The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 85.



Hari ini tidak ada jadwal kampu baik Cinta maupun Dylan. Dipagi hari ,Dylan terbangun dari tidurnya ,meraba kesebelah kanannya ,tidak ada ada Cinta. Matanya membuka lebar ketika tau jika Cinta tidak ada disampingnya.


Dylan mencari Cinta ke dapur tidak ada ,ke kamar mandi tidak ada ,ke ruang tamu tidak ada ,hingga ada satu ruangan yang tertinggal yaitu balkon apartementnya. Dan benar saja ,Dylan menemuka Cinta sedang duduk di bangku yang ada di balkon. Menatap lurus dengan tatapan kosongnya.


"Ada apa sayang?". Dylan merangkul tubuh Cinta dari belakang.


"Gapapa ko".Jawab Cinta dengan nada lemas.


"Siapa yang ngebuat kamu kaya gini ? Dan siapa orang yang ketemu kamu di kamar mandi". Dylan berganti posisi menjadi duduk di sebelah Cinta.


"Ngomong apaan sih Dylan? Jangan ngaur deh". Balas Cinta berbohong.


"Jangan bohong ,aku tau kamu lagi nyembunyiin sesuatu dari aku".


"Cinta gapapa ko". Balas Cinta.


Dypan menghela nafas beratnya.


"Nonton yu". Ajak Dylan.


"Eumm". Balas Cinta berpikir keras.


Ketika Cinta ingin menjawab iya ,lagi lagi hadphone milik Dylan ada yang menelepon dan lagi lagi orang itu adalah Acha.


Dylan menatap Cinta tidak enak,bukannya memberika izin ,Cinta malah langsung pergi meninggalkan Dylan duduk di balkonnya.


🍁🍁🍁


09.34.


Acha.


'Ko ga di angkat sih Lan?'.


'Padahal gue mau ngajak lo nonton'.


09.40.


Dylan.


'Ga bisa'.


09.41.


Acha.


'Kenapa ? Kan lagi libur'.


Dylan.


"Sibuk".


09.46.


Acha.


'Sibuk ngapain sih? Ngurusin cewe murahan itu?'.


_Read.


🍁🍁🍁


Cinta bersembunyi di kamar mandi ,menangis pelan di dalamnya ,bagaimana bisa dia menjauh dari seseorang yang sangat berarti kehadirannya dikehidupannya sekarang.


"Sekarang aku harus gimana ?". Ujar Cinta pelan berserta isakan tangisannya.


"Ta ,ngapain didalem? Lama banget". Teriak Dylan mengetok ngetok pintu kamar mandi.


"Bentar Dylan ,tunggu". Balas Dylan.


Tidak lama dari itu ,Cinta keluar dari kamar mandi setelah mengecek wajahnya kalau sekiranya Dylan tidak akan curiga kalau Cinta habis menangis.


Cinta terkejut karena Dylan langsung menariknya dan mendorong Cinta ke dinding ,lalu mengunci tubuh Cinta dengan badan tingginya Dylan.


"Aku tau kamu lagi sembunyiin sesuatu dari aku ,ayolah Ta,cerita jangan gini terus kalau kamu diem begini gimana aku bisa tau yang kamu sembunyiin dari aku?". Ujar Dylan menatap wajah Cinta dengan sangat penuh arti.


"Gaada apa apa Dylan". Jawab Cinta pelan.


"Stop bohong sama aku ,aku ga suka kamu bohong sama aku". Balas Dylan sedikit menaikan suaranya.


"Ya emang ga ada apa apa ,buat apa juga Cinta cerita yang sebenernya ga terjadi apa apa".


"Tapi kenapa kamu nunduk kaya gini?! Kamu udah bohong sama aku ,aku tau kamu lagi sembunyiin sesuatu dari aku ,iya kan Cinta!!". Bentak Dylan yang membuat Cinta semakin ketakutan.


"Cinta sakit". Ujar Cinta sambil menangis.


"Makanya bilang sama aku ,kamu sakit apa". Balas Dylan dengan sangat lembut.


"Gapapa Cinta cuma butuh istirahat aja". Jawab Cinta langsung pergi meninggalkan Dylan beranjak ke ranjang.


Dylan menarik nafasnya berat ,menurutnya , dia tidak mungkin memaksa Cinta untuk menceritakan hal yang sekarang menjadi beban untuk Cinta karena bagaimanapun juga sekarang Dylan tidak bisa memaksakan keinginan Cinta yang seperti itu adanya. Takut nantinya akan membuat Cinta terasa terkekang.


Tetapi melihat kondisi Cinta yang sangat jauh berbeda dari biasanya membuat Dylan bingung harus bagaimana menghadapi sikap Cinta yang kadang kadang selalu berubah secara tiba tiba.