganku ditarik olehnya.


"Lo salah ,kalo mau keruang kespek tuh ke arah kiri bukan ke kanan". Katanya yang masih memegang tanganku.


"Okey makasi".


"Ya sama sama".


 


Aku langsung melepaskan genggamannya lalu pergi ke ruang kepsek. Dan akhirnya aku sampai disana dengan cepat....


•••


•••


•••


 


"Perkenalkan nama aku Cinta Adhya Putri ,senang berkenalan dengan kalian".Kataku malu kepada semua orang yang ada dikelasku.


"Baiklah kamu duduk disamping.... Sarah...".Ucap kepala sekolah yang menyuruhku duduk disamping wanita yang bernama sarah dan akupun duduk disampingnya.


"Hai cinta ,gue Fatur ,ketua kelas dikelas ini".Celetuk pria yang ada diujung kelas itu memperkenalkan namanya kepadaku,akupun membalasnya dengan senyuman.


" Jangan mau cinta sama Fatur ,Fatur playboy". Teriak teman sebangkunya Fatur yang membuat seisi kelas tertawa.


"Cinta nama gue sarah,semoga betah yah sekolah disini". Awal pembicaraan dari teman sebangkuku ,yang lalu seorang wanita datang menghampiriku.


"Oiya cinta ,ini namanya Bianca,dia sahabat gue ,lo juga bisa ko jadi sahabat kita ,iya ga ca".Katanyalagi


"Iya,cin, kita sahabatan aja ,biar tambah akrab iya ga".


 


karena tidak ada guru membuat kami banyak berbincang , ternyata bel istirahat berbunyi dan kami memutuskan untuk kekantin untuk membeli makanan. Kami berjalan menuju kantin dan disepertengah dari kantin Fatur langsung menepukku dari belakang.


 


"Cinta mau beli apa? Biar gue yang beli". Aku rasa Fatur memang sedikit playboy ,baru kenal saja sudah berani nepuk napuk bahuku.


"Ah engga tur,makasih ,aku bisa ko beli sendiri". Kataku.


 


Fatur mengikuti kami bertiga kekantin ,hingga kamipun duduk disatu meja dan memesan makanan untuk kami makan. Fatur bilang dia mau memesan makanan untukku yasudah aku duduk saja di bangku sendirian. Aku melihat kesekelililingku,ada satu titik yang membuatku terpaku kearah titik itu yaitu ,ternyata kakak kelas yang tadi aku tanya bersama teman temannya yang mereka mungkin menjadi pria tertampan disekolah ini. Aku memalingkan wajahku lalu memainkan handphoneku.


 


"Sendirian aja cantik?". Suara pria yang tidak aku kenal menyapaku ,aku mendongak kearahnya ternyata adalah bagian dari teman si kakak angkuh itu.


"Enggak ka".Jawabku.


"Terus sama siapa ,ko sekarang sendirian?".


"temen lagi mesen makanan tuh mereka dateng".Kataku.


"Boleh gabung?".Tanyanya,dia sangat ramah ,beda dengan temannya ,kaka angkuh itu hanya menatapku datar dengan tangan yang disangkutkan disaku celananya.


"Oh iya ka kenapa engga? Duduk aja". Aku mempersilahkannya untuk duduk ,diikuti juga dengan kedua temannya.


"Gue Reynand ,lo?".Ia menjulurkan tangannya kepadaku.



"Aku cinta ka".


"Namanya cantik kaya orangnya ,nanti pulang bareng gue yah" .Dia mengedipkan satu matanya.


"Aku dijemput sama supir aku ka".Tolaku secara halus.


"Yaudah lo bilang aja ,udah ada yang nganter pak, ga baik lho nolak kebaikan orang lain ,ya ya ya ,pulang bareng gue?". Paksanya.


"Baiklah ,nanti aku tunggu didepan kelasku".


"Okeyy ,nanti gue kekelas lo,sampai ketemu nanti ya cinta".Katanya yang lalu pergi. Aku menatap sinis kepada pria angkuh yang ada dibelakangnya ,bagaimana bisa dia angkuh denganku, sombong sekali ,mentang mentang ganteng ,heh.


 


Fatur ,Sarah dan juga Bianca datang membawa satu tampan berisi makanan untuk dimakan ,dan akhirnya kita berempat makan bersama.


 


"Cin lo tau ga ,ka Reynand dan temen temennua itu adalah genk cowo yang paling dingin dan yang paling ganteng disekolah ini,dan tadi gue liat dia duduk disamping lo dan ngajakin lo pulang bareng?? mantapp bangett gilaks".Gerutu Bianca sambil mengunyah bakso miliknya.


"Iyah cin,selama gue jadi anak murid disini gue belum pernah ngeliat cowo cowo ganteng itu yang nyamperin cewe biasanya cewe yang nyamperin mereka ,dan kadang selalu di tolak mentah mentah dan sekarang??".Sautt dari sarah.


"Ah bisa aja kalian ,mungkin Ka Reynand emang pengen aja ngajakin aku pulang bareng".


"Tapiii cinta ,mereka tuh priapria idaman tau ga,tinggi ,putih ,mancung,anak basket pula". kata bianca lagi. Aku baru tahu kalau mereka adalah anak basket disekolah ini.


"Yah banyak banget saingan gue". Gerutu pelan Fatur.


"Ngomong apa tur?".Kataku memastikan dia mengomong apa tadi.


"Ehh engga cin,mie ayamnya enak kan cin? Jus alpuketnya minum juga cin". Katanya dengan sangat gugup menjawabku.


 


Kamipun memakan makanan kami dengan sangat lahap ,setelah bel masuk berbunyi,baru kami masuk kekelas kami***.