
Lagi-lagi seorang pria misterius berkacamata hitam, memakai masker dan topi sedang menunggu di luar apartemen. Pria itu terlihat memperhatikan orang yang masuk dan keluar dari apartemen tersebut. Ditangannya terdapat sebuah kamera, mendandakan sebuah gambar ingin dia ambil dari kamera yang dia pegang.
Tidak lama setelah itu seorang wanita baru saja turun dari lantai atas apartemen, ia berjalan santai tidak tahu ada seorang pria misterius yang mengintainya.
"Itu dia," pria itu langsung memotret wanita itu dari kejauhan. "Aku mendapat kan mu kali ini."
Merasa diperhatikan wanita itu menoleh ke belakang, sudah tidak terlihat pria yang sedari tadi memperhatikan nya.
"Apa perasaan ku saja? Seperti nya tadi ada seseorang yang terus menatap ku."
******
Hari ini Angela bertemu dengan beberapa orang dari majalah JBeauty membahas kontrak kerjasama mereka yang akan datang.
"Kau memang super star Angela, kami sangat senang bisa terus bekerjasama dengan mu. Banyak permintaan konsumen menginginkan mu terus tampil di halaman depan majalah, itu karena kau banyak digemari khalayak," salah satu staf majalah JBeauty memuji Angela.
"Aku jadi malu jika kau memuji ku berlebihan Miss Janeeta," Angela tersenyum tersipu malu.
Seorang pria dari sudut ruangan tersebut berlari mengarah mereka.
"Gawat, gawat ... lihat ini." pria itu memperlihatkan sebuah majalah pada Angela dan beberapa staf JBeauty di ruangan tersebut.
"Apa ini? Kenapa kau bawakan majalah tetangga sebelah, hanya mengotori perusahaan kita saja," ujar salah satu staf itu.
"Kalian lihat dulu, jangan langsung bicara. Lihat ini majalah StarGirl memuat sebuah berita topik panas," pria itu langsung membuka halaman majalah yang dia tunjukkan.
"Pasti hanya topik mengenai Tuan Alex dan nona Catherine, aku tahu itu. Sudahlah mereka kan hanya bisa memberikan berita seputar gosip saja, tidak ada untungnya untuk kita," wanita yang merupakan Miss Janeeta itu langsung melibaskan majalah dari pesaing mereka yaitu StarGirl.
"Hei, bukan begitu. Kali ini mereka mendapatkan sesuatu yang banyak memikat orang, lihat salah satu paparazi StarGirl berhasil memotret wanita yang katanya selingkuhan Tuan Alex pemilik perusahaan IS Grup."
Seketika mereka benar melihat isi majalah yang katanya berhasil memotret wanita selingkuhan Alex.
"What? ni sungguhan, aku tidak menyangka mereka benar-benar niat ingin mengetahui siapa wanita itu. Tapi ternyata mereka benar membuktikan nya."
Wanita dalam foto tersebut memang tidak memperlihatkan wajahnya, tapi foto itu benar membuktikan bahwa Alex sedang bersama seorang wanita. Bahkan foto itu menunjukkan rentetan kejadian yang dilakukan oleh wanita itu dan Alex, dari saat Alex sedang di klub sampai wanita itu pulang dari apartemen Alex paginya.
Angela secara spontan menutup mulutnya dengan kedua tangannya, kini dirinya tahu saat kemarin dia bersama Alex sudah ada orang yang memperhatikan nya dari jauh.
Itukan diriku? Hah, mereka benar-benar sudah gila rela mengikuti ku dan Alex sehari semalam hanya untuk sebuah berita.
Dalam judul berita tersebut tertulis "TOP Model ternama bersama CEO IS Grup".
"Jika benar mereka mengetahui siapa wanita tersebut, tapi kenapa mereka tidak memberitahu siapa wanita itu pada publik atau misal sebuah inisial, benar kan?"
"Hmm, benar juga. Jika benar StarGirl menginginkan sebuah popularitas bukankah lebih baik mereka langsung katakan saja pada publik," ujar salah satu wanita yang merupakan bagian penyuntingan berita di JBeauty.
"Justru karena popularitas lah mereka tidak beri tahu siapa wanita itu, kalian pikir saja dengan berita yang hanya menampilkan foto saja dalam satu edisi bisa langsung di serbu apalagi jika edisi majalah mereka berikutnya terus membahas berita ini, ya pastinya mereka banyak mendapat untung. Kalian tahu sendiri kan StarGirl itu sangat licik," Miss Janeeta memberi pendapat nya.
"Benar juga aku yakin selagi bisa mengangkat topik ini terus-menerus, mereka pasti akan mendapatkan banyak keuntungan," seru pria yang berlari dan membawa majalah tadi.
"Bagaimana pendapat mu Angela? Kau selaku publik figur dan TOP Model ternama juga akan berpikir begitu?" tanya salah satu staf.
"Aku sependapat dengan kalian," jawab Angela singkat, meski dia tahu dirinya lah yang akan menjadi berita besar tersebut kedepannya.
"Tunggu Miss, apa JBeauty juga tidak mau turut andil mengenai berita ini. Kita bisa saja melebihi StarGirl kalau kita mau?" tanya anak buah dari Miss Janeeta. Angela sedikit terkejut mendengar usulan tersebut.
"Untuk apa membahas berita itu terus-menerus, lagian toh fokus kita bukan hanya untuk memberitakan sebuah gosip. Ingat tujuan JBeauty sesungguhnya adalah memberikan sebuah informasi yang bermanfaat untuk semua orang bukan untuk mencari berita yang itu-itu saja, lagian JBeauty sudah terkenal dengan Image nya sebagai majalah trend mode masa kini dan kalian ingin membahas masalah itu? Hello dunia kalian terlalu sempit," penjelasan Miss Janeeta sangatlah tegas, dia adalah orang yang sangat kompeten dalam sebuah pekerjaan.
Semua orang dalam ruangan tersebut akhirnya bubar, termasuk Angela.
Angela tiba-tiba dihadang oleh tangan seseorang, dia adalah Miss Janeeta yang Angela pikir sudah pergi dari tadi.
"Miss? Aku kira kau sudah pergi, kenapa kau menghadang ku?" tanya Angela.
Miss Janeeta membawa Angela ke ruangannya.
"Angela apakah itu kau?" sebuah pertanyaan intens ditujukan kepada Angela.
"Maksud nya?" ujar Angela bingung.
"Ayolah Angela, aku sudah mengenal mu sejak lama. Mana mungkin aku tidak mengatahui mu walau hanya dari belakang saja."
Angela mengerti bahwa wanita yang ada dihadapannya kini mengetahui, bahwa dialah yang ada di berita tersebut.
"Oh, mengenai itu. Iya itu benar aku."
"OMG, ternyata dugaan ku tepat. Bahkan kau mengakui hal itu di depanku dengan santai, apa kau tidak takut aku memberitakan hal tersebut?"
"Untuk apa takut, kau sendiri yang bilang tadi 'Untuk apa membahas berita itu terus-menerus', " Angela menirukan suara Miss Janeeta saat diruangan tadi bersama para staf lainnya.
"Kau ini, pantas saja Flo selalu bingung menghadapi mu. Kepercayaan diri mu dan keberanian mu sudah melebihi level dewa," ucap Miss Janeeta.
"Ayolah Miss, kau sudah lama mengenal ku aku juga sudah menganggap mu sebagai kakak perempuan ku," wajah Angela seolah imut agar Miss Janeeta tidak memarahi nya.
"Aiss, kalau bukan aku juga sudah menganggap mu adik pasti sudah aku cincang kau Angela," ujar Miss Janeeta. "Aku tidak habis pikir kenapa kau bisa melakukan hal sekotor itu, yang aku tahu Angela tidak pernah menginginkan seorang pria secara berlebihan."
Mendengar kalimat dari Miss Janeeta membuat Angela menghela napasnya, kini dia mempersiapkan diri untuk menceritakan segalanya pada wanita itu.
"APA? Jadi semua ini salah Catherine? Dia benar-benar wanita rubah, wah aku salah mengira mengenai dirinya selama ini," Miss Janeeta tampak terkejut mendengar penjelasan Angela. "Tapi kau yakin melakukan hal ini?"
"Kau sama saja dengan Flo, selalu bertanya tentang apa aku yakin atau tidak." ujar Angela.
"Angela mungkin aku bisa mempercayai mu, tapi beberapa orang di JBeauty juga gila. Mereka mungkin juga akan memojokkan mu, tapi melihat dirimu aku yakin semua yang kau pikirkan itu akan berhasil, lagipula kau juga punya nyonya Stella dia pasti mendukung mu."
"Tenang saja, mengenai StarGirl aku yakin saat ini paparazi mereka juga sedang mengikuti ku kemanapun aku pergi. Tidak apa-apa karena inilah yang aku inginkan."
Angela keluar dari gedung JBeauty, senyum nya tetap terpancar di wajahnya. Sekarang dia tahu ada beberapa orang yang sengaja mengejar nya, maka dari itu dengan memasang kepercayaan diri yang lebih kuat, hal itu bisa memperkukuh siapa dirinya yang sesungguhnya.
Hai paparazi ayo kejar aku! - Angela.
******
Bersambung...