
setelah 5 hari dirawat Vina akhirnya diizinkan pulang, dengar syarat tidak terlalu capek dan menjaga pola makan. Dave dan Tante Cinta selalu setia menemani Vina di rumah sakit, juga sahabat-sahabat vina selalu datang menjenguk setiap hari. Untuk seluruh biaya Rumah sakit ditanggung oleh Tante Cinta setelah berebut ingin saling ingin membayar dengan Dave, akhirnya Dave mengalah dan Tante Cinta yang membayarnya dengan syarat Vina pulang ke rumah Dave. Dan akhirnya Vina pulang ke rumah Dave, karena Vina tidak diizinkan pulang ke kosan dulu.
"Vin, kamu istirahat yah?" Ucap bu'Veronika setelah mengantar Vina ke dalam kamar tamu dilantai bawah.
"Iya bu, terimakasih. Vina ngga tau bagaimana cara membalas kebaikan kalian, kebaikan kalian seperti keluarga sendiri." Ucap Vina segera memeluk bu'Veronika.
"Ngga apa-apa sayang, kamu ngga usah ucapin makasih kita ikhlas bantuin kamu kok" Ucap bu'Veronika mengusap rambut dan pundak Vina.
Lalu bu'Veronika keluar kamar dan menyuruh Vina untuk beristirahat.
Setelah mencoba untuk memejamkan mata, dan Vina Sulit untuk tidur. Lalu Vina keluar kamar dan duduk diruang tamu dan bergabung dengan tante Cinta, Dave dan bu'Veronika.
"lho ko kamu ngga tidur Vin" Tanya tante Cinta heran.
"Ngga bisa tidur tante, Mungkin selama di rumah sakit Vina banyak tidur. Vina bosan tiduran terus, Oya...Vina mau pulang kampung tante."
"Apa...ngga! kamu kan baru pulang dari Rumah sakit, lebih baik kamu istirahat disini" Jawab Tante Cinta menolak.
"Ngga apa-apa tante, Dave yang antar Vina pulang kampung kebetulan Dave dan sahabat-sahabat Vina juga mau ikut kesana. Sekalian liburan disana, besok pagi kita berangkat." Ucap Dave pada tante Cinta dan mamahnya.
"Lho ko kamu baru cerita ke mama sih?" Ucap bu'Veronika kesal.
"ini kan udah cerita" Ucap Dave menghampiri bu'Veronika dan memeluk pundak mamahnya dari belakang.
"Ya udah kamu hati-hati disana, tapi mamah pinta jaga sikap dan ucapan apabila berada di kampung orang" Pinta bu'Veronika.
Esokpun tiba, Vina meminta Dave mengantar ke kosan nya untuk membawa beberapa keperluan untuk dibawa ke kampung. Riska, Doni, Bella, Dave, Kevin, Gilang juga Rangga ikut bersama Vina. Kita membawa 3 mobil mobil Doni membawa Riska dan Bella, Sedangkan mobil Kevin membawa Gilang dan Rangga, dan mobil Dave hanya membawa Vina. Diperjalanan mereka sangat senang, akhirnya bisa liburan bersama. melepas penat dari hiruk pikuk ibukota.
Vina menelepon makny di mobil.
Tut.....tut...tut...suara sambungan telepon lalu di jawab oleh mak.
"Assalamu'alaikum?" Ucap Mak disambungan telepon.
"Wa'alaikum salam mak, ini Vina. Mak Vina sekarang pulang bareng temen-temen Vina ngga apa-apa ya mak?" Tanya Vina.
"Alhamdulillah akhirnya kamu pulang nak, boleh banget kalau teman-teman kamu nginep rumah jadi rame. Tapi, berapa orang teman kamu yang mau kesini? " Jawab Mak dan bertanya balik.
"Tujuh orang mak, 8 sama Vina. hehe" Jawab Vina terkekeh.
"Ya sudah kalau gitu, Mak siapin kamar dan masak dulu yak. nanti pas datang, pasti kalian lapar." Ucap Mak.
"Ok kalau gitu, udah dulu ya Mak. Vina sayang Mak, Assalamu'alaikum" Ucap Vina mengakhiri telepon.
"Wa'alaikum salam" Jawab Mak menutup sambungan telepon.
"Gimana, Vin. ngga apa-apa kan kita semua ke rumah kamu?" Tanya Dave.
"Ya nggak lah, Mak kan baik." Jawab Vina tersenyum.
"Masa sih, kamu mundur deh. kasihan takutnya ada apa-apa" Pinta Vina pada Dave.
Akhirnya Dave menepi ke pinggir jalan dan memundurkan mobil mendekati mobil Kevin dan Don yang ikut berhenti.
"Mobil lo kenapa bro" Tanya Dave keluar mobil.
"Ini kayanya kempes, bantu gue ganti ban ya?" Jawab Kevin meminta bantuan.
Akhirnya ban mobil kevin berhasil diganti, dan mereka pun bergegas melanjutkan perjalanan.
Sepanjang perjalanan Vina tertidur, karena kondisi tubuhnya belum stabil dan masih terasa lemas. Setelah masuk area bandung lewat jalur tol pasteur, Vina dibangunkan Dave untuk memberi petunjuk jalan.
"Vin, udah ini kita ke arah kemana?"Tanya Dave.
"Belok kanan Dave, kearah lembang Rumah saya ada diarea Lembang. dekat perkebunan teh" Jawab Vina.
Tak terasa setelah menempuh perjalanan hampir 5 jam, karena insiden ban mobil kevin dan alur pejalanan lembang yang macet. Vina dan kawan-kawan sampai ke kampung halaman Vina, yang masuk ke pelosok untungnya masuk mobil dan meskipun rumah Vina sederhana tetapi halaman rumah Vina yang luas cukup masuk 3 mobil milik teman-teman Vina.
Vina keluar mobil dan dipapah oleh Dave, karena Vina merasa pusing. dan segera mengetuk pintu.
"Assalamu'alaikum" Ucap Vina dan Dave berbarengan.
"Udaranya sejuk banget ya...rasanya bener-bener segar" Ucap Riska menghirup udara dalam-dalam.
"Wa'alaikum'salam" Jawab Abah membuka pintu.
"Vina?" Abah langsung memeluk Vina erat.
"Muka kamu pucat banget Vina, kamu sakit? Oya, kalian masuk aja ya Mak lagi di dapur"Tanya abah segera mengambil alih memapah Vina ke dalam kamar.
"Aku istirahat dulu ya, kalian duduk-duduk aja dulu." Ucap Vina segera beristirahat.
"Ok siap, kamu istirahat aja" Ucap bella mengacungkan jempol.
Akhirnya mereka makan nasi liwet, tahu, tempe, sambal, lalap, ayam goreng, dan Jengkol goreng.
"Maaf menu nya seadanya, silahkan dinikmati. kalau mau istirahat disini hanya ada satu kamar tamu. jadi untuk perempuan tidur satu kamar dengan Vina. Dan laki-laki tidur berbarengan dikamar tamu.Punten, kalau ngga nyaman." Ucap Mak'Ijah.
"Ngga apa-apa, makasih bu" Jawab Dave.
Akhirnya mereka pun segera istirahat, setelah makan yang telah disediakan.
Hai readers...Jangan lupa Rate 5, Like, Comment, Jadikan bacaan Favoritmu dan juga Votenya ya...Mari kita saling mendukung para Author.
Lanjuuut.....