STORIES OF LIFE VINA

STORIES OF LIFE VINA
TATAPAN TIGA PRIA



Bella, Riska, Doni dan Rangga pergi ke resto cepat saji disalah satu mall. Bella diam-diam memperhatikan Rangga yang menurutnya sangat tampan dan sesuai kriterianya.


"Oya Bell, kalo ngga salah Dokter Fadhlan kan yang kemarin menangani Mak dan Vina saat pingsan ya?" Tanya Rangga mengingat-ngingat.


"Iya Ga, gue juga heran kok mereka bisa janjian gitu ya?" Jawab Bella heran.


"Tadi Vina kan udah bilang, dia ketemu siapa? umm..oya Dokter Fadhlan di lantai bawah pas mau ke kelas, terus dia ngajak jalan keluar sesudah jam kelas usai" Ucap Riska menjelaskan.


Rangga mengamati ucapan Riska, dan mengangguk tanda memahami.


"Ya udah jangan ngebahas Vina terus, nanti telinganya panas. Kasihan...udah ini kita mau nonton atau kemana?" Ucap Doni menghentikan membahas Vina.


"Hehe...iya juga ya..nanti panas tuh telinga Vina sama Dokter Fadhlan karena habis kita omongin. Gue lagi males nonton" Ucap Bella menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Gimana kalau kita main game lempar bola basket atau game lainnya, di game center mall ini" Ucap Riska memberi ide.


"Boleh tuh sayang, kalian gimana...setuju ngga?" Jawab Doni dan bertanya pada Bella dan Rangga.


Rangga dan Bella mengangguk bersama'an, tanda setuju. Dan segera bergegas menuju Game Center di lantai paling atas.


***


"Vin, gimana makanannya enak ngga?" Tanya Dokter Fadhlan saat Vina menyeruput minuman teh hangat yang ia pesan.


"Ya enaklah dok, masa iya makanan mahal ngga enak" Jawab Vina.


"Saya ngga nyangka ternyata makan kamu rakus juga. Tapi, ko badan kamu kecil ngga melar?" Tanya Dokter Fadhlan heran.


"Ngga tau juga dok, tapi jangan sampe melar deh. Berat!" Jawab Vina asal.


"Aku pikir yang berat hanya rindu, ternyata badan pun berat ya?" Ucap Dokter Fadhlan tersenyum.


"Ich dokter bisa bercanda juga, haha" Ucap Vina dan tertawa.


"Oya, kalo bisa kamu panggil saya Fadhlan jangan Dokter ya? saya kan lagi ngga bertugas" Pinta Dokter Fadhlan


"Emmmh...kamu bisa panggil saya A'a, Abang, Mas atau Kaka juga boleh" Ucap Dokter Fadhlan kembali.


"Ok siap, bagaimana kalo saya panggil Kaka aja. Dokter kan masih muda, Ops sorry aku belum terbiasa maksud saya Kak Fadhlan kan masih muda" Jawab Vina.


"Boleh, terimakasih. Kapan-kapan kita jalan lagi ya?" Ucap Kak Fadhlan.


***


Dave dan teman-temannya yang tadi pergi dari kampus, ternyata pergi menuju rumah Vina menemani Mak yang sendiri di rumah.


"Dave makasih ya...kalian sudah bawa'in Mak makanan, dan nemenin Mak makan bareng" Ucap Mak saat sedang makan.


"Ngga apa-apa Mak, kita seneng kok" Jawab Dave tersenyum


'Lagian gue males keluar, lagi males diajakin berfoto dan harus memakai kacamata, masker dan topi, huh'


Pikir Dave membayangkan cewek-cewek dikampus hanya untuk berfoto dan tanda tangan.


Kevin dan Gilang tertunduk dan masih makan makanan dipiringnya dengan saling bertatapan.


Tiba-tiba ada suara ketukan pintu, Mak membuka pintu ternyata Rangga yang sudah pamit pulang lebih dulu kepada Doni, Riska dan Bella untuk segera ke rumah Vina.


"Eh kamu, hayu masuk. Didalam sudah ada Dave dan teman-temannya" Ucap Mak pada Rangga.


Rangga segera masuk dan dilihatnya Dave dan teman-temannya sedang makan dimeja makan.


"Sini Ga, ikut makan" Ajak Mak dan melanjutkan makannya.


"Ough terimakasih mak, Rangga udah makan ko" Jawab Rangga menolak dan segera duduk dikursi ruang tamu.


***


"Kak, pulang yuk. Lagian makanannya udah habis nih, ngapain juga kita diam disini" Ajak Vina pada Kak'Fadhlan.


"Oke, saya bayar dulu. Kamu duluan aja kedepan" Ucap Kak Fadhlan segera ke meja pembayaran, lalu keluar menghampiri Vina dan segera masuk mobil.


"Vin, kamu jangan kapok ya...aku ajak jalan. Kapan-kapan kita jalan lagi ya?" Ucap Kak Fadhlan dan tampak Vina tersenyum.


"Ah Kak Fadhlan aneh, masa iya aku kapok diajak makan enak Hehe. Insa'allah nanti kapan-kapan lagi ya...?" Jawab Vina.


Akhirnya Vina dan Dokter Fadhlan tiba di rumah Vina.


Vina melihat ada Mobil Dave dan Kevin terparkir di halaman rumahnya dan juga motor Rangga.


"Boleh...sekalian saya mau ketemu Mak juga " Jawab Kak Fadhlan.


"Assalamu'alaikum" Ucap Vina membuka handle pintu rumahnya yang tak terkunci.


"Wa'alaikum salam" Jawab Rangga yang sedang asyik main ponsel di kursi ruang tamu.


Vina dan Kak Fadhlan masuk kedalam.


"Kak duduk dulu ya, aku mau mandi sama ganti baju dulu, gerah nih" Ucap Vina segera masuk kedalam kamar dan keluar lagi menuju kamar mandi yang berada disebelah dapur.


Vina mencium punggung tangan Mak yang sedang makan, dan dilihatnya Dave, Gilang dan Kevin sedang makan bersama.


"Kamu sudah pulang nak? sini makan bareng" Ajak Mak.


"Ngga Mak, Vina udah makan. Vina mau mandi dulu, Oya di depan ada Dokter Fadhlan lagi ngobrol bareng Rangga di ruang tamu" Jawab Vina.


Vinapun segera ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaian, sedangkan Mak segera mengakhiri makannya untuk menghampiri Dokter Fadhlan.


"Eh, rupanya ada tamu" Ucap Mak segera ke Ruang tamu.


"Oya bu, gimana sudah sehat bu?" Jawab Kak Fadhlan berjabat tangan dengan Mak.


"Panggil saya Mak, saya ngga terbiasa dipanggil Ibu" Ucap Mak tersenyum.


"Maaf saya tidak tahu, ada panggilan spesial buat Mak" Jawab Kak Fadhlan.


Dave dan kawan-kawannya saling bertatapan di meja makan memainkan bola matanya menuju ruang tamu.


"Mak sudah sehat ko, ko dokter bisa pulang bareng Vina ya?" Tanya Mak penasaran.


"Ough, tadi saya ketemu Vina dikampus. Lalu kita janjian makan diluar Mak" Jawab Kak Fadhlan.


Dave dan teman-temannya segera menuju ruang tamu, menghampiri Mak dan yang lainnya. Sedangkan Vina yang selesai mandipun segera menuju ruang tamu dengan kondisi Rambut yang dililit handuk.


"Waw, rame euy" Ucap Vina disaat bergabung diruang tamu.


Dave, Rangga dan Kak Fadhlan saling bertatapan dengan sorotan persaingan antar pria, bagai ada aliran listrik disetiap tatapan mata mereka.


"Hei kalian kenapa sih, ko pada saling liat-liatan gitu? hayooo jangan-jangan kalian penyuka sesama jenis ya?Haha" Ucap Vina heran dan tertawa.


"Enak aja, aku normal kok"Ucap Kak Fadhlan langsung melihat Vina.


"Gue juga normal" Ucap Dave dan Rangga berbarengan.


Mak Yang melihat tingkah mereka tersenyum.


"Ya udah kalian duduk dulu, oya Rangga sama Dokter mau minum apa?" Tanya Mak.


"Lho ko kita ngga ditawarin minum Mak?" Tanya Gilang heran.


"Kalian kan sudah makan dan minum sama Mak, apa kalian juga mau dibuatin minum?" Jawab Mak.


"Ngga usah Mak, saya ngga akan lama kok" Ucap Kak Fadhlan menolak karena masih kenyang.


"Iya Mak kita habis makan di luar, Aah Vina juga kenyang banget" Ucap Vina mengelus perutnya yang masih kenyang.


Tiba-tiba dering ponsel Kak'Fadhlan berbunyi dan segera mengangkat telepon masuk.


"Iya hallo" Ucap Kak Fadhlan


Lalu tampak serius mendengar pembicaraan dibalik teleponnya,


"Oya Vin, Mak dan semuanya saya pamit dulu. Ada pasien dadakan yang harus operasi, Assalamu'alaikum" Ucap Kak Fadhlan pamit.


"Wa'alaikum salam, Hati-hati ya Kak. Terimakasih" Ucap Vina dengan nada sedikit tinggi pada Kak Fadhlan yang hendak masuk ke mobilnya dan Kak Fadhlan tampak melambaikan tangan dan segera berlalu.


Dave menghampiri Vina, dan menatap Vina penuh tanda tanya.


"Kamu suka dia?" Tanya Dave penasaran.


"Apa? asal kamu. Kita ke dalam yuk" Ajak Vina segera masuk ke dalam.


Hai readers...Jangan lupa Rate 5, Like, Comment, Jadikan bacaan Favoritmu dan juga Votenya ya...Mari kita saling mendukung para Author.


Lanjuuut.....