My Sexy Boss

My Sexy Boss
Olahraga siang.



Matahari semakin naik ke tengah tengah langit, Sepasang suami istri membuka mata nya karena sinar nya yang panas mengganggu tidur siang mereka.


" Apa kamu ke panasan sayang ?" Tanya daniel dengan lembut.


" Iya Mas, Sebaik nya kita bangun saja." Ucap dinda dengan duduk dan bersandar pada ding ding kamar.


" Kenapa? Apa kamu mengingin kan sesuatu ?" Tanya daniel yang juga ikut bersandar seperti dinda.


" Tidak mas, sekarang aku sudah merasa puas tidur." Ucap dinda.


" Baik lah, sekarang kamu mau apa ?" Tanya daniel dengan mengelus perut istri nya.


" Gak mau apa apa mas " Ucap dinda dengan menggeleng kan kepala nya.


" Mau main kuda kudaan ?" Tanya daniel dengan wajah mesum nya.


" Mas " Rengek dinda dengan wajah yang memerah lantaran malu. Sedang kan daniel langsung tergelak melihat istri nya yang masih saja malu saat membahas urusan ranjang.


" Mau gak ?" Tanya daniel dengan jahil nya.


Dinda pun dengan malu malu mengangguk kan kelapa pertanda menyetujui ajakan suami nya. Daniel yang melihat istri nya mengangguk pun langsung melancar kan aksi nya.


Tak lama kemudian di dalam kamar tamu itu terdengar suara erangan dan ******* yang bersahutan.


Setelah satu jam lama nya akhir nya daniel mengakhiri permainan nya, karena dia takut kalau bermain terlalu lama akan terjadi sesuatu pada janin nya.


" Capek ?" Tanya daniel sambil menghapus keringat yang ada di pelipis dan kening istri nya, sedang kan dinda hanya mengangguk dengan lemah, tenaga nya sudah terkuras habis karena olahraga siang nya.


" Padahal kamu cuma diem aja." Ledek deniel dan di hadiahi pukulan oleh dinda.


" Baby nya gak apa apa kan ?" Tanya daniel dengan mengelus perut polos istri nya.


" Gak apa apa, malahan baby nya seneng karna udah di jengukin sama daddy nya." Jawab dinda membuat daniel tertawa.


" Baby nya yang seneng atau mommy nya ?" Goda daniel.


" Dua dua nya." Balas dinda sambil menyembunyi kan wajah nya di dada bidang polos suami nya. Sedang kan daniel kembali tertawa mendengar jawaban istri nya.


" Mau tidur lagi hmm ?" Tanya daniel dengan setia mengelus perut istri nya.


" Enggak, capek tidur mulu." Ucap dinda.


" Ya udah kita main lagi yuk " Ajak daniel dengan jahil nya.


Daniel pun lagi lagi di buat tertawa lagi dengan kelakuan istri nya yang lucu itu. Daniel juga memutus kan untuk tidur lagi bersama istri nya, tanpa membersih kan bekas percintaan mereka.


Jam sudah menunjuk angka lima sore.


Pasangan suami istri itu masih berada di bawah selimut dengan tubuh polos mereka.


Tiba tiba suara ketukan pintu membuat salah satu dari mereka terbangun dari tidur nya.


Tok...Tok...Tok...


" Niel " Teriakan yang begitu familiar di telinga daniel.


Daniel pun bergegas memakai pakaian nya kembali, lalu melangkah menuju pintu dan membuka nya.


" Mama, kapan Mama datang ?" Tanya daniel kepada Mama nya yang sedang berdiri di hadapan nya dengan tatapan tajam nya.


" Kau sampai tidak menyadari kalau Mama sudah dari siang ada di sini " Jawab Mama nya dengan suara ketus.


" Mama dari siang ?" Tanya daniel dengan raut wajah terkejut.


" Iya, kamu dan dinda terlalu asik main kuda kudaan sampai sampai suara kalian mengalah kan suara Mama." Ucap Mama masih dengan suara ketus nya.


Sedang kan daniel menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, dia tidak tau kalau Mama nya akan ke rumah nya dan dia juga tidak menyadari kalau kamar yang akan mereka tempati belum terpasang kedap suara nya. Kalau dia menyadari kalau kamar tersebut belum ada kedap suara nya, dia pasti akan membawa dinda ke kamar nya dulu untuk melakukan hubungan badan.


" Kenapa kau bodoh sekali." Ucap Mama nya sambil memukuli tubuh anak nya.


" Aduh Ma ampun, aku tidak tau kalau di kamar itu belum terpasang kedap suara." Ucap daniel dengan menghindari serangan Mama nya.


" Di mana dinda ?" Tanya Mama nya saat sudah puas memukuli anak nya.


" Dia lagi tidur Ma, jangan di ganggu." Jawab daniel.


" Mana Mama cuma mau liat aja." Ucap Mama sambil menerobos masuk, tapi di cegah oleh daniel karena dinda masih belum memakai pakaian sama sekali.


" Ma jangan, Dinda lagi istirahat." Ucap daniel sambil menutup kembali kamar nya karena tadi terbuka oleh Mama nya.


" Kamu sih bikin dinda capek aja." Sungut Mama nya sambil melangkah meninggal kan daniel yang di depan pintu kamar.


" Mama bar bar banget sih." Gumam daniel lalu masuk ke dalam kamar nya kembali.


Jangan lupa vote, like, komen dan juga giftnya.