The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 83.



"Dylan kenapa sih diemin Cinta dari tadi?". Rayu Cinta duduk dipangkuannya Dylan yang sedang mengeti apapun yang ada dipikirannya di laptop karena ingin tidak ketahuan kalau dia sedang cemburu.


"Apaan si Ta ,sana dulu aku mau ngerjain tugas ini".


"Halahh bohong ,ngetik apaan coba? Mau bikin karangan sendiri ??". "Gausah bohong deh sama Cinta ,jujur aja Dylan kenapa". Lanjut Cinta.


"Gapapa ko". Jawab Dylan mengelak.


"Ah ,Dylan bohong terus nih".


"Ya emang aku gapapa ,buat apa aku bohong". Balas Dylan.


"Emangnya Cinta bodoh apa ,aaaaa Dylan jujur atu ,gaenak didiemin gini sama Dylan tuh". Ujar Cinta menggoyang goyangkan tangannya Dylan.


"Aku tuh ...." . Suara Dylan terpotong karena handphonenya berdiring menandakan ada yang meneleponnya.


Cinta sekejap melihat siapa yang menelepon Dylan di malam malam seperti ini. Seketika mood Cinta langsung hancur setelah mengetahui siapa yang menelepon Dylan ,dia adalah Acha. Wanita yang selama ini selalu tak henti mengejar cintanya Dylan.


Cinta langsung terbangun dari duduknya dipangkuan Dylan ,Dylan menatap Cinta dengan perasaan tidak enak ,Dylan menyadari bahwa Cinta sedikit tersinggung dengan Acha meneleponnya di malam hari seperti ini.



Karena Dylan ingin menghargai perasaan Cinta Dylan mengangkat teleponnya di kamar mandi,agar bisa leluasa memarahi Acha tanpa Cinta tau. Cinta sendiri langsung mengangkat selimut berusaha tidur karena tidak ingin menyaksikan lebih lanjut apa yang dilakukan dengan Dylan dan Acha.


Dylan telah kembali dari kamar mandi ,dia sudah melihat Cinta yang sudah tidur ,sebenarnya Cinta hanya pura pura tidur saja. Dylan langsung mendekati Cinta dan mencium pundaknya Cinta ,lalu memeluk Cinta dari belakang dan tertidur.


🍁🍁🍁


"Aku harus urusin kelombaan sastra mulai hari ini dan dua hari kedepan juga". Ujar Dylan dengan sangat hati hati.


"Sama Acha?". Tanya Cinta tanpa menatap kearah Dylan.


"Iyah sama Acha". Jawab pelan Dylan.


"Hmm yaudah".


"Diizinin ga?". Tanya Dylan memastikan.


"Ya".


"Seriusan gapapa?".


"Iya ih gapapa ,bawel banget sih". Bentak Cinta.


🍁🍁🍁


Keesokan harinya ,Dylan harus meninggalkan Cinta untuk dua hari satu malam karena ikut lomba kesastraan di universitas lainnya. Dylan dan Acha lah yang dipilih kampus untuk mewakili jurusan sastra. Ada 5 orang lainnya lagi yang ikut.


"Sekali Dylan sama gue ,gaakan pernah gue biarin Dylan balik sama lo lagi". Ujar Acha kepada Cinta yang berniat menyemangati Dylan sebelum kepergiannya.


Tak lama dari itu Dylan datang yang membuat Acha sedikit menjauh dari Cinta. Dylan meminta Acha pergi sebentar karena dia ingin berbicara bersama Cinta.


"Jaga diri kamu baik baik,Ta". Ujar Dylan sembari mencium kening Cinta. Cinta hanya mengangguk.


"Kamu juga jaga diri kamu baik baik". Jawab Cinta mencoba tersenyum kepada Dylan.


"Jaga anak kita juga". Dylan mengelus elus perut Cinta yang semakin besar itu.


"Ayo lan , bisnya mau berangkat". Celetuk Acha menarik tangannya Dylan.


Jelas itu membuat Cinta langsung menatap kearah tangannya Dylan yang di genggam oleh wanita yang tadi sudah melabraknya. Tersenyum kecut kepada Dylan ,Dylan hanya bisa menatap Cinta dengan penuh makna ,Dylan tau kalau sejak kemarin suasana hati Cinta sedang tidak bagus semenjak Acha meneleponnya malam malam.


"Sana lo ,ngapain juga disini ,my prince Jake pasti nungguin tuh , Dylan tuh pacar lo bukan bapa dari anak lo bukan ngapain juga lo disini ,mau cari sensasi?". Ucapan pedas dari Acha yang mampu membuat hati lembutnya Cinta sedikit tergores.


Tanpa berkata lagi Cinta langsung membalikkan dirinya sambil menyeka air matanya yang sudah berhasil menerobos pertahanan matanya Cinta.


"Cinta". Ujar Dylan memberhentikan langkah Cinta.


"Acha bener ko ,Dylan emang bukan pacar Cinta apalagi ayah dari anaknya Cinta". Jawab singkat Cinta penuh makna dan arti didalamnya.


"Iya sih Lan ,kenapa sih ,lo kekeh banget mau pertahanin cewe murah kaya Cinta? Sadar kali lan ,lo bukan siapa siapanya dia lagi pula apa yang bisa di banggain sama cewek yang udah hamil diluar nikah kaya dia!". Celetuk Acha.


Dylan menatap Acha dengan tatapan tidak suka. Tatapannya seolah olah mengatakan , 'Ayah dari anak yang dikandung Cinta itu gue bukan Jake !'.


Cinta langsung berlari menjauhi Acha ,baginya perkataan dari mulut Acha sudah keterlaluan ,tidak bisa jika ia tetap bertahan membiarkan harga dirinya diinjak injak seperti itu dengan Acha.


"Gausah pegang tangan gue ngerti !". Bentak Dylan kepada Acha lalu berjalan cepat meninggalkan Acha dibelakangnya.


Disepanjang larinya, Cinta sedikit kecewa kepada Dylan. Kenapa Dylan sama sekali membelanya atau setidaknya angkat mulut untuk melawan Acha ,sudah jelas jelas sedari tadi Acha berusaha membuat Cinta membalas memaki makinya.


Merasa sudah cukup berlarinya , Cinta duduk di belakang pilar paling ujung sehingga menurutnya tidak akan ada seseorang yang menganggunya menangis.


10.23.


Dylan AndrewπŸ’š


'Jangan nangis'.


'Aku tau kamu nangis'.


'Maaf soal tadi ,maaf juga udah buat kamu cemburu'.


_Read_


Cinta menangis kejar setelah mendapatkan pesan dari Dylan ,masih terasa menyakitkan jika ia harus mengingat kejadian tadi. Betapa beratnya Cinta mengatakan kalau Dylan bukanlah ayah dari anak yang ia kandung.