Problematic Handsome

Problematic Handsome
33



Sudah dua hari Chandra bekerja di cafe ini sejauh ini semuanya berjalan lancar dia tak merasakan kesulitan yang berarti dia bukan anak manja yang cepat menyerah ,tugasnya adalah sebagai permausaji mengantarkan semua pesanan yang pelanggan inginkan, bahkan kadang dia juga membantu bagian dapur ketika jam sibuk ,meneger sangat puas dengan kinerjanya ,Chandra bukan hanya tampan tapi dia juga bisa di andalkan ,banyak pelanggan baru datang sejak Chandra bekerja di sana apalagi saat jam pulang sekolah cafe akan kebanjiran pesanan ,Chandra dengan sabar melayani mereka bahkan tak jarang ada yang memotretnya dan minta nomor ponselnya tentu saja dia tolak karna itu privasi miliknya ,jam istirahat tiba saatnya dia melepas sebentar penat dan meluruskan kakinya yang pegal karna berdiri seharian .


"Ini ,minum lah "


Wendy datang dan memberinya es americano.


"Makasih wen "


Chandra menyeruputnya perlahan Wendy juga memberinya beberapa roti ,tentu saja mereka bebas mengambil makanan dan minuman yang ada di sana untuk makan siang ,tiba-tiba Chandra menghembuskan nafas beratnya sambil menengadah memandang langit cerah dengan matahari yang terik ,ini belum apa-apa bagai mana jadinya jika Ayahnya tau dia tak ikut tes masuk ke universitas yang dia suruh nya ,kemudian tau dia lolos masuk universitas seni dan musik dengan jalur beasiswa ,pengumuman nya baru keluar tadi pagi bukan nya dia tak senang hanya saja dia harus siap dengan konsekuensi yang harus di dapat nya nanti .


"Kenapa Chan ada masalah "


Wendy tau Chandra sedang banyak pikiran ,wajahnya sangat lesu ,Chandra hanya tersenyum masam membalas pertanyaan Wendy dia tak tau harus berkata apa.


"Setiap jalan yang kita pilih mempunyai resikonya masing-masing meskipun kamu memilih jalan termudah sekalipun ,yang penting ikuti kata hatimu jangan buat dirimu menyesal Chan "


Wendy benar semua pilihan yang ada di hadapan nya punya resiko masing-masing jika dia memilih jalan yang di tentukan ayah nya dia akan selamanya hidup di bawah kebutuhan ayah nya dan menjadi alat ke egoisan nya , ini jalan hidupnya sesusah apapun nanti setidaknya dia bisa menjadi dirinya sendiri .


"Makasih Wend elo emang temen yang baik gue banyak hutang budi sama loe "


Teman ? ,ya dirinya tak lebih dari itu chandra sudah membuat garis untuk nya ,apa selama ini dia pamrih menolong Chandra apa selama ini dia terlalu berharap padanya ,kenapa dia bodoh dengan terus berharap ,Wendy hanya bisa tersenyum dia merasa bodoh dan jahat karna merasa tak tulus membantu Cahndra selama ini .


Soya sedang menikmati makan siang nya di kantin ketika beberapa teman-teman nya heboh menghampirinya kemudian memperlihatkan sebuah foto di ponsel mereka ,awalnya Soya tampak tak peduli.


"Liat dulu ini siapa ,wahh gue gak percaya sama sekali awalnya gue kira ini editan "


Akhirnya soya melihat foto itu dengan serius dan betapa terkejutnya dia melihat foto Chandra yang sedang bekerja di cafe ,soya tak percaya sama sekali mungkin Chandra sedang membantu teman di cafe nya atau ada alasan lain ,bagai mana bisa dia bekerja paruh waktu apa Ayah nya bangkrut mana mungkin ,Soya tak berkedip dia kaget dan juga bingung .


"Ini di cafe mana ?"


Soya memutuskan untuk melihatnya sendiri setelah pulang sekolah nanti .


SUAMIKU TERNYATA MANTAN ANAK TIRI DARI ANAK KU YANG TERTUKAR


Sambil memakan setoples besar keripik singkong, kai ketawa ketiwi dia sudah seperti orang kuarang waras dia sudah di sana dari bangun tidur tanpa mandi bahkan cuci muka ,Mamak yang melihat anak nakalnya bersikap aneh mulai khawatir ,sejak meninggalkan acara malam pertunangan Kian dan Gisela dia menjadi sangat aneh ,kemarin Mamak memergokinya sedang murung di taman belakang dia bahkan berbicara dengan ikan-ikan peliharaan Bapak nya ,lalu sore nya entah ada angin apa dia turun ke kebon belakang membantu Kipli memanen singkong ,Kai bahkan tak pernah menginjakan kakinya di kebun sebelumnya ,Mamakny khawatir dan kini di lihatnya Kai yang sedang tertawa terbahak-bahak padahal yang di tonton nya sinetron yang menyedihkan ,Mamak sadar ada yang salah dengan anak bungsu nya tapi dia belum sadar tentang perasaan Kai pada Gisela, Mamak dan Bapak nya tak tau mereka sedang menjalani hubungan dan Kai sangat mencintai wanita yang kini menjadi tunangan kakanya itu.


"Kak sedang apa ,mamak khawatir kai akhir-akhir ini sudah seperti orang lain Mamak takut dia sedang stres ,pulang lah sebentar dan mengobrol dengan nya "


Hatinya hancur perasaan yang baru di bangun nya seolah di hancurkan begitu saja ,dia tak bisa menang melawan Kian bahkan setelah kejadian malam itu tak ada sepatah katapun yang Gisela utarakan padanya, Kai bahkan semalaman tak tidur dan hanya melihat layar ponselnya seperti orang gila ,berharap setidaknya dia mengirimi nya pesan .


Soya masuk cafe itu ragu-ragu apa benar Chandra bekerja di sana ,kemudian dia duduk di kursi kosong ,cafe itu sangat ramai dan kebanyakan pelanggan wanita di sana ,Soya celingukan mencari keberadaan Chandra di sana hingga seseorang datang menanyakan makanan apa yang akan di pesan nya ,Soya berbalik dan menengadah itu Chandra dia tampak terkejut melihat Soya berada di cafe itu .


"Elo ngapain ke sini ? "


Soya masih kaget dia menutup mulutnya yang ternganga.


"Jadi kaka benar kerja di sini "


Chandra menyeret nya keluar dia tak mau menjadi pusat perhatian karna mengobrol dengan Soya ,


"Dari mana loe tau gue kerja di sini ?"


"Dari internet banyak foto kaka tersebar ,kenapa kaka kerja di sini apa kaka ada masalah kalau ada kaka bisa cerita sama Soya siapa tau Soya bisa bantu "


Chandra mendengus kemudian mengusap mukanya kasar dia.


"Loe sebaiknya pulang "


"Aku gak akan pulang sebelum kaka jelasin semuanya "


Soya memang keras kepala ,sebagai tunangan nya sudah menjadi keharusan dia tau masalah apa yang di hadapi Chandra .