Tears, Revenge, and Love

Tears, Revenge, and Love
Pengumuman dari Big Boss



Suasana kantor sedang ramainya pagi itu karena para karyawan di masing-masing bidang sedang sibuk merapikan sebuah hall untuk sebuah pertemuan tak resmi.


Mereka sibuk mengatur makanan prasmanan yang dipesan oleh kantor untuk semua karyawan. Dari berbagai jenis minuman, dessert dan makanan berat semuanya sedang diatur dengan rapi dan menarik.


Hari itu big boss mereka akan memberikan pengumuman penting bagi seluruh karyawan tak terkecuali para office boy dan cleaning service. Semuanya harus hadir.


Setelah semuanya siap, para karyawan sedang bercakap-cakap sambil menunggu big boss mereka memasuki ruangan.


Beberapa menit kemudian, ruangan menjadi hening sejenak, mata semua karyawan bukannya tertuju, seperti biasanya, pada Clayton sebagai pimpinan, namun semuanya terpesona dengan kehadiran seorang wanita cantik yang sedang bergelayut mesra dilengan boss mereka sambil tersenyum manis kearah semua karyawan yang hadir.


Pikir mereka, siapa wanita cantik itu? Bukankah boss mereka selama ini masih jomblo? Bahkan pacarpun tidak punya!


Clayton mengantar Adrianne kesebuah tempat duduk yang sudah disiapkan. Kemudian Clayton meraih sebuah pengeras suara didekatnya.


"Selamat pagi semua. Hari ini sengaja saya menyuruh untuk menyiapkan pesta kecil untuk kita semua. Saya ingin mengumumkan bahwa mulai hari ini perusahaan kita telah digabungkan dengan perusahaan Angkasa Group dan telah dijadikan satu dengan nama baru The Greatest Group. Kita akan melakukan perekrutan untuk penambahan karyawan baru dan silahkan anda merekomendasikan kenalan atau saudara anda yang berkompeten untuk melamar.


Mulai bulan depan gaji seluruh karyawan mengalami kenaikan sebesar lima puluh persen dari gaji yang sekarang."


Suara tepukan tangan sangat riuh memenuhi hall itu. Seluruh karyawan saling berpelukan bahkan ada yang sampai berjingkrak-jingkrak karena bahagia.


Clayton kembali meminta perhatian dari semua agar suasana kembali tenang.


"Dan hari ini, saya ingin memperkenalkan soulmate saya yang belum pernah kalian lihat selama ini. Sayang....kemarilah." ucap Clayton pada Adrianne yang langsung berdiri disamping suaminya dengan senyum yang terus merekah.


Clayton merangkul pinggang istrinya dengan mesra.


"Perkenalkan, si cantik ini adalah Adrianne Alexandria, istri saya yang sudah saya nikahi lebih dari setahun ini. Akrabnya dipanggil Anne. Ia adalah seorang dokter dan saat ini adalah seorang direktur di rumah sakit Z di kota ini."


Suara berbisik-bisik kagum terdengar dari seluruh karyawan.


Clayton melanjutkan, "Kami menikah di Russia lebih dari setahun yang lalu. Jadi, kalau kalian berpikir bossmu ini masih jomblo, kalian salah besar! Karena selama beberapa waktu yang lalu, istri saya masih bertugas di Saint Petersburg, Russia sewaktu saya kembali mengelola perusahaan ini."


Semua karyawan tertawa mendengar penjelasan Clayton. Kini mereka mengerti kenapa bossnya tak pernah terlihat jalan dengan seorang wanita.


"Pada kesempatan ini saya juga menghaturkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada Bapak Reyhan yang selama ini telah setia dan selalu bekerja keras membantu saya dalam menjalankan perusahaan ini. Pak Reyhan akan menjadi Direktur Utama yang membawahi semua bidang sejak hari ini.


Oh iya....Kalau Pak Reyhan benar-benar masih jomblo ya, jadi karyawan wanita yang berminat silahkan langsung kontak beliau."


Semua karyawan spontan tertawa dan langsung bertepuk tangan ketika Clayton merangkul Reyhan dan menepuk bahunya tanda kagum akan kerja kerasnya selama ini. Reyhan terlihat senyum malu-malu. Kebahagiaan terpancar diwajahnya.


Acarapun dilanjutkan dengan ramah tamah. Semua orang disitu sangat menikmati hari tersebut.


Adrianne menyandarkan tubuhnya di sofa sambil memejamkan matanya.


Clayton yang sedari tadi memperhatikan istrinya hanya tersenyum kemudian mendekatinya.


"Kamu lelah, sayang?" ucap Clayton pelan ditelinga istrinya.


Adrianne hanya mengangguk pelan tanpa membuka matanya.


Tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu yang lembut membasahi bibirnya. Adrianne membiarkan saja suaminya yang sudah mulai mencumbunya mesra.


"Kamu cantik sekali hari ini. Jarang-jarang melihatmu berdandan seperti ini. Akhir-akhir ini kamu jadi suka dandan. Jangan-jangan anak kita perempuan ya." Clayton mengusap perut Adrianne dengan lembut. Adrianne hanya tersenyum kemudian membuka matanya.


"Ayo kembali kerja, jangan mencumbu aku terus. Pekerjaan udah numpuk sana." ujar Adrianne sambil menunjuk tumpukkan map diatas meja dengan matanya.


Clayton tak menghiraukan perkataan istrinya. Ia sekarang sibuk menghujani ciuman dileher Adrianne. Tangannya sudah mengerayang keberbagai tempat ditubuh istrinya.


Adrianne membiarkan saja karena percuma menghentikan Clayton kalau sedang terbakar gairah. Segala celah telah ditutup suaminya semenjak memasuki ruangan. Pintu juga dikuncinya.


"Sayang...kamu yakin kita akan melakukannya disini?" ucap Adrianne disela-sela desahan kecilnya.


Clayton hanya mengangguk tanpa menghentikan aksinya didada istrinya yang telah terbuka. Bahkan bra Adrianne telah naik ke atas keleher. Clayton sedikit memaksa melucuti seluruh pakaian bagian atas istrinya, ia tak mau terhalang apapun saat menikmati bagian itu.


Clayton menghentikan aksinya sejenak kemudian mengusap perut istrinya yang terpampang didepannya tanpa sehelai benangpun.


"Maaf baby, daddy ganggu kamu sebentar ya. Mommy sih, selalu bikin daddy bergairah. Siapa suruh juga dia berdandan seperti ini. Bikin daddy gak bisa menunggu malam hari."


Adrianne tertawa geli mendengar ucapan suaminya. Selanjutnya ia hanya bisa menikmati serta mengimbangi permainan suaminya hingga keduanya lemas berkeringat setelah meraih puncak kenikmatan.


# Adrianne diacara kantor suaminya



****************************************


Hi readers kesayangan,


Udah sangat mendekati garis finish dari novel ini. Pengennya nulis kisah akhirnya malam ini tapi Author kelelahan nih.😴😴😴 besok aja ya di up episode terakhirnya.


Jangan lupa LIKE n COMMENTnya plus rate 5 starsnya ya 🙏🙏