STORIES OF LIFE VINA

STORIES OF LIFE VINA
MALAM PERTAMA Part 2



Dave terduduk dan termenung di samping ranjang, menutup mukanya dengan telapak tangan. Karena merasa gagal menjaga Vina di hari pertama Vina menjadi Istrinya, hingga membuat Vina mabuk tanpa sepengetahuannya.


Tiba-tiba, terdapat tangan yang merangkul pundak Dave dari belakang.


"Dave sayang, kenapa belum tidur?" Tanya Vina yang masih setengah Mabuk.


Eeerghhh... Vina bersendawa keras.


"Kamu tuh kenapa banyak minum sih?" Protes Dave pada Vina, dan segera membalikkan badannya.


"Habisnya...aku ngga suka lihat cewek itu deket-deket sama kamu" Rengek Vina manja.


"Tapi ngga harus seperti ini juga kan, kalau Ayah kamu tau. Aku pasti kena Omel deh" Ucap Dave tak suka.


"Sudah deh kamu jangan marah" Seru Vina pada Dave.


Vina mengecup bibir Dave, agar suaminya tak marah lagi. Lalu berlanjut berhubungan layaknya pasangan suami istri yang telah menikah, dalam keadaan Vina yang setengah Mabuk.


Hingga Dave dan Vina merasa kelelahan dan tertidur. Selimut tebal menutupi tubuh mereka, meskipun AC terasa dingin tak mengganggu tidur mereka yang tidur dalam keadaan berpelukan. Mereka tertidur sangat nyenyak, sampai waktu pagi tiba.


Vina menggeliatkan tubuhnya di atas kasur, dan merasakan hal yang aneh di tubuhnya. Seakan-akan tak ada kain, yang biasa membalut tubuhnya.


Vina menoleh ke samping yang ternyata ada Dave, yang masih tertidur nyenyak. Ditatap nya wajah Dave, yang masih terlihat tampan meskipun dalam keadaan tidur. Dan Vina menyunggingkan senyum karenanya.


Vina membuka selimut yang menutupi tubuhnya, dan melotot mendapati dirinya tak memakai sehelai benangpun.


'Ada apa ini?' Lirih Vina dalam hati.


Dicobanya untuk menekan selimut terus ke bawah oleh kakinya, kini tampak jelas Vina dan Dave tak memakai sehelai benang pun. Vina melotot dengan mulut menganga karena kaget, dan menutup mulutnya agar tak bersuara.


Lalu di tariknya kembali selimut, untuk menutupi tubuhnya dan Dave yang masih tertidur. Vina berusaha mengingat-ngingat atas apa yang terjadi semalam.


'Aaah, kepalaku pusing' Lirih Vina pelan memegangi kepalanya.


"Jangan-jangan minuman itu...ya minuman yang di minum di meja Ibu" Gerutu Vina menepuk Jidatnya karena kebodohannya.


'Lalu semalam apa yang terjadi antara aku sama Dave?' Pikir Vina mencoba mengingat.


"Huft Gerah, mungkin lebih baik aku mandi dulu, rasanya lengket sekali." Ucap Vina pelan segera turun dari kasur pelan-pelan menuju kamar mandi. Vina berjalan mengendap-ngendap, dilihatnya ada noda darah di kasur tempat Vina tertidur.


"Arggh, huft" Desis Vina mengambil nafas panjang.


'Uch, perih. Kenapa dengan Organ intimku, terasa perih dan linu gini ya' Lirih Vina terus berjalan pelan-pelan.


Tanpa Vina tau Dave terbangun saat Vina menggerakan tubuhnya yang sedikit kencang, hingga menimbulkan gerakan di kasur, yang membuat Dave terbangun.


Dave membuka matanya, melihat tingkah Vina yang berjalan mengendap-ngendap menuju kamar mandi. Dan kembali memejamkan matanya, saat Vina menoleh ke belakang.


Setelah yakin Vina masuk kamar mandi, Dave segera bangun dan mengenakan Kimono untuk menutupi tubuhnya. Lalu merapihkan selimut dan kasur, agar tidak tampak berantakan.


Di dalam Kamar mandi, Vina membersihkan diri dari ujung rambut hingga ujung kaki. Berharap kepalanya tak terasa pusing lagi, agar rasa segar dirasakan oleh Vina.


Saat Vina membuka pintu kamar mandi, Vina melihat Dave yang sudah duduk di kursi sambil menonton televisi.


"Sejak kapan kamu bangun?" Tanya Vina penasaran.


Dave tersenyum melihat Vina, yang mengenakan Kimono di tubuhnya dan handuk di kepalanya.


"Emm...sejak kamu jalan mengendap-ngendap menuju kamar mandi" Jawab Dave menarik bibirnya ke samping karena melihat wajah malu pada istrinya.


"Ngga usah dipikirin ya, sekarang gue mandi dulu" Ucap Dave segera ke kamar mandi.


Disaat Vina dan Dave sarapan, makanan yang telah diantar oleh pelayan hotel ke kamarnya.


Dave mengusap pipi Vina, dan mengecup bibir Vina. "Yang jelas gue merasa puas, ngga nyangka kamu benar-benar hebat,hehe" Bisik Dave terkekeh.


"Aku lupa apa yang terjadi, yang aku ingat aku berada di acara Kak Mikha lalu duduk dan minum punya Papah Reino terus kepala aku benar-benar pusing. Dan.....aku" Ucap Vina tiba-tiba terhenti karena mengingat saat dirinya berada di atas tubuh Dave.


"Iiich, kamu jahat. Kenapa ambil kesempatan dalam kesempitan sih?" Gerutu Vina


"Ngga apa-apa toh kita kan memang suami istri, kalau sekarang kamu mau lagi gue siap kok" Goda Dave yang masih membayangkan adegan semalam.


Vina tampak cemberut, karena Dave terus menggodanya. "Terserah kamu aja deh, yang jelas aku masih lapar. Kita cari makan diluar yuk" Ajak Vina pada Dave mengalihkan pembicaraan.


Vina dan Dave segera keluar kamar Hotel, menuju Restoran hotel untuk memuaskan nafsu makannya Vina.


"Oya Dave, kita kan sudah menikah. Apa kamu ada permintaan panggilan khusus buat kamu. Semisal Abang, Mas, A'a atau apa gitu?" Tanya Vina sambil menyeruput kopi hangat di gelasnya.


"Emm...terserah kamu aja, di panggil nama seperti biasa juga gue ngga masalah" Jawab Dave menggenggam tangan Vina.


"Oke deh, aku panggil Ayang Dave dan kamu panggil aku Vina cantik, hehe" Celoteh Vina terkekeh.


"Yakin Vina Cantik???Kenapa ngga Vina rakus" Ledek Dave tersenyum.


"Iiich, kamu ini" Seru Vina kesal.


"Ayang Dave, kita Check Out dari hotel ya?. Kangen sama Mak" Pinta Vina pada suaminya.


"Oke, tapi kita ke rumah gue dulu ya? gue mau bawa beberapa baju gue" Jawab Dave


"Iya...iya, kita ke Minimarket yuk. Aku mau beli beberapa Snack buat stock di kamar" Pinta Vina kembali.


"Kamu ini yah, yang dipikirin perut mulu" Jawab Dave mengacak rambut Vina.


"Ngga apa-apa dong, selagi kita sehat dan enak makan" Ucap Vina membela diri.


"Oya Ayang, bisa kan mulai sekarang. Rubah kata Gue...jadi Aku atau Saya?" Celoteh Vina berharap.


Dave mengangguk mengiyakan permintaan Vina, baginya Vina telah membawa ke arah yang lebih baik.


Dave dan Vina segera pergi menuju Kamar untuk packing baju-baju mereka ke dalam koper untuk check out dari hotel.


Vina sengaja tak mengabari Ayahnya, karena tak mau merepotkan Ayahnya. Setelah Check Out Vina dan Dave segera pergi menuju Minimarket untuk membeli beberapa Snack yang Vina inginkan sebagai Stock.


Setelah selesai belanja, Dave segera mengemudikan Mobil menuju Rumahnya untuk membawa beberapa pakaian seperti yang sudah di rencanakan sebelumnya.


■□■□■□■□■□


Hai readers...Jangan lupa


# Rate 5,


# Like,


#Comment,


#Jadikan bacaan Favoritmu dan juga


#Vote ya...


# Mari kita saling mendukung.


Lanjuuut.....