The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 89.



Ketika Cinta dan Jake berjalan pulang ,pastinya mereka akan melewati puluhan mahasiswa mahasiswi yang sedang berdiam diri atau sedang jalan. Entah kenapa tatapan mereka sepeerti mereka mengetahui apa yang terjadi dengan Cinta.


Apalagi sekarang Cinta sedang sangat pucat ,pikirannya yang banyak membuat raut wajahnya sangat pucat. Jake mengantarkan Cinta ke mobil milik Dylan ,alih alih bukannya menemui Cinta , Dylan malah berbicara dengan Acha.


Dari kejauhan langkah Cinta berhenti menyaksikan kejadian Dylan dengan Acha , Cinta maupun Jake tidak bisa mendengarkan apapun yang mereka bicarakan. Tapi yang jelas ,ketika Acha beranjak meninggalkan Dylan ,tangan Dylan mengait tangan Cinta. Lagi lagi Cinta tidak bisa mendengar apa yang coba Dylan katakan.


'Masalah apa lagi ini ya tuhan?'. Batin Cinta menggerutu.


Cinta juga akhir akhir ini merasa jika Dylan sedikit aneh ,bukannya dulu Dylan mengatakan kalau dia tidak ada apa apa dengan Acha ,kenapa sekarang Cinta harus menyaksikan Dylan yang menahan Acha pergi darinya?.


Cinta tidak bisa membohongi dirinya sendiri kalau sebenernya dia cemburu menyaksikan kejadian ini.


Jake menarik Cinta untuk mendekat ke arah Dylan dan Acha berbicara ,bukannya ingin menjelaskan Acha langsung pergi begitu saja.


"Lain waktu aja ngajakin nontonya ya Lan ,gue ada urusan". Ujar Acha.


'Sebenarnya tujuan Dylan mengajak Acha berbicara hanya ingin memastikan bahwa dugaan ia terhadap alasan Cinta akhir akhir ini berubah karena Acha. Namun Acha lah yang membuat buat drama seakan akan kalau tadi Dylan sedang berusaha mengajaknya berkencan'.


Dylan menaikan satu alisnya tidak mengerti ,lain dengan Cinta ,kalimat yang ia dengar dari mulut wanita yang selama ini membuatnya dalam masalah ,seakan akan kalimat itu membuat hatinya ditusuk ribuan jarum.


"Engga ,demi tuhan aku ga ngajak dia nonton Cinta". Balas Dylan mencoba meraih tangan Cinta.


"Yaudah ,kalo emang bener silahkan ,Cinta udah pasrah nasib kedepannya Cinta dan dede bayi kaya apa". Ucap Cinta dengan penuh teka teki.


Cinta langsung masuk kedalam mobil tanpa berkata apa apa lagi. Sedangkan Jake ,menatap diri Cinta, banyak sekali masalah yang Cinta harus hadapi sendiri ,Jake tidak tau harus berbuat apa ,pikirannya seakan akan buntu jika melihat Cinta lemah seperti ini.


"Lo tau ga Cinta kenapa?". Tanya Dylan kepada Jake.


"Semuanya yang udah terjadi itu ga bener ,Lan". Balas Jake.


"Maksud lo gimana ? Yang jelas dong ,kenapa sih ,tadi Cinta ,sekarang elo yang ngomongnya ngebuat gue bingung". Dylan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Lo harus cari tau sendiri ,gue ga bisa kasih tau lo ,itu berakibat fatal kalo lo tau langsung dari gue ,yang jelas ,semua yang terjadi akhir akhir ini ga baik buat Cinta maupun anak lo". Jawab Jake lalu pergi meningglkan Dylan.


Dylan tampak berfikir keras ,apa yang di maksud dari kalimat Jake tadi ? Apa Jake tau sesuatu . Banyak sekali pertanyaan yang muncul didalam otak dan hatinya.


Tapi pada saat bersamaan Dylan tersadar akan satu hal ,masalahnya dengan Cinta. Sudah jelas sekarang dia sedang bertemu dengan amarah yang pastinya akan meluap yang kapannya dia tidak tau.