STORIES OF LIFE VINA

STORIES OF LIFE VINA
RESTU AYAH DAN MAK



Pagi hari Vina dan Mak sudah sibuk di dapur, hai ini Mak memasak Nasi Uduk kesukaan Vina.


"Mak, nanti kita menginap di rumah Ayah ya"? Ucap Vina memberi tahu sambil sibuk mencuci piring kotor bekas Sarapan.


"Memangnya kamu sudah bilang ke Ayah kamu Vin?" Tanya Mak yang sedang serius mengelap Meja makan.


"Udah atuh Mak, nanti Anak buah Ayah jemput ke sini. Oya...Nasi Uduknya masih ada sisa kan Mak, nanti kita bawa aja. Sayang kalau kebuang" Jawab Vina memberitahu.


"Ya udah Mak ngewadahin dulu Nasi Uduk sama lauknya ke Rantang ya, nanti dijemput jam berapa emang?" Ucap Mak kembali bertanya, sambil mengambil rantang di lemari perabot dapur.


"Kayanya jam 9 Mak, Sekarang kan masih jam Setengah Delapan Mak. Ya udah nanti kita nyiapin baju ganti." Ucap Vina menghampiri Mak membantu menuang lauk pauk ke dalam rantang.


"Ok deh, beres. Vina ke kamar duluan ya, mo nyiapin baju" Vina mencium pipi Maknya dan segera masuk kamar, di ikuti Mak yang juga masuk kamar untuk mempersiapkan baju buat ganti.


Tepat Pukul Sembilan, anak buah Ayah datang menjemput. Didalam mobil Vina duduk di belakang bersama Mak.


"Mas?" Tanya Vina


"Iya Non, apa anda butuh sesuatu?" Jawab Pria disamping supir memiringkan kepalanya, dengan ekor mata menatap Vina.


"Ngga sih, cuma mau tanya aja. Ngga bosan pake bajunya hitam melulu, apa jangan-jangan kalian ngga pernah ganti baju???" Ucap Vina bertanya dan menahan senyumnya.


"Vina, kamu apa-apa'an sih nanya nya kaya gitu. Mereka kan lagi bertugas, mungkin itu memang seragamnya." Ucap Mak menyelah.


"Betul Non, ini memang seragam kami." Ucap kembali pria tersebut.


"Maaf, oya boleh tau nama kalian kan? kamu namanya siapa, terus yang lagi nyetir juga siapa?" Tanya Vina kembali penasaran.


"Maaf Non, saya Jaka, dan yang sedang menyetir dia Bimo" Jawab Pria itu sedikit mengangguk.


"Oooh"~~~"kalian sudah lama bekerja sama Ayah?" Tanya Vina kembali.


"Sudah Non" Jawab mereka.


Vina mengangguk tanda mengerti dan mereka pun terdiam, hingga akhirnya sampai tujuan. Vina dan Mak segera masuk ke dalam rumah setelah diantar oleh penjaga rumah disana.


"Hallo sayang, apa kabar? bagaimana kamu sama Mak jadi menginap disini..." Tanya Pak Wisnu langsung menghampiri Vina dan memeluknya.


"Jadi Ayah, makanya Vina datang kesini juga." Jawab Vina


"Nih, Vina sama Mak juga sudah bawa pakaian ganti" Tunjuk Vina pada Travel Bag yang di bawa oleh Jaka.


"Ok Kalau begitu, kalian bisa istirahat dulu. Kalau kalian butuh apa-apa, kslian bisa sampaikan ke Jaka" Ucap Pak Wisnu, yang sudah tampil rapih dengan Jasnya.


"Memangnya Ayah mau kemana?" Tanya Vina


"Ayah ada perlu sebentar, Ayah ngga lama kok" Jawab Pak Wisnu mengusap rambut Vina dan segera berangkat.


"Mari saya antar Non'Vina dan Ibu ke kamar kalian."Ucap Jaka menundukkan kepala, dan segera berjalan di depan Vina dan Mak


"Oya nak Jaka, panggil saya Mak ya. Soalnya saya ngga terbiasa di panggil Ibu" Pinta Mak pada Jaka sambil berjalan.


"Maaf, baik Mak" Jawab Jaka mengiyakan.


Vina segera masuk ke kamar yang telah di tunjuk oleh Jaka, dan segera merebahkan tubuhnya di atas kasur Mpuk yang ada. Sama persis dengan kasur yang Vina tiduri, jika ke Rumah Ibunya.


***


Sedangkan Mak di kamar, sibuk melihat-lihat sekeliling kamar.


"Abah, andai saja kamu masih hidup. Kamu pasti bahagia, melihat Vina sudah bertemu dengan kedua Orang tua kandungnya. Dan Abah tau Mereka semua baik ke Vina dan Mak" Lirih Mak memandangi Foto Abah, yang selalu ia bawa di dalam tasnya.


***


Dikamar Vina.


"Kayanya aku telepon Dave deh" Gumam Vina segera mengeluarkan ponselnya.


Sebelum Vina menekan nama kontak Dave di layar Ponselnya. Dave sudah mendahului telepo Vina, tampak nama Dave memanggil di layar Ponsel Vina.


"Wa'alaikum salam, Vin kamu di mana?" Tanya Dave di telepon.


"Euh...aku di rumah Ayah, memangnya kenapa Dave?" Tanya Vina penasaran.


"Pantas aja ngga ada dirumah, gue sekarang lagi di depan rumah kamu bareng Mamah sama Papah" Jawab Dave memberitahu, menatap Ayahnya yang berada di sampingnya.


"Sorry, aku ngga tau kamu sama Orang tua kamu mau ke Rumah" Lirih Vina tak enak hati


"Gimana kalau kamu, ke sini aja?" Ajak Vina pada Dave.


"Memangnya boleh sama Ayah kamu Vin?" Tanya Dave penasaran.


"Emmh...Ntar aku yang ngomong sama Ayah deh...Ya udah aku telepon Ayah dulu, Assalamu'alaikum" Jawab Vina menjelaskan, segera menutup telepon.


"Wa'alaikum salam" Jawab Dave.


Turt...turth...Suara sambungan telepon ke Nomer ponsel Pak Wisnu.


"Iya Hallo sayang, apa kamu butuh sesuatu" Ucap Pak Wisnu di telepon.


"Maaf Vina ganggu Ayah, Vina cuma mau ngasih tau Kalau Dave bersama Mamah dan Papahnya mau datang ke Rumah. Ngga apa-apa kan Ayah?" Tanya Vina memberitahu.


"Lho kok, mendadak sekali?" Tanya Pak Wisnu penasaran.


"Ya sudah, ngga apa-apa. Tapi, kebetulan Ayah lagi meeting nih. Mudah-mudahan Ayah pulang cepat, kalau kamu butuh apa-apa ke Jaka saja. sudah dulu ya" Ucap Ayah mengizinkan, yang sedang mengadakan pertemuan bersama Kliennya di sebuah Restoran Khas Eropa miliknya.


"Ya sudah, terimakasih Ayah" Jawab Vina di telepon, segera menutup sambungan Telepon.


Vina memberi tahu Dave via Chat, bahwa Ayahnya mengizinkannya datang ke rumah. Lalu Vina bergegas menghubungi Jaka, karena akan ada tamu datang. Dan segera menuju kamar Mak, yang tepat berada di depan kamarnya.


Tok...tok..."Mak?" Tanya Vina Sambil mengetuk pintu. Dan pintu kamar pun segera di buka oleh Mak.


"Iya Vin, ada apa?" Tanya penasaran.


"Mak, sebentar lagi Dave sama kedua Orang tuanya datang ke sini." Jawab Vina memberi tahu.


"Emm...Mak mau kan nemenin Vina, nunggu di sofa Ruang tamu" Ajak Vina menggandeng tangan Mak.


"Iya....tunggu, Mak pake kerudung dulu yah" Ucap Mak segera mengenakan kerudungnya.


Tak lama kemudian, Vina dan Mak sudah duduk menunggu kedatangan Dave bersama Ibu Veronika dan Om Daniel. Hingga akhirnya Dave bersama kedua Orang tuanya tiba di Rumah Pak Wisnu.


"Hallo Vina, apa kabar sayang? kok kamu ngga pernah ke rumah sih..." Tanya Ibu Veronika memeluk Vina, dan mengusap rambut Vina.


"Maaf Bu, soalnya akhir-akhir ini Vina sibuk" Jawab Vina tersenyum.


"Oya Bu ~ Om silahkan duduk" Ucap Vina kembali, dan memandang Dave dengan senyum bahagia.


Tak selang berapa lama, setelah Vina dan Mak juga Dave dan kedua Orang tua Dave asyik mengobrol. Pak Wisnu datang dan segera bersalaman dengan Om Daniel, Ibu Veronika, juga Dave.


"Maaf, saya terlambat. Ngomong-ngomong ini ada acara apa yah, tumben kamu datang sama Orang tua kamu" Ucap Pak Wisnu kepada Dave dan Orang tuanya.


"Kamu Veronika, bagaimana kabarnya?" Tanya Pak Wisnu pada Ibu Veronika.


"Baik Wisnu, maaf kalau saya dan suami saya datang tiba-tiba" Jawab Ibu Veronika


"Jadi begini Pak Wisnu, kami datang ke sini karena kami memiliki niat untuk meminta Izin dari Mak dan Pak Wisnu" Ucap Pak Daniel menjelaskan.


"Oke, boleh di jelaskan maksud Izin di sini seperti apa ya?" Tanya Pak Wisnu tak mengerti.


"Begini Pak, saya mengajak Orang tua saya ke sini karena saya mau meminta Restu atas hubungan saya dan Vina. Dan saya bermaksud untuk melamar Vina dan meminta Izin untuk kita bertunangan" Jawab Dave mengutarakan niatnya.


Hai readers...Jangan lupa Rate 5, Like, Comment, Jadikan bacaan Favoritmu dan juga Votenya ya...Mari kita saling mendukung para Author.


Lanjuuut.....