Shanum Hanania

Shanum Hanania
Terima kasih dan maaf



Aku ngga tau harus ngomong apa. Novel ini sebenarnya udah terpikir dari lama, dan aku udah niat banget mau buat si Arga ini jadi sosok yang humoris seperti karakter dia di novel novel sebelumnya. Tapi aku ngga tau kenapa, waktu aku merilis novel ini, otak aku tiba tiba blank. Aku seakan ngga bisa balikin sosok yang humoris itu kedalam karakter Arga di novel ini


Bahkan aku sempat beberapa kali tuh hampir nangis, karena ide aku bener bener abis. Cerita aku buntu, dan bingung mau ngelanjutinnya gimana. Sampai akhirnya, aku mutusin buat terusin aja novel ini walaupun mungkin sangat tidak memuaskan buat pembaca maupun aku sendiri.


Tapi apapun itu, terima kasih atas dukungan kalian semuanya, dan mohon do'a 'nya supaya ke depannya tulisan aku bisa jauh lebih baik lagi. Salam sayang semuanya, tabik pun. Sekian...