The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 19.



"Jadi kamu milih Ka Rey Cinta?". Tanya sarah ketika sedang duduk disampingku.


"Ya begitu Sarah".Jawabku.


"Kamu harusnya bahagia ,karena Ka Rey udah jadi pacar kamu sekarang".Dia menatapku.


"Aku bahagia Sarah,nggak ada yang bisa nandingi kebahagiaan ini".


"Kenapa aku ngerasa kamu lagi bohong? Ayolah,bukannya aku curiga,aku perempuan,dan kamu perempuan ,pastinya aku sangat hafal dengan tatapan sedih itu.. Kamu mungkin bisa bilang kamu bahagia ,tapi engga dengan yang mata kamu".


"Aku harus ngelakuin ini Sarah".Aku memutuskan untuk menceritakan semuanya dengan sarah.


"Untuk siapa?".


"Pangeran".


"Kenapa?".


"Kemarin malam,nggak sengaja aku nerima telepon dari Ka Bella,dia lagi sakit ,dan aku bilang kalo pangeran lagi tidur,lalu dia bilang,pasti lo cinta kan,inget satu hal cinta,lo ga perlu berharap lebih sama Pangeran,karena sampai kapanpun perasaan Pangeran gaakan berubah buat gue. Dan belum puas lo jadi penghalang buat Pangeran merjuangin gue".Aku mengatakan yang sebenarnya kepada Sarah. Sarah tampak terkejut dengan itu.


"Setau aku ,dulu Ka Bella baik,kenapa sekarang dia jadi kaya gitu ,apa karena kehidupan dia disana beda?".


"Aku ngerti perasaan kamu sekarang,aku harap,kamu bisa sabar ,aku udah tau dari awal ,sebenernya kamu itu terpaksa terima cintanya ka rey". Dia menepuk bahuku pelan.


"Semua siswa dan siswi harap berkumpul dilapangan sekarang!".Begitu kata yang terdengar dari speaker kelas. Dengan bergegas aku ,Sarah,dan Bianca berlari untuk sampai dilapangan.


Kami semua disuruh baris dan tertib ketika sedang dilapangan.


"Selamat pagi semuanya,tujuan bapak memanggil kalian kelapangan hanya ingin memberitahukan bahwa kita akan menyambut kedatangan siswi pertukaran luar negeri yaitu Bella minggu depan ,dan tepat dihari sabtunya,kita akan adakan berkemah untuk merefresing otak kita karena mungkin sekarang banyak tugas dari guru ... Sekian dari saya ,kurang lebihnya nanti akan disampaikan atau bisa ditanyakan oleh guru mata pelajaran yang akan datang ... Sampai jumpa".


 


Siswa dan siswipun kembali kekelas masing masing... Ketika aku sedang jalan dengan Sarah dan Bianca menuju kelas tiba tiba ,Ka Pangeran langsung menarikku secara paksa ,aku mencoba melepaskan genggaman itu ,tapi justru Ka Pangeran melebihkan tenaganya dan aku tidak bisa melepaskannya.. Dia membawaku ke ruang musik sekarang,tidak ada orang disana. Dia memojokanku kedinding dan mengunci tubuhku dengan tangannya.


 


"Lo kenapa terima cintanya Rey Cinta".Katanya dengan nada kesal.


"Kenapa emangnya ? Itu hak aku ,Ka Pangeran gaada hak untuk ngelarang apapun yang terjadi dalam hidup aku!".


"Okey,gue emang gaada hak apapun sama lo... Tapi kenapa lo ngejauh dari gue sekarang". Cinta diam dengan tatapan yang menunduk kebawah.


"Jawab gue Cinta! Jawab!!!". Dibalik pintu itu,ternyata sudah ada Rendra yang mengintip kejadian Cinta dan Pangeran. Rendra memastikan apa yang terjadi dengan mereka dengan tetap diam dibalik pintu itu.


"Semuanya karena Ka Pangeran... Ka Bella yang bilang sendiri kalo aku adalah penghalang buat ka Pangeran merjuangin dia ,apa aku salah ka ,ngejauhin kaka cuma buat kasih kaka kesempatan kaka merjuangin ka bella? ,aku salah?!".


"Kapan Bella ngomong gitu?".


"Semalem!".


"Terus lo cemburu? Lo cemburu karena Bella ngomong kaya gitu sama lo? Iya?".


"Ga! Buat apa aku cemburu".


"Coba lo bilang lo ga cinta sama gue sekarang".


"Ya ,aku ga cinta sama ka pangeran".


"Tatap mata gue Cinta!". Cinta diam ,lalu menaikan kepalanya dengan air mata yang ia tahan agar tidak keluar.


"Aku,ga pernah Cinta sama Ka Pangeran dan gaakan pernah Cinta sama ka Pangeran? Puas?".


"Tapi nyatanya,mata lo justru bilang sebaliknya".


"Tau apa kaka tentang perasaan aku,kita baru kenal ,dan ka Pangeran gatau apa apa tentang hidup aku ! Ngerti!". Cinta melempar tangannya Pangeran lalu pergi. Rendra langsung menyembunyikan tubuhnya,Cinta yang pergi dari ruangan itu dengan keadaan menangis ,jelas dilihat oleh Rendra.


"Lo yang ga ngerti gimana perasaan gue Cinta ,lo gatau kalo gue mulai tertarik sama lo ,dan dengan keputusan lo buat jadian sama Rey temen gue ,ngebuat hati gue sakit banget sekarang". Begitu kata Pangeran yang dapat didengar oleh Rendra.


Setelah Rendra mendengar itu semua ,dia langsung pergi dari ruangan itu.