
***Bel pulang sekolah sudah berbunyi,akupun merapihkan bukuku kedalam tasku ,bersama Sarah dan Bianca aku keluar kelas. Seperti yang tadi aku katakan,aku menerima ajakan pulang bareng dengan Ka Reynand. Aku menunggunya didepan kelasku ,sedangkan Sarah dan Bianca sudah pulang duluan. Tak lama aku menunggu ,akhirnya aku menemukan Ka Reynand dengan teman temannya yang sedang berjalan kearahku.
Tanganku digenggam erat dengan Ka Reynand ,kadang aku berfikir ,tadi kata sarah dan bianca ,Ka Reynand orangnya dingin,kok bisa senekat ini menggenggam tanganku padahal baru tadi dia mengajakku kenalan. Aku tidak keberatan digenggam oleh pria setampan dan sekeren ka Reynand. Sesekali mataku kearah pria angkuh yang ada dibelakangku. Tatapannya membuatku penasaran seperti apa sebenernya dia.
••Diparkir sekolah.
"Gue duluan ya bro". Ucap Ka Reynand kepada dua temannya lalu membukakanku pintu mobilnya. Aku membuka jendela mobil lambhorgininya ka Reynand,yang disebelah kiriku terdapat kaca mobil pria angkuh itu terbuka,dia menatapku tidak bicara apa apa lalu ia menancapkan gas mobilnya,pergi...
"Gue denger denger ,lo anak pengusaha terkaya itu yah".Awal mula Ka Reynand berbicara.
"Iyah ka". Jawabku.
"lo tau ga kenapa cowo cowo pada tertarik sama lo?". Tanyanya.
"Gatau ka...".
"Pertama,Lo tuh orangnya murah senyum ,kedua lo tuh cantiknya tingkat dewa dan ketiga lo itu baik".Dia menengok kearahku lalu tersenyum.
"Aku mah orangnya apa adanya ka, ga pernah ngebedain orang lain".Kataku menahan malu.
"Iyah makanya ,ketika gue ngeliat lo ,gue langsung jatuh cinta sama lo".
"Ah ka Rey bercanda aja". Dia tertawa kecil kepadaku.
"Iyah tanya aja ,apa?".
"Temen ka rey yang tadi ada dibelakang ka rey siapa namanya? Dan kenapa dia kaya keliatannya angkuh banget".Tanyaku.
"Ohhh ,dia namanya Pangeran ,dia emang gitu ,orangnya cuek,tapi kalo udah kenal asik ko orangnya ,emang dia mah jarang ngomong".Penjelasan dari ka rey.
"Kaka angkuh itu emang seperti itu sama semua orang lain atau gimana ka?".
"Ah lo!! Namanya tuh Pangeran bukan angkuh,nanti lo juga tau sikapnya ,makanya lo deket sama gue biar tau".Katanya yang membuatku tertawa kecil.
•••
•••
•••
Aku sampai didepan rumahku ,ketika aku ingin keluar dari mobilnya Ka Rey,Ka Rey menahan tanganku dengan tangannya membuat tubuhku menjadi lebih dekat dengan tubuhnya.Dia menatapku dengan sangat dalam ,hingga satu perbuatan yang membuatku sangat terkejut ,dia menciumku!! Mencium bibirku,aku dibuat diam ,hingga seperkian detik bibirnya menyatu dengan bibirku aku pamit untuk keluar mobil.
"Hati hati dijalan ka rey,makasiih".Ucapku kepada ka rey.
"Iyah cinta sama sama ,terima kasih juga nggak nolak aku tadi". Aku tersenyum. dan mengangguk pelan padanya ,lalu dia pergi dari halaman rumahku.
Aku memegang bibirku saat ini,baru kali ini aku dicium oleh pria ,dan kenapa aku tidak menolak? Apa aku.... Ah tidak mungkin,baru tadi aku mengenal ka Rey. Dengan perasaan gembira aku masuk kekamarku***.