Problematic Handsome

Problematic Handsome
26



"CHANDRA WIJAYA dan WENDY RIANA ,SMA BINTANG silahkan masuk  "


Akhirnya giliran mereka Wendy mengepalkan tangan nya berdoa sebelum masuk, Chandra yang melihat hanya memejamkan matanya dia juga berdoa dalam hati ,di hadapan mereka berjajar empat orang juri penilai mereka adalah dosen dan ada juga penyanyi terkenal yang telah sukses dan lulusan kampus ini ,Chandra dan Wendy mulai dengan memperkenalkan diri mereka .


"Jadi ini lagu ciptaan kamu ?"


Penyanyi terkenal itu bertanya saat chandra menjelaskan sedikit tentang lagu yang akan mereka bawakan.


"Benar judul nya go away, go away  "


"Saya tidak sabar ingin mendengar ,ayo mulai "


Chandra mulai memetik gitarnya suara kelasik dari petikan gitarnya sangat merdu .


(wendy)


Jangan pergi jauh ketika hujan turun ,tolong peluk aku ,tetap di sisiku tanpa mengatakan apapun ,


Jangan menangis bahkan dalam bayangan di mimpiku ,di setiap saat selamanya .


(chandra)


Seperti bunga di padang pasir ,ya aku tak bisa menggoyangkan angin sekalipun ,


Aku tak ingin menangis aku tak bohong malam ini ,aku bisa mencoba di sisimu bersinarlah melalui musim yang berlalu ,hidup ini singkat,


Kau satu satunya perlindungan dalam perang ,membuatku beristirahat seperti pohon yang mendinginkan matahari .


(wendy)


Jangan pergi jauh dalam mimpiku ,tak ada lagi masa depan yang buruk ,jangan menangis,


Bawa aku di pelukan mu dengan mata cerah ini ,sekarang aku tak sedih atau merasa sakit ,


Aku baik-baik saja meskipun berada di awan gelap itu semua demi dirimu ,aku tak apa-apa .


(chandra)


Aku takut sendiri ,malam ini kesepian ,aku menderita kesepian ,kamu tak sendirian kamu tak sendirian .


Aku akan selalu di sisimu ,setiap kali aku bernafas aku akan berada di belakang mu,aku akan melindungi mu .


(wendy chandra )


Jangan pergi jauh ketika hujan turun ,tetap di siaiku tanpa mengatakan apapun ,jangan menangis bahkan dalam bayangan di mimpiku,di setiap saat selamanya


(wendy )


Tolong jangan pergi seperti angi


Tolong datang lah seperti ombak .


Semua juri bertepuk tangan saat bagian lagu terakhir selesai di nyanyikan, iringan gitar akustik dan suara merdu mereka sangat merdu apalagi lagu yang di bawakan sangat enak di dengar dan puitis bahkan peserta lain yang melihat pun terpukau dengan penampilan mereka.


"Bagus bagus sekali saya suka ,wahh saya tak mengira anak baru lulus SMA bisa sangat berbakat membuat lagu seindah ini "


Puji penyanyi terkenal itu.


"Suara kalian juga sangat merdu dan berharmonisasi sempurna ,mudah-mudahn tes tulis kalian bagus ya "


Salah satu dosen di sana juga memberi pujian untuk mereka berdua ,senyum Chandra mengembang dia senang bakat nya di hargai ,mereka keluar ruangan dengan wajah ceria ,hari sudah sore bahkan mereka belum makan dari siang karna terlalu tegang dan fokus latihan Chandra mengajak Wendy makan di restoran paporitnya ,tak butuh waktu lama setelah beberapa menit berkendara dengan scooter mereka sampai di restauran seafood .


"Gue teraktir loe makan apapun di sini "


Suasana hati Chandra sedang baik hari itu ,tapi Wendy hanya pesan mie seafood biasa bukan hidangan mewah dan mahal .


"Kenapa cuma pesan itu "


"Aku harus makan buru-buru habis ini aku harus kerja part time Chan "


Chandra bengong sejak kapan Wendy kerja.


Setelelah ujian selesai Wendy melamar kerja di cafe kakanya bie dia kerja di sana part time ,penghasilan yang tak seberapa tapi itu bisa membantu hidup nya selama kuliah nanti dia tak mau membebani orangtua nya yang bukan orang berkecukupan ,Chandra yang sedang makan sashimi langsung terdiam dia juga harus mulai mandiri resiko yang akan dia hadapi masuk sekolah seni sangat lah tidak main-main mungkin dia akan di usir dari rumah .


"Wen di sana masih ada lowongan gak ?"


"Buat siapa "


"Buat gue "


"Uhukkkkkkk"


Wendy sampai tersedak saking kagetnya ,bagai mana mungkin seorang chandra anak konglomerat mau kerja part time sepertinya ,apa dia bercana.


"Gue beneran ,orang tua gue gak akan setuju gue kuliah musik mungkin gue akan di usir dan di coret dari kartu keluarga "


Wendy makin kaget apakah keluarganya sekejam itu dia sudah lama mengenal Chandra tapi tak pernah tau apa-apa ,Wendy menghembuakan napas kasar dia tak tega melihat muka memelas Chandra .


"Aku akan tanyakan dulu ,tapi kalau bukan di cafe yang sama dengan ku gak apa-apa kan "


Chandra mengangguk senang dia bahkan menggengam tangan Wendy.


"Makasih ya loe banyak bantu gue Wen "


Membuat wajahnya bersemu merah dia bahagia bisa berguna bagi Chandra ,apakah dia masih punya kesempatan .


Kai tak melepas genggaman tangan nya pada Gisela dari masuk mall sampai mereka mendapatkan barang yang di cari Kai dia tak  mau melepaskan genggaman nya ,kai sangat bahagia dia sudah pacaran dengan beberapa wanita tapi kali ini berbeda Gisela tak sama dengan mantan pacarnya dulu, perasaan yang Kai rasakan saat ini benar-benar tulus menyukai gisela bukan hanya karna dia cantik Gisela adalah satu-satunya wanita yang bisa merubah Kai,dia juga lebih bahagia dari sebelumnya Gisela memberi aura positif di hidupnya ,bahkan dia sudah tak pernah clubing lagi .


Hari sudah sore Gisela mulai menepuk-nepuk kakinya yang sudah pegal dia juga lapar Kai melihat itu kemudian membawanya ke sebuah restauran cepat saji ,menyuruh Gisela duduk kemudian dia memesan makanan sendiri ,Gisela memandangi punggung Kai yang menjadi pacar nya sekarang, ini seprti mimpi dia tak tau perasaan apa yang ada di hatinya yang jelas dia bahagia .


"Ini kak ,makasih ya udah nemenin Kai "


Gisela mengagguk kemudian menyeruput minuman di depan nya ,Kai terus memandangi nya membuat nya salah tingkah .


"Uhukk uhukkk ,kenapa kamu liatin aku terus ikh "


Kai tertawa dia senang menjahili Gisela ,kemudian mengambil tisu di depan nya membersihkan bibir Gisela yang belepotan .


Sejujurnya Gisela selalu merasa canggung dengan perlakuan manis Kai dia belum terbiasa Kai adalah pacar pertamanya bahkan wajahnya langsung memerah jika jarak wajah Kai dengan nya sedekat ini .


"Gemesin banget sih pacar nya kai "


Wajah gisela tambah merah.


"Jangan bicara seperti itu k


Kai aku geli dengernya "


"Haha sayang "


"Apa !"


"Aku akan panggil kaka sayang mulai sekarang "


Gisela melotot bukannya dia tak suka hanya saja itu sangat canggung buat nya .


"Jangan paggil begitu ,panggil saja Gisel atau kaka seperi biasa Kai aku malu "


Kai mencubit pipi Gisela dia sungguh sangat gemas melihat tingkah nya padahal Gisela dua tahun lebih tua tapi jika sudah seperti ini dia seperti bayi di mata Kai .


"Baik kaka gisel sayang "


"Kai "


"Haha"


(Ost Dr, romantic 2 chanyeol & punch go away go away )