The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 86.



Dimalam yang sama ,Pangeran baru saja pulang dari kantornya ,dia pulang lembur malam ini. Tapi semalam apapun dia pulang Mina pasti akan setia menunggunya pulang walaupun hanya amarah yang ia dapatkan dari Pangeran.


Pangeran tampak kurang sehat setelah pulang dari kantor. Ketika ia memasuki kamarnya ,terdapat istrinya yang setengah mengantuk duduk di sofanya. Sampai detik inipun Pangeran masih mau menerima kenyataan kalau Mina adalah istrinya sekarang ,maka dari itu Pangeran belum mengizinkan Mina untuk tidur satu ranjang sekalipun bersamanya.


"Kamu sakit?". Tanya panik Mina langsung membuka jas dari tubuhnya Pangeran.


Pangeran memilih diam daripada harus meladeni Mina , Pangeran membaringkan badannya diatas kasurnya tanpa ganti bajunya. Mina berinisiatif untuk menyelimuti Pangeran yang hampir tertidur itu.


"Jangan lancang". Bentak Pangeran kepada Mina.


"Aku cuma mau liat kamu tidur dengan nyaman". Balas Mina ketakutan.


"Gue ga butuh perhatian dari lo".


"Tolong Ran,izinkan aku memenuhi kewajiban aku sebagai istri kamu ,kapan kamu mau terima kalau akulah istri kamu". Ujar Mina dengan lirih.


"Lo bukan istri gue".


"Terserah kamu mau ngomong apa ,aku bakal rawat kamu sekarang ,kamu tidur yang nyenyak biar aku tidur di sofa lagi". Mina menaikan selimutnya kepada tubuhnya Pangeran.


'Apa bener nih cewe udah berubah?'. Tanya Pangeran dalam hati.


"Besok gue mau temuin Cinta". Lanjut Pangeran mengetes reaksi Mina.


"Iya temuin Cinta aja ,kalo kamu bisa sembuh jika liat Cinta ,aku gapapa ko,sampein salam aku buat Cinta". Jawab Mina yang membuat Pangeran bungkam.


Pangeran diam diam mencuri pandangan kepada Mina ,terbesit rasa kasiannya kepada Mina ,bagaimana bisa dia membiarkan wanita yang sedang hamil tua kesusahan tidur seperti itu ,padahal wanita itu barusan berusaha payah membuatnya agar tidur dengan nyaman.


Pangeran berfikir apakah selama ini dia telah terlalu jahat kepada Mina ? Toh seiring berjalannya waktu Mina memang menunjukan rasa bersalahnya yang membuatnya berubah total menjadi lebih baik untuk Pangeran. Ketika memikirkan itu Pangeran menggelengkan kepalanya pela agar tidak terus terusan kepikiran tentang Mina dan lebih baik tidur agar besok ia bisa bertemu dengan Cinta.


🍁🍁🍁



'Bayiku berkembang dengan sangat pesat didalam'. Ucap Cinta sembari melihat tubuhnya yang berubah total semenjak dia hamil.


Ketika Cinta sudah selesai ngampus dia menyusul Dylan kekelasnya untuk buru buru pulanh,namun Dylan harus mengurus tentang selesai lombanya kemarin lusa dengan pemilik kampus ini, Dylan menyuruh Cinta menunggunya di mobilnya agar tidak ada sesuatu yang tidak diinginkannya nanti


Cinta harus berjalan sendiri menuju parkiran, keadaan cukup sepi hanya ada satu dua orang yang sekelebat lewat entah sudah selesai mata pelajarannya atau malah mau masuk kelas. Cinta berhenti sejenak ,membenarkan rambutnya agar sedikit lebih rapih.


"Haaiii cantik". Dua orang mahasiswa yang cukup tampan menghadang perjalanan Cinta menuju parkiran.


Dua mahasiswa itu tidak segan segan menyentuh tubuh Cinta dan Cinta hanya bisa menghindar dari sentuhannya mereka.


"Gausah so polos ,ikut kita ke hotel yu". Salah satu mahasiswa itu menyoel dagunya Cinta


"Iya ikut kita aja ,soal bayaran jangan khawatir kita bakal bayar yang lo pinta". Saut temannya yang langsung memegang kasar tangannya Cinta.


"Kalian ngomong apaan sih? Cinta gamau... Gamaauu". Rengek Cinta menahan kesakitan akibat genggaman dari mahasiswa nakal itu.


"Gausah sok nolak nolak lah ,lo aja mau kan di buat hamil sama Jake ,masa iya sama kita ga boleh". Bentak salah satu mahasiwa itu.


"Tolonggg ,tolonggg!!". Teriak Cinta berharap ada seseorang yang menolongnya.


"Ayolahh ,mudahin urusan kita sama Acha". Tidak sengaja salah satu mahasiswa itu keceplosan yang membuatnya disenggol badannya oleh temannya itu.


Mengetahui semua ini adalah perbuatan Acha , Cinta langsung memberontak menjauhi dua mahasiwa itu ,Cinta lari semampunya menjauhi mereka ,namun apa daya ,mereka laki laki ,sangat mudah bagi mereka mengejar wanita yang sedang hamil ini berlari.


\_*Buugghh*\_


Salah satu mahasiswa itu tidak segan segan memukul wajah Cinta dengan sangat keras, membuat Cinta menangis, tidak pernah Cinta dipukul sekeras ini oleh laki laki. Pukulan itu pasti akan membekas di pipi belakang kiri Cinta.


"Gue udah bilang ,jangan persulit urusan kita sama Acha ,cewe kaya lo emang pantesnya diginiin ,biar tau diri ,nama lo itu udah jelek dikampus ini ,jadi jangan salahin kita kita berbuat semau kita ke elo". Mahasiswa itu lagi lagi memegang pergelangan Cinta dengan sangat keras.


Pukulan keras berhasil mendarat di leher sebelah kirinya Cinta , Cinta memegangi belakang pipinya dan lehernya yang terasa sangat sakit disertai oleh isakan tangisannya.


'Kenapa gaada yang lewat di saat kaya gini'. Teriak Cinta di dalam hati.


"Cinta mohon jangan lakuin ini sama Cinta ,Cinta mohon". Pinta lirih Cinta yang berhasil membuat mereka berdua mematung.


"Apa apaan lo berdua!". Suara yang membuat Cinta langsung bisa mengenali sumber suara itu ,suara itu tidak lain dan tidak bukan adalah Pangeran.


Melihat Pangeran yang berlari mendekat membuat kedua mahasiswa itu berlari sangat keras. Pangeran langsung menghampiri Cinta yang sedang menangis sangat deras lalu memeluknya.


Cinta sangat ketakutkan ,dia membalas pelukan Pangeran dengan sangat erat ,seumur hidupnya tidak pernah dia mengalami pembullyan kasar seperti ini.


"Laki laki itu buat pipi dan leher kamu lebam Cinta?". Tanya Pangeran lalu mengecek tubuhnya Cinta ,betapa mengejutkannya lagi ketika Pangeran melihat pergelangan Cinta yang sangat jelas berubah menjadi warna merah.


"Mereka siapa Cinta ?". Lanjut Pangeran dengan sangat panik.


"Mereka suruhan Acha , Acha suka sama Dylan ,Acha ga suka Cinta deket deket Dylan , katanya Cinta gapantes buat Dylan karena menurut dia anak yang Cinta kandung adalah anaknya Jake". Balas Cinta yang tidak kunjung tenang.


"Mereka ga disini ngebully kamu karena mereka taunya anak itu adalah anaknya Jake ?! Ya ampun ,kenapa Cinta kenapa kamu masih bertahan hidup seperti ini". Ujar Pangeran.


"Apa yang bisa lakuin ketika semuanya udah terlanjur benci sama Cinta".


"Kamu pulang sekarang jangan pernah kamu coba hubungi Dylan , Rendra udah tau kalo kamu hamil jadi tenang aja".


"Cinta ga bisa Pangeran , Cinta ga mau dede bayi ngalamin nasib yang sama seperti papahnya". Tolak Cinta.


"Tapi kamu ga bisa hidup terus terusan seperti ini ,aku takut kamu pelan pelan dibunuh sama mereka". Balas Pangeran yang nampak berkaca akaca melihat keadaan Cinta yang memprihatinkan seperti ini.


"Cinta masih bisa atasi mereka ,Cinta mohon Pangeran jangan kasih tau Dylan atau nantinya Acha bakal buat Cinta lebih dari ini".


Pangeran tidak bisa menjawab dari ucapan Cinta ,dia sangat sedih kenapa Cinta bisa menerima perlakuan buruk seperti ini.


"Mina gimana?". Lanjut Cinta.


"Mina baik baik aja ,dia titip salam sama kamu". Balas Pangeran.


"Dia berubah kan Pangeran? Dia berubah karena kamu ,dia mau kamu bisa mencintainya kapan Pangeran mau sadar".


"Aku ga bisa lakuin itu Cinta".


"Bukannya ga bisa tapi belum bisa ,coba Pangeran kasih kesempatan Mina buat Pangeran cintain dia".


Tidak ada satupun respon yang dikeluarkan dari dirinya Pangeran.


"Sampai kapan Pangeran kaya gini ,sedangkan kenyataan udah bener bener jelas didepan mata Pangeran ,sekarang keadaannya ga kaya dulu lagi Pangeran ,sekarang Pangeran mempunyai dunia yang baru dengan Mina dan Cintapun juga seperti itu". Lanjut Cinta.


"Tapi kita masih bisa sama sama Cinta ,setelah Mina lahir atau setelah kamu lahir aku pasti nikahin kamu". Balas Pangeran.


"Terus yang jadi korban siapa? Anak Pangeran dan anaknya Cinta ,kita ga mungkin pisahin anak dengan ibu kandungnya atau anak dari ayah kandungnya".


"Sampai sini Pangeran ngerti sesulit apa kemungkinan kita untuk bersatu lagi ,banyak yang jadi korban kalau kita bersatu lagi ,kita ga mungkin kan merelakan itu?". Lanjut Cinta.


Pangeran tidak sepenuhnya mensalahkan semua perkataan Cinta ,ada sesuatu yang menganjal dihatinya yaitu perkataan Cinta perihal dia dan Cinta tidak mungkin memisahkan anak dari ibu kandungnya atau memisahkan anak dari ayah kandungnya.


"Okey ,aku akan coba buat nerima Mina hadir di hidup aku ,tapi aku akan selalu jagain kamu". Jawaban Pangeran setelah berapa lama ia berfikir.


"Hiduplah dengan bahagia bersama Mina ,mungkin dengan aku merelakan kamu dengan dia akan membuatku sedikit menghilangkan hukuman tuhan yang udah dia berikan kepada Cinta". Balas Cinta.


Pada akhirnya ,perjalanan cinta antara Cinta dengan Pangeran berakhir dengan cara mereka harus hidup dengan pilihannya masing masing. Tidak ada yang mudah untuk melupakan kenangan yang selama ini telah terjadi diantara keduanya.


Mungkin pelukan ini adalah pertanda hubungan Cinta dan Pangeran akan berakhir sampai disini ,didalam pelukan itu ,mereka berdua hanya teringat satu kenangan ,bagaimana mereka sangat berjuang melawan ajal yang ingin menjemput Cinta. Tapi sekarang ,keadaan yang membuat mereka harus memilih pilihan yang tentu membuat mereka sangat terluka.