
Setelah urusan perusahaan selesai, Kafka dan Adel memutuskan untuk langsung pulang. Mereka sudah merasa lelah dengan pekerjaan yang lumayan banyak.
Kafka pulang dengan di antarkan Rendi, karena ia merasa sangat malas membawa mobil.
Sesampai nya di Mansion, mereka langsung keluar dari mobil.
"Ren, besok Milsi bawa kesini ya" ucap Adel
"Baik, Kakak Ipar" balas Rendi tersenyum.
"Jangan senyum begitu pada Istri-ku" kesal Kafka.
Sedangkan Rendi dan Adel sudah menahan tawa nya sejak tadi. Semakin hari, sifat posesif Kafka semakin tinggi, bahkan bisa di bilang ia sangat cemburuan.
Rendi dengan segera melajukan mobil nya untuk pulang. Hari sudah malam dan ia juga sudah merindukan sang Istri.
Adel dan Kafka langsung saja masuk ke dalam kamar, mereka akan membersihkan diri terlebih dahulu.
"Mas, tolong pesan seafood dong" pinta Adel
"Ngidam sayang?" tanya Kafka
"Iya kali, aku ingin sekali makan seafood" jawab Adel mengangguk-anggukan kepala.
Kafka terkekeh dan langsung saja mengambil ponsel nya. Ia memesan seafood jumbo agar Adel merasa senang.
Setelah itu, Kafka berpesan pada Bik Imah agar memasak sedikit saja, supaya tidak mubazir.
Adel langsung saja berganti pakaian dan menyiapkan pakaian ganti untuk Kafka yang sedang mandi.
Tokk... Tokk...
"Masuk" ucap Adel
Bik Imah masuk dan menunduk hormat pada Adel.
''Maaf Nyonya, semua makanan sudah siap dan seafood pesanan anda pun sudah datang" ucap Bik Imah sopan.
"Baiklah, sebentar lagi kami akan turun" balas Adel ramah.
Lalu Bik Imah pamit dan pergi dari sana. Sedangkan Adel , ia kembali duduk dan menunggu Kafka.
"Ayo sayang" ajak Kafka yang baru saja keluar dari kamar ganti.
Adel langsung berdiri dan bergelayut manja di lengan Kafka.
Mereka turun menggunakan Lift dan langsung saja mereka menuju ke ruang makan.
***
"Sayang aku pulang" teriak Rendi dengan binar bahagia.
"Mas, jangan teriak" omel Milsi
Rendi hanya cengengesan saja, lalu mereka masuk ke dalam kamar.
"Mau makan malam dulu? Apa langsung mandi?" tanya Milsi
"Mandi dulu sayang, kamu siapkan saja dulu makan malam nya" jawab Rendi.
"Iyaa, aku siapkan pakaian ganti kamu dulu" ucap Milsi lembut.
Rendi menganggukan kepala dan berlalu ke kamar mandi.
Sedangkan Milsi, ia langsung saja kembali ke ruang makan. Ia akan menata hasil masakannya tadi.
Memang disana hanya ada mereka berdua saja, Milsi yang meminta tidak ada pembantu disana.
Setelah selesai , Rendi langsung menyusul sang Istri di ruang makan. Lalu dengan telaten Milsi melayani Rendi.
"Oh iya sayang, besok Adel menyuruh kamu kesana" ucap Rendi.
"Mau apa ya, Bang?" tanya Milsi heran.
"Mungkin minta di temani, soalnya kan ia suka bete jika sendirian" jawab asal Rendi.
Milsi manggut-manggut saja. Dan mereka langsung memulai makan malam nya.
****
Di Apart yang lumayan mewah, seorang perempuan sedang meminum minuman yang memabukan.
"Bagaimana? Apa semua nya sudah di kirimkan?" tanya wanita tersebut pada anak buah nya
"Sudah , Bos" jawab anak buah nya.
Wanita tersebut langsung tersenyum , ia merasa puas dengan hasil kerja keras anak buah nya.
"Ahhh Kafka, aku datang kembali. Aku sangat merindukan mu, sayang" gumam wanita tersebut dengan bahagia.
Wanita tersebut sudah merancang semua nya agar ia bisa memiliki Kafka. Dia akan menyingkirkan Adel bagaimanapun cara nya.
.
.
.