
"Gue minta maaf atas kejadian tadi siang ya cin". Ucapan minta maaf dari Rendra yang datang langsung ke rumah Cinta dengan Pangeran. Kini Cinta dan Rendra duduk bersebelahan dan Pangeran, ia duduk di sofa yang sama namun depan Cinta.
"Iya ka ,lagian gaada yang perlu disalahin". Ucap dewasa dariku,Cinta merasa kasihan kepada Rendra setelah mengetahui kalau Rendra itu adalah Kakak dari ka Rey meskipun tidak satu darah.
"Gue tau ko ,lo malu banget pasti". Rendra menaruh tangannya kepundak Cinta ,Pangeran terpelongo dibuatnya. Pangeran tanpa berbicara hanya bisa menyaksikan sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.
"Udahlah ka ,aku gpp,aku juga minta maaf ,karena gara gara aku kaka dipukul sama Ka Rey,sekarang kaka gapapa kan?".Ucap dari cinta yang penuh perhatian kepada pria yang disampingnya.
"It's Ok cin,gue gapapa". Kini Rendra memeluk wanita yang sekarang ada didepannya, wanita yang terpisah selama beberapa tahun lamanya,sekarang hanya Cintalah yang sekarang ia bisa peluk .
"Ekkhhmmmm".Gerutu dari Pangeran yang merasa diasingkan ,ditambah Cinta belum memberikan secuil makanan dan juga minuman dimeja.
"Ini gaada makanan atau minuman gitu? Laper banget gue dari sore belum makan". Tambahnya.
"Oiya ,Belum dikasih makanan sama minuman ya ,hehehe,yaudah tunggu sebentar aku bikinin". Cinta tertawa kecil menahan malu.
"Emangnya pembantu lo kemana ?".Tanya Pangeran kepada Cinta.
"Coba deh liat sekarang jam berapa?(Pangeran melihat jam tangan yang ada ditangannya) Jam sepuluh,si mbok itu udah agak tua ,aku nyuruh dia tidur di jam 9 biar ga sakit". Cinta menjawab pertanyaan dari Pangeran dengan sangat cepat,Rendra hanya bisa tertawa dibuatnya.
"Terus ,emangnya lo bisa bikin makanan sama minuman buat kita?".Kata Pangeran dengan nada meledek.
"Ka Pangeran fikir aku gabisa bikin itu semua?". Jawab Cinta dengan nada menantang.
"Engga".
"Aku bakalan bikin makanan buat Ka Pangeran dan Ka Rendra". Cinta yang merasa tertantang dengan Pangeran langsung kedapur membuat makanan dan minuman yang enak.
Disaat Pangeran dan Rendra asik menunggu Cinta yang sedang membuat hidangan untuknya ,tiba tiba ada seorang lelaki sekitar 40\-an umurnya masuk kedalam rumah. Dengan cara spontan Pangeran dan Rendra bersalim sopan kelaki laki itu.
'Apa ini papah?'. Ujar dalam hati Rendra, Pangeran menatap kearah Rendra yang sekarang sedang bertatap rindu yang mungkin laki laki yang didepannya adalah papahnya yang selama ini dia rindukan.
"Cintaaaaa!!!!". Teriak laki laki itu kepada Cinta dengan halus. Cinta pun datang ,ketika ia melihat siapa yang datang ,Cinta langsung memeluk laki laki itu.
"Papahhhh".
"Lagi kumpul yah,ayo duduk sama om di sofa". Ucap papahnya Cinta dengan sangat lembut.
"Temennya Cinta yah?".Tanya papahnya cinta kepada Pangeran dan Rendra.
"Iya om ,kami kaka kelasnya Cinta". "Cuma ada perlu ko om". Jawab Rendra.
"Ohh iya ,nama adek siapa?".
"Saya Rendra dan temen saya Pangeran ,lagi PDKT-an om sama Cinta". Jawab Rendra,Pangeran memukul pinggang Rendra pelan.
"Hmmm jadi anak papah udah pacar pacaran nihh".Goda Papah kepada Cinta.
"Ih engga pah,apaan si Ka Rendra ngomongnya ,orang aku sama Ka Pangeran gaada hubunngan apa apa ko". Jawabku dengan muka memerah.
"Ciiieee cieee".
"Cinta mau ambil minum dulu ya pah". Cinta kembali ke dapur dengan tujuan ingin membuat minuman dan makanan yang tadi belum selesai.
"Kalo diliat liat ,kamu mirip seseorang deh Rendra". Ujar papahnya cinta.
"Ah masa si om,mirip siapa emangnya?". Rendra terkejut.
"Mirip anak om namanya Raden ,tapi dia hilang disaat om sama mendiang mamahnya Cinta jalan jalan". Lalu Papahnya cinta seperti sedang mengingat kejadian itu lagi. Kini Rendra dan Pangeran saling tatap tatappan.
"Kan di dunia ini ada 8 orang yang mirip om".Ucap Rendra mengeles.
"Mungkin yah... Oiya ,om makasih sama Rendra sama Pangeran udah mau nemenin Cinta ,karena sebenernya ,Cinta itu butuh banget figur seorang papah dan mamah didalam hidupnya ,kalian mungkin udah tau kalo om sibuk banget sama perkerjaan om". Papahnya cinta memegang tangannya Rendra dan Pangeran.
"Iya omm sama sama ,malah justru kita yang makasih karena om udah mau ngizinin kita buat temenan sama Cinta". Jawab dewasa dari Pangeran.
"Tolong jagain Cinta yah ,selama dia disekolah".Sedikit namun penuh arti ,kini Pangeran dan Rendra sudah dipercaya sekaligus diberi amanah agar menjaga Cinta dari apapun.
"Iya om".
Tak lama kemudian Cinta datang membawa senampan yang berisi minuman dan makanan yang sudah ia buat sendiri. Mereka menyantap makanan yang dibuat cinta dengan lahap. Karena melihat jam sudah mau larut malam ,Pangeran dan Rendra pamit pulang kepada Papahnya cinta dan Cinta.