My Sexy Boss

My Sexy Boss
Kecelakaan.



"Apaa!!" Papa Daniel berteriak membuat semua orang yang ada di ruangan itu terkejut.


"Baik lah saya akan ke sana." Setelah itu panggilan pun terputus.


"Ada apa Mas?" Tanya Mama Daniel


"Daniel mengalami kecelakaanan." Jawab nya dengan menundukkan kepala nya.


"Apaa?!!" Semua orang terkejut saat mendengar apa yang di kata kan oleh Papa Daniel.


"Papa pasti boong kan? Mas Daniel gak mungkin kecelakaan." Sanggah Dinda dengan menggeleng kan kepala nya tidak percaya.


"Ini benar nak, tadi kata anak buah Papa, Daniel sudah di bawa ke rumah sakit pelita." Balas Papa Daniel.


"Ya sudah tunggu apa lagi, kita harus langsung ke sana." Ucap Mama Daniel.


Setelah mendapat kabar bahwa Daniel mengalami kecelakaan, semua keluarga langsung bergegas menuju rumah sakit di mana tempat Daniel kini di rawat.


Sejak tadi Dinda tak henti henti nya menagis karena merasa takut akan terjadi sesuatu pada suami nya itu. Bibi dan Mama Daniel sudah mencoba menenangkan nya pun merasa kewalahan karena Dinda sama sekali tidak mengurangi tangisan nya.


"Sayang sudah lah, kita berdoa saja semoga Daniel baik baik saja." Ucap Mama Daniel kesekian kali nya.


"Aku takut terjadi apa apa sama Mas Daniel Ma." Jawab Dinda masih dengan tangisan nya.


"Daniel anak kuat, pasti tidak akan terjadi apa apa." Ucap Papa Daniel yang juga ikut menenangkan menantu nya itu.


"Sudah lah nak jangan menangis terus, kasihan Al dari tadi liatin Mommy nya nangis terus." Ucap Bibi nya.


Dinda pun langsung menghentikan tangisan nya saat mendengar ucapan sang bibi yang telah merawat nya dari kecil.


Dinda menoleh ke arah kiri dan melihat anak nya sedang menatap nya dengan tatapan polos nya, seketika Dinda sadar kalau di sisi nya ada Al dan dia sangat bersalah karena tidak menyadari kalau ada anak nya, karena sibuk menangis.


"Al biar sama Dinda aja bi." Ucap Dinda sambil mengambil Al dari gendongan bibi nya.


Tak terasa mobil yang membawa mereka kini sampai di rumah sakit pelita, mereka pun turun dan bergegas menuju ruang VIP karena Daniel sudah di pindah kan kesana. Luka yang di alami nya hanya luka ringan karena tabrakan nya tidak terlalu parah, Daniel pun hanya sempat pingsan sebentar dan kembali sadar saat sudah berada di rumah sakit.


Sesampai nya di sana, mereka langsung masuk dan mendapati Daniel yang sedang berbaring di ranjang rumah sakit dengan luka luka di tubuh nya.


"Mas." Petik Dinda sambil berlari menuju suami nya dengan menggendong anak nya.


"Sayang jangan lari lari, kamu lagi bawa baby Al." Peringat Daniel pada istri nya.


"Hehehe, aku terlalu khawatir sama kamu Mas. " Ucap Dinda sambil tertawa kecil.


Sedangkan Daniel dan yang lain hanya menggeleng kan kepala mereka saja saat melihat kelakuan Dinda.


"Bagaimana keadaan mu Son?" Tanya Papa Daniel berjalan ke arah sang anak.


"Baik, ini hanya kecelakaan kecil. Jadi kalian jangan khawatir." Jawab Daniel dengan tenang.


"Apa luka nya sakit Mas?" Tanya Dinda dengan polos, membuat semua orang yang ada di sana tersenyum mendengar nya.


"Luka nya tidak akan sakit kalau kamu cium." Jawab Daniel dengan jahil.


"Mulai bucin nya." Ledek Bibi Dinda dan Mama Daniel.


Sedang kan Dinda hanya bisa menyembunyi kan wajah merah merona nya di bahu sang suami. Daniel sendiri yang melihat itu menjadi gemas dan dengan sengaja dia mencium bibir istri nya di depan anak dan semua orang yang ada di sana.


Cup.


"Mas!!"


"Daniel!!"


Semua orang berteriak kaget saat melihat adegan live di depan mereka, sedang kan yang sudah melakukan adegan live nya hanya mengangkat bahu nya dengan acuh. Dia sama sekali tidak merasa bersalah sedikit pun dengan apa yang terjadi tadi.