The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 97.



Selesai mengurus kasus Cinta dengan Ardan dan Acha di kantor polisi,kini, Ardan dan juga Acha harus mendekam di dalam penjara karena polisi berhasil melihat bukti rekaman cctv kampus dengan izin orang tua dari Jake.


Dylan masuk ke dalam ruangan Cinta dengan perasaan lega ,berharap wanita yang ia Cinta tidak melakukan hal sepeerti tadi lagi. Dylan sangat tersiksa hatinya jika harus melihat Cinta bisa tenang dengan bantuan suntikan penenang bagaimanapun juga jika terlalu di biasakan bisa berdampak besar bagi kesehatan jiwa maupun fisik Cinta.


"Dylan". Ujar Cinta yang melihat Dylan duduk disampingnya.


"Apa Cinta?". Jawab Dylan dengan lembut.


"Mau ketemu dede bayi". Pinta Cinta.


"Seriusan mau ketemu dede bayi? Kamu udah kuat jalannya?". Tanya Dylan berturut turut.


"Ya kan bisa pakai kursi roda Dylan ,gimana si ah". Bibir Cinta manyun lebih dari biasanya.


"Yaudah aku minta kursi roda dulu sekalian minta izin sama perawat kalau kamu mau ketemu dede bayi". Jawab Dylan mengelus rambut Cinta lalu mencium kening calon istrinya itu.


🍁🍁🍁



Setelah meminta izin bahwa Cinta ingin melihat anaknya dan dibolehkan oleh dokter ,akhirnya Dylan membawa Cinta ke ruang bayi untuk melihat anak laki lakinya untuk pertama kalinya.


Ketika Cinta dan Dylan baru masuk kedalam kamar bayi ,ternyata ada Pangeran dan Mina sedang mengajak main putrinya.


"Haii Cinta ,kamu udah sehatan?". Tanya Mina sambil menyunggingkan senyuman yang indahnya.


"Iya udah ko Mina ... Anak Mina perempuan atau laki laki?". Tanya Cinta.


"Perempuan ,Ta".


"Bentar dulu ya ,Cinta mau liat anaknya Cinta". Lalu Cinta menyuruh Dylan untuk mendorong kursi rodanya kembali kearah bayinya ditempatkan.


Cinta terpelongo ketika melihat betapa tampannya anak laki lakinya ,sulit di percaya ,anaknya bisa sehat dan sempurna seperti ini walaupun lahir sebelum waktunya.


Bayi laki laki itu sedang tidur ketika Cinta dan Dylan datang menemuinya. Saking girangnya ,Cinta sampai meneteskan air mata bahagianya.


Dengan sekuat tenaganya Cinta berusaha berdiri untuk mengambil bayinya dari ranjang bayi. Lalu duduk kembali.


"Ini anak kita Dylan?". Tanya Cinta.


"Iya sayang ini anak kita". Jawab Dylan jongkok karena ingin melihat anak digendong Cinta yang duduk di kursi rodanya.


"Kenapa bisa setampan ini?". Ujar polos Cinta.


"Siapa dulu papahnya". Jawab Dylan dengan kepedeannya.


"Ah Dylan ,selalu kaya gini,kegeeran". Cinta mengacak acak rambut Dylan pelan.


Merasa sedang di liatin oleh Cinta membuat Cinta melihat balik kearah Pangeran ,dan benar saja Pangeran sedang memperhatikannya sedari tadi.


Cinta tersenyum hangat kepada Pangeran. Pangeran pun membalas senyuman dari Cinta.


"Wahh anak kamu ganteng banget". Celetuk Mina yang secara tiba tiba berbicara karena tadi Mina sedang berjalan membawa anaknya kearah Cinta.


"Hehe iya Mina ,bersyukur banget punya dede bayi". Jawab Cinta sembari mencoba menyusui anaknya dengan asi seperti Mina yang sedang menyusui putrinya.


Dylan maupun Pangeran tercengang melihat pemandangan yang tidak biasa dari Cinta.


"Bayangin deh kalo nanti anak kita ulang tahun pasti kita ngerayainnya samaan". Lanjut Mina dengan nada yang berekspetasi.


"Iya yah ,anak kita lahirnya barengan".


"Selamet yah atas kelahiran putranya semoga dede bayinya bisa sehat selalu". Mina menepuk pelan bahunya Cinta.


Cintapun membalasnya dengan senyuman.


Pangeran menatap Cinta dengan tatapan canggung. Dylan dan juga Minapun bisa merasakan kecanggungan antara Pangeran dan Cinta.


"Cinta". Pangeran bersuara kecil.


"Iya apa?". Jawab Cinta.


"Jangan sakit sakitan lagi ya ,jaga kesehatannya". Secara tiba tiba dan spontan Pangeran mengatakan itu kepada Cinta.


Cinta membalasnya dengan anggukan dan senyuman.


"Tetep bahagia seperti ini". Lanjut Pangeran.


"Dan satu lagi ,terima kasih".


"Terima kasih buat?". Tanya Cinta.


"Ya buat segalanya ,aku selalu berdoa semoga kamu bisa bahagia dengan kehidupan kamu sekarang". Jawab Pangeran.


"Iya ,Cinta juga mau ngomong terima kasih sama Pangeran ,jangan lupa ,berdoa juga buat Pangeran bisa bahagia sama Mina ,hari ini dan seterusnya". Saut Cinta.


Kini, keduanya saling tatap tatapan ,tidak memperdulikan ada orang yang selalu menantinya disampingnya. Tanpa di duga ,tiba tiba Pangeran mencium pipi dan juga kening Cinta. Lalu langsung pergi dari kamar bayinya ,meninggalkan Mina dan juga anaknya.


"Mina maaf ,Cinta ga tau Pangeran bakal cium Cinta". Ujar Cinta merasa tidak enak kepada Mina.


"Ah iya gapapa ko Ta ,aku mau ke kamar dulu ya". Jawab Mina.


Mina pergi dari kamar bayi dan menitipkan bayinya kepada perawat disitu. Cinta dan Dylan juga disuruh kembali ke ruangannya karena tidak baik jika berlama lama dikamar bayi apa lagi bayinya baru saja lahir.