
Jauh di sana Catherine meratapi dirinya yang kini harus kehilangan Dave dan juga bayi yang ia kandung. Ibu Rebecca dan Ayahnya Pak Billy segera menjemput Catherine dan membawanya pergi, mereka takut akan ancaman Pak Wisnu dan Pak Daniel.
Usaha mereka kini di ambang kehancuran, karena Pak Daniel telah mencabut semua kontrak kerja dan Pak Wisnu telah meminta beberapa perusahaan rekannya untuk mencabut semua investasi saham kepada perusahaan Pak Billy. Pak Wisnu meminta Pak Billy untuk angkat kaki dari Indonesia, atau nyawa dirinya juga keluarganya terancam.
Nasi telah menjadi bubur kesalahan yang di lakukan Catherine telah berimbas ke Perusahaan Pak Billy. Dulu Vina di tinggalkan Dave saat dirinya mengandung, itu pula yang di rasakan Catherine kini. Dan itu membuktikan Karma is real, hanya saja Catherine harus kehilangan Janin yang ia kandung.
...****************...
Vina pulang dari Rumah sakit, dan Bayinya di pangku oleh Ibu Cinta. Sebenarnya Vina merasa kecewa karena Ayahnya juga kedua mertuanya serta Mak tak datang menemani saat pulang, hanya dia dan Ibu Cinta juga Papah Reino serta Jaka dan Bimo yang mengantarnya kembali pulang.
Sesampainya di rumah Ayah Wisnu, beberapa pengawal segera membuka pintu gerbang. Vina sedikit heran, karena beberapa Garasi mobil tertutup. Tanpa Vina tahu mobil Pak Daniel juga Mobil Pak Wisnu sengaja di sembunyikan agar meyakinkan Vina mereka sedang pergi.
Jaka segera membuka pintu rumah, dan rumah tampak sepi dan gelap.
"Jak, kenapa semuanya gelap?" Tanya Vina penasaran.
"Maaf Non, saya tidak tahu," Jawab Jaka singkat dan membungkukan sedikit badannya.
"Oooh, baiklah. Coba kamu nyalakan lampunya" Perintah Vina pada Jaka kemudian.
Dan tiba-tiba lampu menyala dengan sendirinya dengan beberapa lampu warna-warni, serta tulisan Welcome to the World baby Davin. Dihiasi beberapa balon berbentuk lucu dan sahabat-sahabat Vina hadir di sana, membuat Vina terharu dan senang akan kejutan untuk penyambutan bayinya.
"Selamat Vina sayang, maaf jika Ayah sempat membuatmu kecewa karena tak ikut menjemputmu." Ucap Ayah Wisnu memeluk Vina dengan Senyum merekah.
"Terimakasih Ayah," Jawab Vina mengecup pipi Ayahnya.
"Selamat sayang, Ibu senang akhirnya kamu dan anak kamu pulang ke rumah" Ucap Ibu Veronika mengecup kening Vina.
"Terimakasih Bu," Jawab Vina memeluk Ibu Veronika erat.
"Selamat sayang," Ucap Ibu Cinta dan Mak berbarengan. Vina memeluk kedua Ibunya penuh dengan kasih sayang dan senyum yang selalu mengembang di bibir Vina.
Bella, Riska, Doni, Rangga, Kevin, Kenzo dan semua yang hadir pun mengucapkan selamat pada Vina dengan memberi beberapa hadiah untuk Vina dan baby Davin.
Rasa kecewa yang tadi sempat Vina rasa, berubah menjadi rasa bahagia, yang membuatnya selalu tersenyum bahagia dan beberapa kali mengecup kening Davin yang kini telah melengkapi hidupnya.
Kak Mikha yang baru hadir ke acara membawa anaknya yang baru berumur 2 tahun, Alicia
namanya. Gadis kecil yang imut dan cantik, yang waktu itu sering membuat Vina gemas dan tak sabar untuk segera menimang anak.
"Selamat Vina, maaf Kaka ngga sempat datang ke Rumah sakit" Ucap Kak Mikha sambil saling kecup pipi kanan dan kiri Vina.
"Ngga apa-apa Kak, makasih ya Kakak sudah sempetin datang. Padahal sekarang Kakak kan sudah tinggal di luar kota." Vina merasa tak enak hati.
"Ngga apa-apa sayang, demi anggota baru kita Davin yang ganteng ini," Jawab Kak Mikha mengusap Baby Davin yang tertidur di box bayi sambil menyimpan Kotak hadiah di bawah Box bayi.
"Cia...come here, kiss auntie," Ajak Vina pada Alicia.
Alicia berjalan perlahan sambil dipegangi Kak Harry, lalu mencium Pipi Vina.
"Kak, gemes deh lihat Alicia makin gede aja. Tambah cantik," Vina memuji Alicia yang cantik menggemaskan.
"Siapa dulu Mommy nya Vin" Jawab Kak Mikha tersenyum bangga.
"Sebelumnya saya ucapkan terimakasih, Dan saya harap kalian semua akan menginap di sini? Jika Iya saya akan menyiapkan kamar untuk kalian." Tiba-tiba Pak Wisnu berbicara menggunakan Microfon.
Sahabat-sahabat Vina saling bertatapan, mereka semua mengangguk dan memutuskan untuk menginap di rumah Pak Wisnu.
Acara penyambutan baby Davin beserta acara makan telah selesai, kini mereka diantar oleh para Pengawal Pak Kevin untuk masuk ke kamarnya masing-masing begitu pula Vina yang akan masuk ke kamar.
......................
Flashback
Pak Wisnu segera pulang dan membawa Dokter untuk ikut serta ke Rumah, guna memeriksa keadaan Dave yang masih tak sadarkan diri efek benturan keras akibat kecelakaan yang menimpanya.
Pak Wisnu sudah mengetahui kondisi Dave yang lupa ingatan, dan menjelaskan kepada Dokter akan kondisinya saat ini.
"Bagaimana Dok, apa dia baik-baik saja?," Tanya Pak Wisnu setelah Dokter selesai memeriksa kondisi Dave.
"Sepertinya efek benturan keras yang pasien alami, belum bisa saya pastikan hasilnya. Pasien mungkin bisa kembali kepada ingatan semula, atau pasien akan semakin melupakan masa lalunya" Jelas Dokter pada Pak Wisnu.
"Emm...mungkin nanti bisa di lakukan sedikit terapi dan perlahan-lahan membuka memori yang hilang di ingatan pasien," Jawab Dokter menjelaskan.
"Ya sudah Dok, kami percayakan semuanya kepada Dokter." Jawab Pak Daniel menyela, karena takut Pak Wisnu akan semakin menekan Dokter.
Pak Daniel yang turut hadir melihat kondisi pasien, merasa cemas akan kondisi Dave. Tapi Pak Daniel percaya jika Dave di rawat di rumah Pak Wisnu, karena banyaknya pengawal di rumah Pak Wisnu menyulitkan orang lain menyusup masuk dan berbuat macam-macam kepada Dave.
"Baiklah Pak, ini resep yang harus anda tebus atau bisa diambil sekalian saat mengantar saya kembali ke Rumah sakit." Ucap Dokter memberitahu.
"Terimakasih Dok, biar pengawal saya antar anda ke rumah sakit berikut ambil obat yang di butuhkan" Pinta Pak Wisnu kepada Dokter.
Lalu Pak Wisnu dan Pak Daniel menyusun rencana kejutan untuk Vina nanti, dan akan memberitahu Vina akan Dave, selepas acara usai.
......................
Flashback Off
Vina segera menidurkan Baby Davin di samping tempat tidurnya, Vina sengaja menyimpan Box bayi di samping ranjangnya. Agar bisa lebih cepat memberi ASI dikala Davin menangis.
Tok...tok..."Vina, boleh Ayah masuk" Tanya Pak Wisnu di balik pintu.
"Sebentar Ayah," Jawab Vina segera mengenakan piyama dan membuka kunci pintu.
"Vina, apa kamu bisa ikut Ayah sebentar?" Tanya Pak Wisnu segera menggenggam pergelangan tangan Vina.
"Memangnya kita mau ke mana Ayah, Davin sendirian Ayah" Jawab Vina khawatir pada Davin.
"Biar nanti Ibu mertua kamu yang menemani Davin" Jawab Pak Wisnu, dan benar saja Ibu Veronika datang dan tersenyum lalu masuk kamar Vina.
Vina segera mengikuti langkah kaki Ayahnya menuju lift dan keluar di lantai 3 rumah Ayahnya. Pak Wisnu terus berjalan hingga ujung ruangan yang tak pernah Vina singgahi.
Perlahan Pak Wisnu membuka kamarnya, dengan membuka kode pintu agar bisa masuk ke dalam.
Alangkah terkejutnya Vina saat melihat suaminya, yang lama tak berjumpa. Kini dengan jelas berada di hadapannya.
"Terimakasih Ayah," Ucap Vina meneteskan air mata dan memeluk Ayahnya erat.
"Bagaimana bisa Dave di sini Ayah?" Tanya Vina penasaran, sambil menyeka air mata yang mengalir di pipinya.
"Ceritanya panjang sayang, tapi yang jelas penyebab suami kamu tak pulang adalah karena dia mengalami lupa ingatan." Jawab Ayah Wisnu menjelaskan secara singkat.
"Bagaimana bisa Ayah, lalu apa sekarang Dave masih lupa ingatan" Ucap Vina merasa sedih.
"Ayah belum tahu sayang, kita lihat nanti di saat Dave sadar. Untuk sementara biarlah Dave di sini, dan Ayah harap kamu tidak cerita dulu kepada siapapun." Ucap Pak Wisnu, dan memeluk bahu Vina untuk segera keluar kembali.
"Baik Ayah, Terimakasih atas semua kejutan hari ini Ayah" Ucap Vina kembali memeluk Ayahnya sambil berjalan keluar kamar Dave, meskipun sebenarnya dirinya ingin sekali memeluk Dave untuk melepas rasa rindu yang mendalam dari lubuk hatinya.
□■□■□■□■□■□■□■□■□■□■□■□■□
Hai para readers dan semua yang hadir di ceritaku ini.
Bagaimana, apa kalian penasaran Dave masih lupa ingatan atau tidak ya??? Ok, di tunggu di BAB berikutnya ya...
Untuk dukung dan agar aku terus semangat dan termotivasi menulisnya tolong selalu beri
☆☆☆☆☆Rate 5
👍 Like
💬 Komentar
❤ Favorite
💓 Vote
💖Mari kita saling mendukung 💖
Love U All...😉😙😘😚