STORIES OF LIFE VINA

STORIES OF LIFE VINA
MENCARI JEJAK



Setelah sadar, Vina di putuskan untuk di rawat di Rumah sakit. Kondisinya memang tidak terlalu parah, tetapi yang di khawatirkan adalah kondisi Janin di dalam kandungannya.


"Vina sayang, kamu makan dulu yah?" Pinta Ibu Cinta berusaha menyuapkan makanan ke mulut Vina, karena dari semenjak sadar Vina tak mau makan sama sekali.


Vina tetap tak bergeming, hatinya merasa sakit, kacau dan tak menentu menyalahkan dirinya sendiri. Andai saja kemarin dia di kawal oleh Jaka dan Bimo, mungkin kini Dave ada bersamanya.


"Hiks...hiks, Ibu tolong temukan Dave Bu." Lirih Vina memohon pada Ibunya.


"Sabar sayang, Ibu dan Ayah juga Mertua kamu sedang berusaha mencari Suami kamu kok" Jawab Ibu Cinta menenangkan Putrinya.


"Kamu, harus mau makan. Ingat Janin di kandungan kamu butuh Nutrisi makanan untuk perkembangannya" Ibu Cinta memberi nasihat.


"Iya sayang, Mak juga membantu doa untuk kamu juga keselamatan suami kamu. Kamu ngga boleh egois, sampai menyiksa janin kamu" Ucap Mak ikut menasihati.


"Tapi Mak, kenapa semua ini terjadi? Vina dan Dave punya salah apa? sampai kita harus berpisah dengan cara ini, hiks...hiks." Lirih Vina kembali dengan air mata menetes di pipi.


"Permisi..." Ucap Dokter Vincent masuk ke dalam Ruang perawatan Vina.


"Iya Dok" Jawab Ibu Cinta menoleh ke arah pintu.


"Maaf, saya periksa Ibu Vina dulu ya" Pinta Dokter Vincent segera meneriksa Vina. Lalu membawa Vina menggunaksn Kursi Roda untuk di lakukan USG.


...****************...


Di Rumah Pak Wisnu, Jaka dan beberapa anak Buah Pak Wisnu yang lain sedang memberi laporan terkait kecelakaan yang menimpa Vina dan Dave.


Mereka mencari hasil Rekaman Cctv di area lokasi kejadian, dan menggali beberapa informasi dari beberapa saksi. Dan mereka menelusuri Mobil putih yang membawa Dave, tetapi hasil yang di dapat adalah Mobil tersebut merupakan mobil sewaan yang sengaja di sewa oleh pelaku.


"Siaal! Kalian bisa kerja ngga...Hah?" Seru Pak Wisnu meneriaki Anak buahnya.


"Ma..maaf Tuan, kami kehilangan jejak pelaku. Kami akan coba mencari kembali informasi, mengenai hilangnya Tuan Dave" Jawab Bondan yang merupakan Asisten kepercayaan Pribadi Pak Wisnu.


"Kamu Jaka dan Bimo, kenapa kalian tidak mengawal Vina kemarin?" Tanya kembali Pak Wisnu dengan tatapan tajam dan menarik kerah Jaka, yang sudah Pak Wisnu percaya untuk selalu mengawal Vina.


"Maaf Tuan, Non Vina dan Tuan Dave meminta kami untuk tak mengawal. Karena bilang hanya ke kantor sebentar dan akan pergi ke Dokter" Jawab Jaka menunduk.


"Bodoh!" Gertak Pak Wisnu mendorong keras tubuh Jaka hingga terjatuh.


"Kalian hanya boleh mendengar perintahku terkait pengawalan pada Vina, apa kalian PAHAM!" Emosi Pak Wisnu meledak-ledak memarahi para pengawal Vina.


"Paham Tuan" Jawab Mereka serentak.


"Bondan, saya harap kamu bisa mencari jejak Dave berada" Pinta Pak Wisnu pada Bondan.


"Baik Tuan, saya akan usahakan" Jawab Bondan berusaha tenang.


"Jaka...Bimo, kalian kembali ke Rumah Sakit. Ketatkan pengawalan tambah kembali anak buah kalian, untuk menjaga Vina" Perintah Pak Wisnu pada Jaka.


"Ba...baik Tuan, kami undur diri." Jawab Jaka dan Bimo serentak melangkahkan kakinya mundur ke belakang dengan kepala tetap menunduk.


...****************...


Jauh di sana, di negara Wales. Negara yang berada di kawasan Inggris Raya, tepatnya di kota Cardiff yang merupakan ibukota dari Negara Wales.


Wanita yang membawa Dave pergi dari Negara Indonesia. Masih bertahan untuk tetap merawat Dave yang masih tak sadarkan diri, di salah satu rumah sakit besar di sana dengan nama yang telah di samarkan dengan nama David.


Kepala Dave penuh dengan Perban karena tindakan operasi di kepalanya, demi keselamatan nyawanya. Meskipun memiliki efek samping Dave akan mengalami lupa ingatan permanen atau sementara.


"Sayang...kamu harus kuat, susah payah aku bawa kamu ke sini. Bukan untuk melihat kamu mati di sini" Ucap wanita pembawa Dave sambil memegangi tangan Dave.


Dave hanya terpejam, tanpa bereaksi apapun.


"Kenapa kamu begitu tampan sayang, aku sudah suka kamu semenjak kita bertemu di rumah kamu dulu." Ucap wanita tadi teringat pertemuan pertama bersama Dave.


...****************...


Di Rumah sakit tempat Vina di rawat, akhirnya mau makan. Karena penjelasan Dokter Vincent mengenai keadaan Janin yang membutuhkan suplai makanan dari ibunya.


Dan Pak Wisnu datang mengunjungi Vina, setelah merasa cukup memberi arahan kepada seluruh anak buahnya.


"Bagaimana keadaan kamu sayang, Ayah harap kamu harus tetap semangat. Demi anak yang sekarang kamu kandung, Ayah akan terus berusaha mencari keberadaan suami kamu" Tanya Ayah serta menjelaskan panjang lebar.


"Iya Ayah, Vina akan selalu kuat demi anak Vina Yah" Jawab Vina berusaha tersenyum.


"Baguslah kalau begitu" Pak Wisnu mengusap rambut Vina.


"Oya Vin, Ibu pulang dulu yah...Kasihan Kenzo di rumah sendiri" Ibu Cinta pamit kepada Vina.


"Iya bu, terimakasih"


...****************...


Setelah beberapa hari Dave di rawat di Rumah sakit, akhirnya Dave tersadar dari keadaannya.


"Ah...akhirnya kamu sadar sayang" Ucap Wanita itu senang.


"Dimana saya? dan siapa kamu?" Tanya Dave lemas.


"Kamu di rumah sakit sayang, sebentar saya panggil Dokter dulu yah" Jawabnya dan segera berlalu memanggil Dokter.


Selesai Dave di periksa Wanita tersebut berbincang dengan bahasa Wales, yang tak dapat Dave mengerti. Jika terdapat bahasa inggris di sana, sulit untuk Dave pahami karena terdapat perbedaan pengucapan kosakata antara bahasa Inggris Welas dan Bahasa Inggris pada umumnya.


Wanita tersebut berdiskusi bahwa meminta melakukan yang terbaik demi keselamatan dan kesehatan nyawa Dave, yang ia akui sebagai tunangannya kepada Dokter.


...****************...


Dikediaman Orang tua Dave, Ibu Veronika terus menangisi nasib anaknya Dave yang sampai saat ini masih juga belum di ketemukan.


"Mas, bagaimana keadaan Dave anak kita sekarang? aku takut terjadi apa-apa sama dia Mas" Bu Veronika berucap lirih dengan nada kesedihan yang mendalam kepada Suaminya Pak Daniel.


"Sabar sayang, kamu harus yakin Dave baik-baik saja. Kita harus tetap berdoa dan berusaha mencari Dave. Mudah-mudahan Dave dalam keadaan baik-baik saja" Ucap Pak Daniel menenangkan Istrinya.


"Saya merasa Dave tidak memiliki musuh atau masalah dengan orang lain, siapa yang sudah berani menculik Dave seperti ini. Kenapa harus Dave, apa yang di inginkan wanita itu" Seru Ibu Veronika mengingat penjelasan Pak Wisnu bahwa yang menculik Dave adalah seorang wanita dan di bantu oleh orang-orang yang sampai saat ini belum di temukan.


Pak Daniel memutar otaknya dalam-dalam berusaha mengingat kembali, cerita-cerita Dave tentang beberapa wanita yang berusaha menggodanya. Semua wanita yang di curigai sudah di interogasi oleh Pak Wisnu juga Pak Daniel termasuk Marsha, tetapi hasil yang di dapat nihil . Kini harapan mereka tertuju pada Suster Sandra yang juga menghilang tak dapat di temukan oleh mereka.


■□■□■□■□■□


Hai readers...Jangan lupa


# Rate 5,


# Like,


#Comment,


#Jadikan bacaan Favoritmu dan juga


#Vote ya...


💖Mari kita saling mendukung.💖👍


Lanjuuut.....