My Possessive Boyfriend

My Possessive Boyfriend
Episode 12 - Penjelasan



⚠ Episode ini mengandung


muatan dewasa ⚠


Clarissa yang sudah


siap dengan 2 kopernya segera bergegas mengambil cardigan di lemarinya.


Jonathan hanya


menggelengkan kepalanya


karena Clarissa membawa 2 koper. Padahal mereka hanya beberapa


hari kembali ke


Indonesia.


Jonathan yang sedari


tadi sudah memasukkan


kopernya terlebih dahulu di


bagasi mobilnya menunggu


Clarissa keluar dari


kamarnya.


Clarissa yang lengkap


dengan balutan kaus polos


berwarna putih dan celana


jeans juga tidak lupa memakai cardigan dengan warna


biru senada dengan


celana jeansnya.


Rambutnya yang


berwarna coklat terang


dibiarkan tergerai.


Clarissa keluar dari


kamarnya membawa 2


koper yang berukuran


lumayan besar. Jonathan


dengan sigap mengambil


alih koper yang dibawa


oleh Clarissa


* * * * *


Jonathan dan Clarissa


sedang berada di lift yang


menuju ke basement


apartement.


Sesampainya mereka


di basement, Clarissa terlebih


dahulu memasuki mobil dan Jonathan sedang memasukkan


koper Clarissa ke bagasi


mobil.


Selama di perjalanan menuju bandara tidak ada percakapan.


Matahari telah terbenam dan digantikan oleh cahaya rembulan.


Butuh waktu 30 menit


menuju Boston Logan International Airport.


Sesampainya mereka di bandara, Jonathan membawa 2 koper dan Clarissa 1 koper.


Mereka tidak butuh waktu


lama memasuki pesawat karena mereka menggunakan Jet pribadi milik Watson Group.


Setelah mereka memasuki


Jet, keheningan masih berlanjut. Hanya terdengar suara mesin Jet.


Jonathan berinisiatif untuk memecahkan


kaheningan.


“Kamu ingin makan


Clarissa?” ucap Jonathan


dengan sedikit canggung


“Hmm” gumam


Clarissa


“Kenapa Clarissa belakangan


ini menjauhiku?Ada apa


dengannya?” monolog


Jonathan


“Kamu ingin makan apa?”


tanya Jonathan


“Tidak, aku ingin


memakan snack yang aku


beli” ucap Clarissa seraya


mengambil paper bag yang


berisikan beberapa


snack


Jonathan hanya menggaruk tenguknya


yang tidak gatal.


Ia hanya heran dengan sikap


Clarissa yang berbeda dari


biasanya.


Clarissa hanya memakan


snack dengan mendengarkan


musik menggunakan


earphone


Karena rasa penasaran


Jonathan, ia memberanikan diri menanyakan langsung kepada Clarissa


“Kamu marah sama aku?”


ucap Jonathan sembarang yang terlintas di kepalanya


“Hmm” gumam Clarissa


dengan mulut yang penuh


keripik kentang


Jonathan hanya


mengerutkan keningnya


tidak tahu letak


kesalahannya.


“Kamu... Pernah berciuman dengan...”


ucap Clarissa tidak melanjutkan


ucapannya


“Berciuman? Dengan


siapa?” ucap Jonathan


heran


“Ellie.”


Jonathan berusaha


mengingat ‘Ellie’ yang


dimaksud oleh Clarissa


Flash Back


Jonathan mendapatkan


tugas dari dosennya untuk mengerjakan tugas


dengan berkelompok.


Kelompok Jonathan terdiri


dari 4 orang. Kelompok


tersebut beranggotakan Jonathan, Samuel, Justin, dan Ellie.


Ellie sendiri yang satu-satunya perempuan di kelompok


Jonathan.


Setelah mereka menyelesaikan


tugas, Ellie mengajak mereka


untuk bersantai di Caffe.


Jonathan menolak ajakan


Ellie karena langit mulai gelap


“Joe, kamu ikut kita ‘kan


buat break sebentar di Caffe?”


tanya Ellie


“Maaf, gue gak bisa ikut.


Sebentar lagi akan hujan


juga gue harus jaga Clarissa”


ucap Jonathan menolak karena mengingat Clarissa sedah memaskakkan makanan di apartementnya


“Sebentar aja”


ucap Ellie


“Kalo lu gak ada, gak asik


Joe” ucap Justin


Jonathan dengan pasrah


mengangguk tanda menyetujui permintaan temannya


Setelah pesanan mereka


datang, Jonathan segera


meminum minumannya dengan cepat karena ingin segera


bertemu Clarissa.


Tapi tidak lama setelah Jonathan meminum minumannya, ia merasakan pusing.


“Gue ke toilet sebentar”


ucap Jonathan seraya memegang kepalanya yang berdenyut


Ellie hanya menyeringai


“Lu gak apa-apa ‘kan Joe?”


ucap Samuel memastikan


“I’m fine.” ucap Jonathan


bergegas menuju toilet


Tidak lama setelah


Jonathan pergi, Ellie


beralasan ke toilet karena ingin merapikan rambutnya


Samuel dan Justin hanya


menangguk dan tidak merasa


curiga tethadap Ellie


Ellie segera bergegas ke toilet memastikan Jonathan. Karena toilet pria sedang sepi, Ellie segera menghampiri Jonathan.


Terlihat Jonathan terengah-engah dengan napas yang memburu segera mengunci pergerakan Ellie. Ellie hanya tersenyum penuh kemenangan.


Dengan cepat Jonathan


mendudukkan Ellie di atas


wastafel.


Bibir mereka bertaut


panas, ciuman yang semakin


dalam. Hingga baju Ellie yang sudah


terbuka atasnya.


Mereka masih berciuman


penuh gairah. Jonathan terus meremas bagian-bagian tubuh Ellie. Di tengah-tengah hal tersebut,


ponsel Jonathan membuyarkan ciuman panas mereka. Dengan


cepat Jonathan mengambil ponselnya di saku. Terlihat di layar ponsel Jonathan Clarissa menelfon.


Jonathan segera tersadar.


Ia segera menjauhi Ellie


dengan baju yang berantakan. Dengan cepat Ellie menahan Jonathan. Tetapi Jonathan


mendorong Ellie hingga


terjatuh.


Flash Back End


Jonathan menceritakan


semuanya tanpa terlewatkan


kepada Clarissa. Clarissa yang mendengar penjelasan Jonathan hanya terkejut.


Clarissa yang terbakar


cemburu hanya diam.


Jonathan yang mengetahui


Clarissa cemburu hanya


tersenyum. Menurutnya


saat Clarissa cemburu,


wajahnya menjadi


sangat imut.


Clarissa yang terus


menggerutu dan mengerucutkan bibirnya membuat Jonathan sangat ingin menciumnya


“Kamu cemburu?”


ucap Jonathan menggoda


Clarissa


“Mau nyobain ciuman


di pesawat?” ucap Jonathan


terkekeh


Clarissa yang mendengar


hanya terbelak kaget dengan perkataan Jonathan


Memang selama mereka


menjalin hubungan mereka


belum pernah ‘Kissing’ dan hanya sebatas bergandengan.


Dengan cepat Jonathan


meraih tenguk Clarissa dan menciumnya dalam. Tidak ada gairah, hanya ciuman penuh


kasih sayang


Clarissa yang gugup


dengan perbuatan Jonathan tidak menolak perbuatan Jonathan.


Setelah ciuman mereka


selelai, Clarissa menutup


wajahnya yang merona dengan


kedua tangannya.


Jonathan hanya tersenyum


melihat wajah Clarissa yang


memerah.


“Jadi setelah kejadian itu


kamu gak pulang, kamu tidur


dimana semalaman?”


ucap Clarissa


“Ibu negara mulai deh


mode introgasinya”


monolog Jonathan


“Numpang tidur di


apartement Michael. Tapi


gak ada Rachel kok!” ucap


Jonathan seraya menggarukkan


tenguknya yang tidak gatal


Clarissa hanya membuang


napasnya lega, tapi, kenapa


Michael tidak memberi tahu hal


sepenting ini?


“Chael gak bilang


sama aku” ucap


Clarissa


“Aku yang minta agar


dia gak bilang sama kamu


babe” ucap Jonathan


...To Be Continued...


Maaf baru up T^T


Happy New Year teman-teman :)