
"Ah kenapa jadi ga bisa tidur gini sih". Gerutu Cinta pada dirinya sendiri.
Cinta yang kesel akhirnya ia mencabik sabik serta menggigit bantalnya.
"Apa Cinta hitung rambut Cinta ya biar bisa tidur?". Ucap pelannya lagi.
"Satu".
"Dua".
"Tiga".
Cinta mulai memisahkan helaian demi helaian rambutnya untuk mengitung agar bisa tidur.
"Tiga puluh".
"Ahhh masih aja tetep ga bisa!!!".Gerutu kesalnya lagi.
Suara handphonenya berdering seakan akan ada yang meneleponnya di jam setengah 3 ini. Setelah Cinta tau siapa yang meneleponnya ,dengan sengaja Cinta membiarkan telepon itu berdering. Hingga 3 kali orang itu terus terusan meneleponnya , Cinta yang geram mendengar suara dering teleponnya langsung mengangkatnya dengan kasar.
"Kamu pergi kemana? Kamu kabur dari rumah? Pliss Cinta jangan kaya gini , aku bisa jelasin semuanya ,aku gamau kamu ngelakuin hal kaya gini". Cerocos Pangeran yang mengawali teleponnya dengan Cinta.
"Pangeran mau tau apa kemauan Cinta?". Ucap dingin Cinta.
"Apa emangnya". Jawab cepat Pangeran.
"Menjauh dari Cinta ,stop perduliin Cinta dan stop cari cari Cinta".
"Aku gamau , aku gaakan bisa berhenti cari kamu sampai kamu ketemu aku gaakan berhenti cari dan perduli kamu".
"Yaudah kalo Pangeran gamau lakuin itu ,biar Cinta yang lakuin itu , Cinta bakalan menjauh dari Pangeran, Cinta bakalan stop perduli sama Pangeran dan Cinta bakalan stop cari cari Pangeran". Jawab Cinta dengan ngegas lalu mematikan teleponnya begitu saja.
Dylan yang sebenarnya sudah terbangun sejak Cinta menggerutu tidak bisa tidur tadi ,tentu dia mendengar percakapan antara Pangeran dan Cinta.
"Tidur". Ujar Dylan yang mengagetkan Cinta.
"Astaga!! Suara apa itu? Apa apartement ini ada hantunya?! Ya tuhan apa suara tadi itu suara hantu?!". Jawab histeris Cinta yang tidak menyadari bahwa Dylanlah sumber suara yang tadi menyuruhnya tidur.
"Tidur napah ,Ta , jangan lawak mulu". Saut Dylan yang belum membalikkan badannya.
"Tuhkan dia bersuara lagi , Ka ka ka , Ka Dylan bangun apartement ini ada hantunya". Ujar Cinta sambil menggoyang goyangkan tubuhnya Dylan.
"Itu suara gue , lagian malem malem ko berisik banget ,kalo ga bisa tidur bilang, jangan ngeberisik". Omel Dylan kepada Cinta.
"Sebenernya di apartement ini gue ngerasa iseng sih kadang kadang". Suara Dylan yang sengaja dibuat buat seolah olah apartement ini angker.
"Seriusan? Tuh kan apa kata Cinta apartement ini ada hantunya". Cinta yang wajahnya berubah menjadi wajah yang serius membuat Dylan semakin berniat untuk menjahili Cinta malam ini.
"Gue tanya tetangga sebelah ,katanya kamar apartement ini tuh sekitar 2 tahun yang lalu ada sepasang kekasih bunuh diri dikamar ini". Jawab Dylan mengada-ada.
Ucapan dari Dylan mampu membuat Cinta yang polos itu percaya akan ada rumor sepasang kekasih yang bunuh diri di kamar mereka tertidur. Cinta yang polos itu berubah menjadi ketakutan , Cinta memang sangat mudah untuk dijahili dengan Dylan yang memangnya suka iseng.
\_*Gubrakk*\_
Entah barang apa yang jatuh ,barang itu jatuh diwaktu yang tepat , Cinta langsung memeluk Dylan dengan penuh ketakutan ,tentu kejadian itu bukan hanya membuat Cinta kaget Dylanpun juga kaget. Dylan merasa hantu hantu di ruangan apartement ini seakan mengiyakan perkataannya padahal yang ia katakan kepada Cinta itu hanya mengada-ada.
"Itu apa Ka?? Mereka marah? Atau gimana?". Ucap Cinta dengan memeluk Dylan dengan sangat erat.
"Mereka kayanya menginginkan kita kaya gini ,Ta ,mereka kan pacaran yang ga disetujuin sama orang tuanya ,mereka pasti ngiranya kita udah nikah ,makanya mereka kaya ngajak kita ngobrol lagi". Lagi lagi Dylan mulai menggoda Cinta yang benar benar ketakutan.
"Maksud ka Dylan mereka pengen kita mesra mesraan gitu?". Jawab polosnya Cinta.
"Iya Cinta".
"Mereka gaakan ganggu kita kalau kita mesra mesra?". Tanya Cinta.
"Mungkin ,mereka ngerasa ga beruntung sama nasibnya karena cintanya ga bisa bertahan untuk selamanya". Jawab Dylan.
"Oh okey ,kita tidur lagi". Cinta yang membaringkan kembali tubuhnya lagi ,Dylan yang tidak mengerti apa yang Cinta rencanakan dia tetap duduk menatap Cinta memastikan apa yang ingin dilakukan Cinta selanjutnya.
"Ka Dylan tunggu apa lagi ,sini tidur". Pinta Cinta ,mendengar suruhan Cinta, Dylan langsung menuruti apa yang diinginkan Cinta.
"Jangan madep situ ,madep ke Cinta aja". Lagi lagi Dylan mau saja menuruti rencana bodoh dari Cinta.
"Sekarang ,tangan kanan ka Dylan lurusin jadi Cinta tidur di tangannya Ka Dylan". Ucap Cinta sambil mengarahkan tangan Dylan , kini Cinta menidurkan tangan kanannya Dylan.
"Tangan kiri Ka Dylan rangkul pinggangnya Cinta". Lanjutnya sambil mengarahkan tangan Dylan mendarat ke pinggangnya.
"Nah kan kalo kaya gini ,mereka pasti ngira kita bener bener romantis". Ucap Cinta dengan wajah polosnya.
Dylan yang menyadari apa yang dilakukan Cinta itu adalah kemauannya ,hatinya merasa senang ,dia hanya bisa menata Cinta lalu tersenyum hangat ,meskipun Cinta melakukan ini semata mata hanya berfikir kalau hantu itu akan marah jika mereka jauh jauhan ,tapi Dylan tetaplah senang.
Tanpa menunggu lama lagi ,ternyata Cinta sudah tertidur pulas ditangannya Dylan , Dylan yang berpura puta tidur sejak tadi ,dia membuka matanya ,dan ia mendekatkan wajahnya kepada wajah Cinta lalu mencium kening mulusnya Cinta. 'Gue tau apa yang lo laluin itu berat ,jika lo seneng dan lupa sama masalah lo dengan bersama gue ,gue siap jadi orang yang selalu ada buat lo'. Ucap Dylan yang tersenyum hangat melihat Cinta yang tertidur pulas ditangannya.