
Haii,aku kembali.
Kisahku diambil alih dengan Pangeran karena kalian tau kalau aku sedang sakit. Sedikit aku ceritakan,sebenarnya ,aku tidak tahu apa yang sebenernya penyakit yang aku derita. Masalahnya aku belum pernah merasakan sakit ini sejak kecil.
Dan,setidaknya aku bisa berbahagia karena ,Ka Pangeran dan Ka Rendra berada dirumahku dan berani menemaniku ketika aku sakit. Aku tidak ada maksud apa apa nyuekin Ka Pangeran. Aku hanya berfikir,mungkin aku sudah jadi penghalang dan menjadi masalah besar di hubungannya sama ka Bella.
Sudah sangat jelas ,jika Ka Pangeran masih mencintai Ka Bella ,dan Ka Bellapun sepertinya sedang berusaha untuk mencintai Ka Pangeran. Karena itu,aku memilih untuk menjauhi Ka Pangeran dan memberikan dia kesempatan untuk berjuang lagi untuk Ka Bella,Cintanya.
Aku sedang berjalan kekelas ku sendiri sekarang,menundukkan kepalaku agar tidak ada kejadian yang membuat dadaku sesak. Aku masuk kekelas dan jeng jeng. Aku dibuat kaget dengan suasana kelas yang jelas sangat berbeda. Yang pasti ada yang sengaja mendekorasi ini ,dan ini membuatku sangat bahagia,boneka ada dimana mana,bunga mawar ada dimana mana.
Dan,yang lebih membuatku kaget adalah,hanya ada Ka Rey yang ada didalam kelasku. Senyumnya seakan akan menyuruhku untuk datang mendekatinya,dan akupun mendekatinya.
•Disisi lain.
Julian menghampiri Pangeran yang sedang berjalan sendiri.
Julian: "Pangeran lo mau ikut gue ga".
Pangeran: "Kemana?".
Julian: "Kekelas si Cinta ,gue dapet kabar kalo Rey bakalan nembak Cinta sekarang".
Pangeran: "Apa? Nembak Cinta?".
Julian:"Iya nembak Cinta. Lo mau ikut kan".
Pangeran : " Iya gue ikut".
•••
•••
•••
"Cinta,sebelumnya,gue minta maaf ,karena gue udah ngebuat lo sakit kemarin,tapi Cinta,sebenernya,gue gamau nunda ini lama lama ,karena ,semakin gue tunda ,semakin rasa suka gue sama lo itu bertambah". Dia menyodorkan Satu buket Bunga mawar merah untukku. Aku sangat gugup dan malu.
"Jadi langsung intinya aja ya,Cin,gue suka sama lo ,gue tau ini kecepetan ,tapi jujur,gue takut lo keburu kemilikin orang ,gue suka sama lo Cinta,gue tau ,lo adalah cewe yang tepat buat gue pacarin".
"Jadi,maukah lo jadi pacar gue". Detak jantungku seakan akan lebih cepat dari biasanya ,melihat Ka Rey seromantis ini didepanku,aku melihat kearah depan ,terdapat Ka Pangeran yang paling depan sedang melihat kejadian ini.
"Ka Rey mungkin sadar kalo ini tuh sebenernya kecepetan". Kataku sambil menatap mata Ka Pangeran.
"Iya gue tau,tapi kan lo tau Cinta,gue sayang dan cinta sama lo ,gue rela ngelakuin apa aja biar lo tetep selamet dan baik baik ,gue gamau lo kenapa kenapa".
"Huhhh... Ka,sebenernya,bukan ka Rey aja yang ngerasain itu,akupun juga ngerasain itu,udah lama aku nunggu moment ini sama ka Rey ,aku mau ko jadi pacar Ka Rey". Aku selalu menoleh kearah Pangeran,matanya seolah olah mengatakan kenapa.
"Seriusan? Cinta lo nerima gue? Makasih Cinta makasih". Ka Rey memelukku ,dan akupun memelukknya ,satu air mata jatuh ke pipiku ,dan aku tau ,Ka Pangeran pasti melihatnya ,aku langsung menyekanya ketika Ka Rey melepaskan pelukannya dan akupun tersenyum hangat untuknya
Aku akui , Ka Rey sangat baik untukku. Aku tidak yakin oleh keputusanku untuk menjadikannya sebagai pacarku. Tapi ada satu hal yang membuatku harus melakukan itu,yaitu Pangeran. Entah kenapa,hatiku menjadi sakit ketika aku harus mengetahui kalau Pangeran masih mencintai Bella.
Aku yakin,semua orang yang menyaksikan ini ada yang ikut bahagia ,ada juga yang sebaliknya. Khususnya para kaum hawa yang sudah lama mengenal Ka Rey,mereka harus menyaksikan hal menyakitkan ini hanya karena aku.
Tapi,dibalik itu,aku bahagia sekarang Ka Rey sudah milikku,meski begitu aku sudah menyukainya dari ketika pertama kali dia mengantar aku pulang dan membiarkan dia menciumku untuk pertama kalinya. mm