The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 63.



'******* mah ******* aja kali jangan berkedok jadi sok cewe polos ,udah disamperin sama dua cowo sekaligus juga'.


'Urat malunya udah putus kayanya'.


'Dylan mau aja lagi deket sama cewe kaya dia'. Nyinyiran dari mahasiswa maupun mahasiswi yang melihat Cinta dan Dylan melintas didepannya.


"Gausah takut okey? Jangan perduliin omongan mereka inget ada gue". Ucap Dylan menyemangati Cinta yang jalannya mulai tertunduk.


"Heiii , masih ngampus nih cewe". Wanita yang sama yang menyuruh Cinta menjauhi Dylan.


"Lo ga malu nampakin muka lo di kampus ini? Ini lagi ,jelas nih cewe udah bikin masalah di kampus ini". Lanjut wanita yang bernama Acha itu.


"Lo ada berhak atur atur hidup gue? Bebas mau sama siapa gue berteman". Jawab ketus Dylan.


"Pliss lah Lan ,buka mata lo lebar lebar ,cewe ini lebih rendah dibanding gue".


"Tau apa tentang hidup Cinta? Lo fikir lo tuhan? Yang tau semua hal tentang seseorang?".


"Satu kali gue liat lo ganggu Cinta ,gue depak lo dari kampus ini". Suara khas Jake tiba tiba datang dari arah belakang Cinta.


"Ini juga belaku sama lo semua , buat kalian yang nyinyir Cinta mau ketauan gue atau engga , bakalan berusan sama gue". Teriak Jake yang membuat suasana menjadi sepi.


Kini , Jake ,Cinta dan Dylan melewati puluhan mahasiswa yang berhasil dibuat bungkam oleh perkataan Jake. Jake sendiri adalah anak dari orang yang paling berpengaruh dengan kemajuan kampus ini ,jadi dia punya kekuatan dan nama tersendiri yang mampu membuat semua orang segan kepadanya.


"Udah makan?". Tanya Jake kepada Cinta.


"Udah tadi sama Ka Dylan". Jawab Cinta tanda nada.


"Ohh temenin gue makan dikantin".


"Tapi...".


"Suuuttt ,gue ga menerima penolakan ,anggap aja ini imbalan yang gue pinta sama lo karena tadi gue udah bela lo". Ujar Jake memotong pembicaraan Cinta.


"Tapi sama Ka Dylan".


"Iya sama Dylan juga gapapa yang penting lo ada". Jawab Jake.


Akhirnya merekapun kekantin untuk menemani Jake yang sedang bersarapan. Selama Jake makan ,tatapannya tidak lepas dari arah Cinta duduk ,kadang Jake tersenyum karena melihat kecantikan dan keluguan Cinta yang ada didepannya.


"Woee jangan cari kesempetan lo". Ujar Dylan yang sedari tadi memperhatikan gerak geriknya Jake, suara Dylan membuat Cinta yang sedari tadi menunduk menjadi mengangkat kepalanya.


"Yaelah ganggu aja lo ,sekali kali dong gue pegang tangan Cinta". Jawab Jake dengan nada kesal.


"Udah yah Jake , Cinta harus kuliah lagian makanan lo udah hampir habis kan? Jadi gue sama Cinta pamit kekelas ,bye". Ujar Dylan lalu berdiri dan memberi kode agar Cinta ikut pergi.


Cintapun mengikuti permintaan dari Dylan ,tapi tiba tiba badan Cinta menjadi sempoyongan membuatnya kehilangan keseimbangannya. Detik itu juga Cinta memegangi dadanya yang mendadak nyeri.


"Kita kerumah sakit ya". Suara lirih dari Dylan yang khawatir terhadap kondisi Cinta.


Cinta menggelengkan kepalanya.


"Terus ngapain dong? Gue panik nih". Lanjut Dylan.


"Mi-num". Jawab Cinta terbata bata.


Jake langsung sigap mengambil air minum yang baru ia minum sedikit tadi dan memberikannya kepada Cinta. Dan syukurlah , nafas Cinta sudah kembali normal lagi.


"Lo gapapa?". Tanya Dylan dan Jake bersamaan , Cinta yang tersentuh atas perlakuan Dylan dan Jake langsung menangis tersedu sedu.


"Lahh ko nangis?". Tanya bingung Jake , karena Jake lumayan kaya ,dia memesan tempat khusus yang sengaja papahnya beli untuk Jake makan bersama temannya ,maka dari itu tempat khusus ini tidak ada yang berani masuk.


"Cinta udah gatau lagi mau ngapain ,semuanya keliatan buntu buat Cinta". Didalam isakan tangisnya ,Cinta berusaha mengatakan itu kepada Jake dan Dylan.


"Ga boleh ngomong gitu ah ,ada gue Cinta , lo ga boleh nyerah kaya gini ,gue udah janji sama lo kalo gue bakalan buat lo bahagia ,jadi kita lewatin ini sama sama". Saut Dylan.


"Cinta ga tau lagi kalo gaada Ka Dylan sekarang ,kalo Cinta ga ketemu sama Ka Dylan ga mungkin Cinta sekuat ini".


"Tanpa ada guepun gue yakin lo pasti kuat Ta ,lo adalah wanita terkuat setelah alm bunda gue ,percaya sama gue". Jawab Dylan lalu memeluk Cinta dengan tenangnya , Jake dibuat tidak mengerti melihat kejadian Dylan dan Cinta.


"Cinta takut nyusahin Ka Dylan". Ujar Cinta sebelum dia tidak sadarkan diri alias pingsan.


Dengan perasaan yang tidak karuan Dylan dan Jake membawa Cinta kerumah sakit.


'Gue emang khawatir sama lo tapi Dylan lebih khawatir sama lo'. Batin Jake melihat Dylan sangat khawatir membawa Cinta kerumah sakit.