The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 13.



"Lo... Anak baru yang sekarang pacaran sama Pangeran?".Kata wanita yang sama ketika dia sedang vidiocall dengan Ka Pangeran kemarin.


"Mmmm I-i-iya ka".Jawabku dengan gugup.


"Gue Aletta,mungkin lo tau gue siapa".


"Bisa... Lo gausah so deket sama Pangeran? Gausah berharap banyak sama Pangeran,karena sampe kapanpun gaakan ada yang berhasil ngegantiin Bella dihatinya". Didinginnya pagi hari,perkataan itu seakan akan sangat menusuk dihatiku dan membuat hatiku sakit.


"Harusnya Lo tau diri,lo anak baru disini,kalo gue aja ga bisa ngedeketin Pangeran,apa lagi anak baru kaya lo!".Dia mendorong bahuku pelan.


"Lo apa apaan sih al?". Suara misterius itu muncul dari arah belakangku.


"Lo yang harusnya tau diri,pikir ,punya apa lo! Mungkin ada sesuatu yang kelewatan yang lo gatau,kalau Cinta adalah anak dari orang yang punya setengah bangunan disekolah ini". Begitu kata Ka Rey yang tiba tiba datang dari belakangku.


"Jelas,dia bebas ada sekolah dimana mana... Justru cewe murah kaya lo yang bisa keluat dari sini kapankan dia mau".


"Ohh,jadi,ga cuma Pangeran doang yang kepincut sama lo,ternyata Rey juga... Hahaha,yang murah itu ,gue atau cewe yang ada disamping lo Rey!!".Dia menampar pipiku dengan sangat keras, dan ketika dia ingin menamparku lagi,ada tangan yang menepis tangannya dengan sangat kasar.


"Sekarang gue makin sadar,kalo lo emang ga pantes buat gue".suara khas dari pangeran membuat ka Aletta terdiam.


"Ini semua ga seperti yang lo kira Pangeran,dia yang mulai duluan,dia ngehina lo dan maki maki gue,gue khalaf". Dia mencoba menggenggam tangannya Ka Pangeran


"Lo fikir gue ****? Lo fikir gue gangeliat?". Lalu menepis genggaman tangan dari Ka Aletta.


"Udah ,sini lo ikut gue,kita keruang kepsek!". Ka Rey menyeret kasar Ka Aletta dan membawa Ka Aletta keruang kepala sekolah.


"Liat ya Cinta,urusan lo sama gue belum selesai". Teriak Ka Aletta lalu ditarik secara lebih kasar dengan Ka Rey.


Aku pergi dari Ka Pangeran dengan menahan air mata keluar dari mataku,tetapi tangan Ka Pangeran dengan cepat menarik tanganku.


"Lo gapapa kan cinta?".Ia memegang pipiku yang mungkin masih berbekas merah bekas ditampar Ka Aletta.


"Ka Pangeran yang masih suka sama ka Bella,tapi justru aku yang kena imbas".Ucapku dingin kepadanya ,dia diam.


"Kenapa kaka diem? Andaikan Ka Aletta itu tau ,kalo sebenernya gaakan ada yang ngegantiin posisi Ka Bella dari hati kaka!".Pada saat itu juga ,aku tidak bisa menahan air mataku ,air mataku malah turun dengan deras disitu.


"Apa lo percaya sama semua perkataan dari si Aletta? Lo gatau apa yang sebenernya terjadi dihati maupun dimasa lalu gue".


"Gaada satu wanitapun yang pengen diginiin ka.. Ya bener,harusnya aku tau diri,dan sadar diri".


"Okey,gue minta maaf atas semua kejadian buruk yang terjadi sama lo,tapi,pliss,lo jangan nangis kaya gini,gue ga tega ngeliat lo kaya gini". Dia mengatakannya dengan sangat lembut,lalu memelukku dengan hangat,untuk memberikan ketenangan untukku.


"Udah udah,gausah nangis,gue jamin gaakan ada yang berani ngejahatin lo lagi".


"Nanti pulang bareng gue,gue bakalan ngejagain lo ko". Sambil mengelus rambutku dengan lembut.


"Lo gapapa Cinta?".Suara itu berasal dari tubuh Rey yang sudah datang.... Dengan cepat dan Ka Pangeran melepaskan pelukannya


"Nanti pulang bareng gue".Bisiknya sebelum dia pergi kekelasnya.


•••


•••


•••


"Gue anter kekelas yah". Kata Ka Rey.


"Gapapa ka?".


"Apa yang ga bisa gue lakuin buat lo Cinta... Gue sayang dan cinta sama lo ,gue bakalan ngelakuin apapun asalkan lo tetep aman dan selamet".


"Yaudah iya".


Akhirnya Ka Rey mengantarku kekelas,dan menemaniku sampai ada yang datang dikelasku. Sekarang aku mengerti,kenapa Ka Pangeran menjauhi ketika Ka Rey sedang bersamaku,itu karena Ka Rey mempunyai perasaan khusus untukku.


"Ka Reyy".Kata Sarah yang baru datang.


"Gue nitip Cinta sama lo,tadi dia abis dilabrak sama si Aletta,gue harap lo bisa jagain dia".Ka Rey menepuk bahu Sarah pelan.


"Nanti gue bantuin deket deh sama Julian".Sogok Ka Rey.


"Serius ka? Okeyy kalo kaya gitu aku mau".


"Iyaaa... Yaudah Cinta gue mau kekelas dulu,jaga diri lo baik baik,jangan keluar kelas sendiri,Aletta udah gue atur".Dia menatap mataku,lalu pergi.


Sarahpun duduk disampingku.


"Julian siapa?".Tanyaku kepada Sarah.


"Itu lhoo,temennya Ka Rey yang suka bareng sama dia dan Ka Pangeran".


"Ohhh kamu suka sama dia?".


"Aku ngefans banget sama dia dan pengen deket aja sama dia,syukur syukur kalo sampe jadian".


"Aku bisa bilang sama Ka Pangeram buat ngebantuin kamu sama Ka Julian".Ucapku.


"Uuuuuu kamu baik bangett sih Cinta... Btw Btw kamu pilih Ka Rey atau Ka Pangeran sih sebenernya?".


"Aku,aku ga bisa suka sama cowo untuk sekarang ini".