
Pada siang harinya ,seperti biasanya Dylan dan Cinta pergi ke kampus. Dylan sengaja membiarkan Cinta sendiri ke kelasnya karena ingin menemui Acha untuk kembali mengintrogasinya.
Cinta melewati suatu ruangan yang kosong ,memang semenjak Cinta kuliahpun ruangan itu tidak pernah ia liat ada orangnya. Ketika Cinta melewati ruangan itu tiba tiba ada seseorang yang dengan sengaja menarik tangan Cinta ke ruangan kosong tersebut.
Cinta menutup matanya karena kaget ,dan setelah ia membuka matanya tiba tiba ia sudah berada di ruangan kosong tersebut bersama laki laki yang tidak lain adalah Ardan. Ardan sendiri melakukan hal ini bukan hanya ingin membantu adiknya ,melainkan ingin memuaskan hasratnya untuk bisa menguasa Cinta sepenuhnya.
Ardan mengunci tubuh Cinta dengan tangannya. Melihat Ardan semakin brutal Cinta memberontak ,Ardan mulai membuka kancing kemejanya dengan tatapan yang penuh arti. Cinta yang sadar akan hal itu langsung kabur dari ruangan itu.
Ardan mengejar Cinta yang berlari menjauh darinya ,Cinta berlari sambil memegangi kandungannya yang sudah berumur 8 bulan 1 minggu itu. Perasaanya tidak karuan ketika jalan yang ia pilih itu buntu.
Cinta berhenti dibalkon kampus lantai 2, Ardan mulai mendekat ke Cinta. Cinta sangat takut ,takut jika Ardan melakukan hal hal yang ia tidak inginkan. Tidak ada jalan apapun ,Cinta melihat ke bawah ,ada satu mobil yang berada tepat di bawah balkon lantai 2 itu.
Ketika Ardan memaksa Cinta menuruti kemauannya ,Cinta menolak dan loncat dari balkon lantai dua.
\_Bbbuuuuggghhh\_
Tubuh Cinta terpental diatas mobil yang berada di bawah balkon. Ardan yang melihat Cinta melakukan hal senekat ini langsung panik.
🍁🍁🍁
Jake yang baru datang langsung menghampiri gerumunan mahasiswa yang melihat mobil yang dijatuhi oleh Cinta. Ketika Jake mengetahui kalau orang yang sedang berucur ucuran darah sekaligus merintih kesakitan itu adalah Cinta ,Jake langsung menyuruh salah satu mahasiswa yang sedang menonton untuk memanggil Dylan.
Dylan sedang berbincang dengan Acha.
"Lan ,Cinta loncat dari lantai dua ,dia sekarang ucur ucuran darah ,kayanya ada masalah sama kandungannya". Mahasiswa itu memberitahukan Dylan.
🍁🍁🍁
Dylan menggendong Cinta dari atas mobil.
"Siapapun yang ngebuat Cinta kaya gini ,hidupnya ga akan pernah bisa tenang!". Bentak Dylan kepada mahasiswa yang yang sedang melihat.
Jake ikut Dylan kerumah sakit ,dan juga menelepon Pangeran untuk memberitahukan kalau Cinta mengalami kecelakaan.
Jake yang menyetir sedangkan Dylan menemani Cinta. Hidung dan telinga Cinta tidak berhenti mengeluarkan darah karena sebelum Cinta terjatuh ke mobil ,Cinta mengalami pentalan yang cukup membuat Cinta mengalami pendarahan.
Dylan mendorong tempat tidur pasien yabg bisa di pakai ketika darurat ketika sedang berada di rumah sakit.
"Dylaann... Tolongin dede bayi ,Cinta ga kuatt". Rengek Cinta sambil menangis.
"Iya sayang ,kamu juga harus kuat ,ga boleh lemah okey". Balas Dylan dengan nada khawatir.
"Cinta ga kuat ,Cinta udah cape ,mereka udah buat Cinta kaya gini". Ujar Cinta lirih.
"Mereka siapa Cinta ? Siapa?".
"A-a-Acha ,Acha suruh kakanya yang namanya Ardan buat ngelakuin ini semua sama Cinta". Jawab Cinta sebelum hilang kesadaran.