The Arogan Prince That I Love

The Arogan Prince That I Love
Episode 72.



Dylan membawa Cinta ketepi semacam setu yang waktu itu pernah mengajak Cinta kesini ketika Cinta sedang berada masalah dengan Pangeran. Tapi sekarang bedanya , Dylanlah yang menjadi sumber masalah untuk Cinta.


Cinta benar benar terpuruk setelah menerima hinaan yang tidak semuanya betul adanya. Bagaimanapun juga Cinta sedang mengandung anaknya ,mood seorang ibu kadang lebih sensitif dari biasanya.


"Aku emang ayah yang buruk ,Ta".


"Aku udah gagal jadi ayah yang baik buat anak kita". Lanjut Dylan sambil merangkul Cinta.


"Cinta harus kuat kan? Demi dede bayinya sehat". Jawab Cinta pelan.


"Aku tau kamu kuat".


"Anak kita bukan anak haram kan Lan". Tanya Cinta dengan suara yang lirih.


"Kenapa semua orang bilang kalo anak kita itu anak haram? Dede bayi ga salah? Cinta yang salah ,cukup Cinta aja yang disalahin dede bayi jangan". Tangis Cinta meledak ketika ia menyelesaikan kata kata itu ,Cinta langsung memeluk perutnya seakan akan sedang memeluk calon anaknya itu.


"Kita yang salah Cinta bukan cuma kamu doang,aku juga salah". Dylan berusaha menguatkan ibu dari anaknya itu ,padahal didalam hatinya ,dia sangat ingin menangis.


Jake menyaksikan mengharukan yang tidak pernah ia lihat seumur hidupnya ,apalagi sekarang Jake harus menyaksikan wanita yang ia cintai itu menangis dan harus menahan malu karena ulahnya sendiri. Jake bersembunyi dibalik pohon besar.


"Hhhhmmmm". Cinta menarik nafasnya agar bisa mengontrol dirinya agar tidak menangis lagi.


Cinta membimbing tangan Dylan agar mengelus perutnya. Setelah Dylan mengelus perutnya , Cinta merasa lebih tenang. Mungkin dede bayinya juga tenang mendapatkan kekuatan dari ayah kandungnya.


"Sekarang kan umurnya udah satu bulan ,kalo dua bakalan lebih besar lagi dong? Tiga bulan? Empat bulan? Lima bulan? Waahhh anak papah ,sehat sehat yah didalam sana". Ucap Dylan sambil menghayal mengukur seperti apa perut Cinta jika sudah memasuki bulan yang lebih lanjut. Dylan mencium perutnya Cinta.


"Aku sayang sama kamu". Suara pelan Cinta yang mengelus elus rambutnya Dylan.


Dylan menyuruh Cinta tiduran di pangkuannya sembari menatap indahnya arus setunya berjalan.


"Aku lebih dari itu". Jawab Dylan lalu mencium bibirnya Cinta. Cinta hanya bisa menerima perlakuan dari Dylan ,Cinta mempunyai keyakinan ,sejak Dylan datang ke dalam kehidupannya , Dylanlah yang menjadi kekuatan untuk Cinta bisa bertahan hidup lebih lama lagi.


Jake langsung pergi setelah melihat Cinta berciuman dengan Dylan ,dia hanya memastikan bahwa Cinta baik baik saja.