Problematic Handsome

Problematic Handsome
7



Sebulan yang lalu musisi dan juga aktris terkenal Hera Kusuma datang kesekolah Renbie , dia sedang mencari patner untuk mengisi salah satu lagu yang akan di bawakan saat konser nya nanti ,dia ingin seorang siswa atau siswi yang berbakat yang bisa mengiringi nya bernyanyi dengan piano dan sekolah dengan senang hati menyambut keinginan nya itu setiap kelas mengirimkan perwakilan nya dan kelas nya mengirim Bie menjadi perwakilan ,sang wali kelas yakin dengan bakat luar biasa yang di miliki Bie dan dia juga optimis Bie akan di pilih nanti , awalnya semua lancar bahkan Bie di puji habis-habisan karna memainkan piano dengan sangat bagus ,tapi semua berbeda sejak dia tau Bie bisu tak bisa bicara ,dia kemudian menyuruh Bie kembali dan memilih Mina anak kepala sekolah yang kemampuannya jauh di bawah Bie ,Bie kecewa menangis ,dia mengutuk dirinya sendiri karna bisu padahal itu impiannya bisa bermain dengan Hera Kusuma yang sangat di idolakan nya .


Dan hari itu saat Bie sudah merasa lebih baik, dan Sean menjadi obat untuk semua rasa tak percaya dirinya dia patah hati lagi .


"Kenalin Mih ini temen Sean Renbie ,Bie ini Mamih Sean ,Mih Renbie sangat jago bermain piano Mamih pasti suka sama dia "


Sean adalah putra dari Hera Kusuma ,sungguh Renbie tak pernah menyangka kenapa nasib nya bisa semalang ini ,dia sudah jelas tau Mamih nya Sean tak akan pernah menyukainya .


"Mamih udah kenal sama Bie iya kan Bie "


Bie mengangguk ,dia terus menunduk sejak tau Mamih nya Sean siapa .


"Sean ayo kita pulang "


"Mamih duluan aja Sean masih mau di sini "


"Sean ayo "


Mamih nya menyeret Sean paksa ,dan Bie tau dia tak mungkin bisa bersama Sean ,


Sean sangat aneh dengan Mamihnya yang bersikap seperi itu .


"Mamih gak suka Sean deket sama gadis itu "


"kenapa Bie baik dan juga cantik dia juga pintar "


"Sean sayang kamu taukan Bie bisu, nanti dia menyusahkan mu "


"Mamih jahat , bukan nya Mamih selalu nyuruh sean berteman sama siapapun tapi kenapa sama Bie seperti itu "


Sean tak menjawab lagi ocehan Mamihnya , dia langsung menggunakan headset menutup telinganya dengan mendengarkan musik ,Mamihnya geleng-geleng kepala dan fokus menyetir karna sopirnya harus membawa mobil Sean .


Kai baru saja sampai rumah ,Chandra yang mengantar nya meski arah rumah mereka berlawanan Kai memaksa nya dia tak mau mengeluarkan uang untuk taksi ,


"Mak kai lapar Mamak masak apa "


Teriak Kai dari luar ,Kai tak tau ada seseorang yang duduk dengan Mamak nya di ruang tamu ,dia seorang gadis dan sepertinya mahasiswi .


"Kaisar sini duduk dulu "


Kai duduk di hadapan gadis itu ,dia cantik berkacamata dan setelah Kai duduk dia terus melihat nya ,Mamak nya menjelaskan bahwa gadis itu bernama Gisela mahasiswa yang sangat pintar, dia tutor yang akan mengajari Kai sehabis pulang sekolah ,Kai memandangi Mamak nya dan gadis itu bergantian dia kira akan mendapat tutor profesional Kai sedikit senang dia mungkin bisa menggoda tutornya dan mengajaknya bolos .


"Kamu makan dulu setelah itu belajar sama nak Gisela "


"Iya mak "


Kai segera makan dan mandi kemudian tutor itu sudah berada di kamrnya yang luas dia membawa papan tulis dan meja kecil untuk Kai dan juga dia membawa tongkat kecil dari rotan panjang yang Kai penasaran apa gunanya ,pertama Gisela melihat semua isi buku catatan Kai dia sangat kaget melihat buku catan Kai yang isinya gambar semua dia tak menulis di sekolah dan malah menggambar ,dia akui gambar Kai sangat bagus tapi bukan itu guna nya buku catatan .


"Kai kenapa buku catatan mu isinya banyak gambar sepeti ini ? "


"Aku malas nyatat kak ,"


"Terus bagai mana kamu bisa ujian "


"Gampang banyak yang bantu dan kaka tau ada juga yang jual lembar kunci jawaban aku kan tinggal beli "


"PPLLLAAAKKKKKKKKKK"


rotan itu menyambar meja di depan Kai ,dia sangat kaget hampir saja itu mengenai tangan nya , gisela mendekati Kai dan menatapnya tajam .


"Gak semua bisa di beli dengan uang , kita butuh otak yang pintar untuk melawan orang sepert mu Kai ,masih banyak orang yang tak seberuntung mu "


"Buka buku paket ini halaman 7 coba kerjakan saya ingin tau sampai mana kemampuan mu "


Kai membuka buku itu dengan tangan sedikit gemetar ,itu berisi seratus soal campuran yang bahkan tulisan nya saja tak kai mengerti Kai memandang tutor itu dengan tatapan memelas tapi itu tak mempan padanya dia bukan gadis biasa .


Malam itu Chandra dan teman band nya akan mengadakan latihan di studio yang mereka sewa tak jauh dari sekolah ,dia sudah siap-siap akan berangkat .


"Chan kamu mau kemana ?"


Sialnya Ayahnya memergoki nya jika dia tau Chandra akan main band dia pasti akan di marahi habis-habisan ,dia terpaksa melakukan ini.


"Chan mau jalan sama Soya yah "


Dia terpaksa berbohong agar Ayahnya mengizinkan.


"Hmmm yasudah hati-hati jangan kemalaman pulang nya sampaikan salam Ayah ke om "


Rencananya berhasil dia langsung gerak cepat menuju tempat parkir tapi kesialan nya berlanjut .


"Chan kamu kata Ayah mau jalan sama Soya ,ibu titip ini untuk Mamih nya "


Dan terpaksa Chandra datang kerumah Soya memberikan bingkisan yang Ibunya titipkan yang entah apa isi nya ,bahkan Ibunya menelpon Mamih nya Soya memastikan paketnya sampai dan memberi tahu nya Cahndra akan mengajak Soya jalan ,Chandra mengusap wajahnya kasar .


"Kak Chandra mau ngajak aku kemana ? ,"


Wajah ceria Soya dengan senyum nya langsung menyambut kebohongan yang tadinya di rencanakan Chandra dan terpaksa Chandra mengajak soya ke tempat latihan .


"Sebenarnya gue bohong mau ngajak loe jalan ,gue ada latiha band dan Ayah gak akan ngizinin jadi terpaksa ngebohong ngajak loe jalan "


Soya sebenarnya kecewa ini sebuah kebohongan buat Chandra tapi dia tetap tersenyum dia tak masalah asalkan bersama Chandra


"Jangan bilang gue maen band "


"Iya tenang aja asal kak chan teraktir aku es krim "


"Gampang "


Akhirnya merka tiba di studio itu ,sudah ada beberpa orang menunggu kedatangan Chandra dan juga ada Wendy di sana ,saat bertemu mereka wajah Chandra langsung berubah manis tak seperti saat dengan Soya ,tapi Soya dengan senyum nya bisa mengatasi semuanya .


"Siapa dia chan pacar loe ?"


 


Tanya salah satu teman band nya.


"Apaan sih loe bukan "


"Ngaku aja kali ,terus kenapa loe bawa cewek cantik kesini "


"Udah udah kata Chan kan bukan berarti buakn ,Iya kan siapa nama kamu "


Wendi menyodorkan tangannya untuk bersalaman ,dan kemudian Soya terima .


"Aku Soya tunangan nya kak Chandra "


Seketika suasana menjadi hening ,lalu semua orang tertawa mereka pikir soya sedang bercanda kemudian mereka mulai menyetel alat musik nya masing -masing .


GISELA