The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 90.



"Bilang ke Cinta terima kasih udah buat kamu berubah baik sama aku". Ujar Mina yang tidur dilengan Pangeran.


"Cinta sekarang lagi ada banyak masalah ,bakal tambah masalah kalu aku bilang sekarang". Balas Pangeran.


"Kenapa cewe sebaik Cinta bisa ngalamin masalah sebesar ini ? Cinta bener kalau kamu aslinya baik". Mina menatap mata Pangeran.


"Oiya ? Dia bilang gitu? Dia juga bilang kamu udah berubah total buat berusaha jadi cewe yang baik buat aku".


"Iya ,Cinta bilang itu ... Aku berubah karena aku sadar ,aku udah pisahin kamu dari sumber kebahagiaan kamu ,gara gara aku sekarang kisah kamu sama Cinta jadi rumit gini".


"Awalnya aku emang ga bisa terima itu Na,tapi berkat Cinta aku bisa mulai terima kamu ... Sekarang keadaannya udah beda". Pangeran mengelus rambut Mina.


"Udah satu bulan ini kita ga denger keadaan Cinta ,apa dia baik baik aja? Bukannya kamu bilang sama Jake kalo Cinta di bully ?".


"Iya ,tapi aku suruh Jake buat awasin Cinta".


"Semoga aja Cinta gapapa". Balas Mina.


"Kenapa ya ,usia kandunganku udah masuk 9 bulan ko dede bayinya belum ada kontraksi?". Lanjut Mina.


"Yaa kalo dede bayinya ga mau keluar emangnya kita mau paksa dia keluar? Kan engga Mina". Jawab Pangeran.


🍁🍁🍁


Dimalam yang sama ,tapi di ruangan yang berbeda ada seorang pria yang sedang membujuk wanitanya yang sedang marah.


Cinta bukanlah wanita tipikal yang akan sulit dibujuk jika sedang marah ,dengan sangat mudah Dylan membujuk Cinta hanya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi Cinta langsung percaya dan langsung luluh.


Dylan merapihkan rambut Cinta kebelakang karena ingin melihat luka lebamnya ,dan ternyata masih ada. Sesekali Dylan teringat kata kata yang di lontarkan oleh Jake tadi ,seolah olah kalimat Jake itu adalah petunjuk untuknya mengetahui semuanya.


"Dylan janji ya ,akan selalu ada di samping Cinta". Ujar Cinta secara tiba tiba.


"Iya janji Cinta". Jawab Dylan ,sambil memimpin Cinta ketempat tidur.


"Sampai nanti Cinta udah ga kuat lagi dan hilang". Lanjut Cinta yang membuat hati Dylan sedikit goyah.


"Cinta berterima kasihh bangett sama Dylan ,karena Dylan udah selalu ada buat Cinta selama ini ,Dylan adalah alasan Cinta untuk bertahan menerima semuanya".


"Udah ya Cinta mau tidur dulu ,jangan lupa Dylan do'ain Cinta biar besok Cinta bisa bahagia ,dan do'ain dede bayi juga supaya dia kuat nemenin bundanya setiap hari ,biar dia ga kecapean". Bisik Cinta.


Dylan mengangguk mengeerti. Cinta berusaha tidur ,dia lelah menerima rasa sakit yang orang lain berikan kepadanya dua hari ini. Dylan hanya menatap wajah polos dan lugu wanita yang ada didepannya.


Diam dan menatap terus terusan ke arah wajah Cinta. Dylan merasa kenapa rasanya aneh ketika dia menatap wajah Cinta sekarang? Bukankah ada sedikit perubahan yang ada di wajah Cinta ? Bukan hanya luka lebam tapi Dylan bisa merasakan tekanan yang di coba Cinta tutupi dari Dylan.


Dylan memutuskan untuk memejamkan matanya. Belum lama ia memejamkan matanya ,ia mendengar suara tangisan perempuan yang sangat jelas. Suara itu membuat Dylan membuka kembali matanya.


Dylan kaget melihat Cinta yang merintih meski didalam keadaan tidur sekalipun.


'Cinta mohon jangan lakuin ini!!'. Suara ngigau Cinta diiringi rintihannya.


Dylan memeluk Cinta sembari menenangkan Cinta. Dan syukurlah setelah Dylan memeluk Cinta ,suara rintihannya menghilang.


"Siapapun orang yang berani buat Cinta kaya gini ,ga akan gue ampunin orang itu". Pelik Dylan sebelum tertidur.