My Possessive Boyfriend

My Possessive Boyfriend
Episode 9 - Bolos



Dipagi yang cerah, matahari telah


bersinar terang dibalik tirai yang menutupi cahayanya.


Seorang gadis yang terusik dari alam mimpinya pun terbangun.


Jam weker sudah menunjukkan


jam 09.30


“Ehmh... Sekarang jam berapa?”


lenguh Clarissa sambil


berusaha menggapai jam wekernya.


Clarissa berusaha mengerjabkan matanya yang sangat lengket.


“Ah... Masih jam setengah sepuluh malam... Eh tunggu?! Jam setengah sepuluh


pagi?!” ucap Clarissa terkejut.


Sontak kepala pelayan di mansion datang.


“Ada apa non? Ada yang perlu saya bantu?” ucap kepala pelayan yang sudah


berkeriput di seluruh tubunya


“Emh... Kenapa alarm jam wekerku tidak berbunyi?” ucap Clarissa yang segera


turun dari ranjangnya


“Tadi Nyonya berkata non Clarissa


sedang demam. Maafkan saya tidak membangunkan non Clarissa”


Clarissa hanya mendesah pelan.


“Mum dimana?”


“Nyonya sedang pergi dengan Tuan Louis”


“Kau bisa pergi” ucap Clarissa


sambil mengambil ponselnya diatas nakas.


Di lockscreen ponselnya sudah banyak


pesan yang belum dibaca oleh Clarissa.


Clarissa dengan malas membaca pesan dari Viollet


[ Cie anak gadis gak masuk sekolah wkwk. Dicariin tuh sama bebebnya.


Kalo masalah catetan udah gue


catetin kok Cla. Awas lu besok harus


masuk! ] -Violletha Cantik


[ Eh Cla, tau gak, tadikan Fellicia


anak kelas sebelah ngedeketin kak Joe. Belom aja kena baku hantam sama Clarissa wkwk ] -Violletha Cantik


[ Tiati boss qu kalo buka akun sosial


media lu, pasti banyak chat para fans-fans


lu ngucapin gws. Eh yak, gws beb! ] -Violletha Cantik


“Apasih Vio ini” gumam Clarissa


sambil mengambil sisir di meja rias.


Ia segera menyisirkan rambutnya yang kusut sehabis bangun tidur.


Clarissa segera bergegas menuju


kamar mandinya. Setelah selesai mandi Clarissa langsung memilih baju berupa kaus big size di walk in closet.


Dengan rambut yang masih


basah Clarissa mengambil laptopnya.


Di atas nakas sudah terdapat sarapan Clarissa.


“Bubur? Emangnya aku sakit?”


gumam Clarissa dengan mengukur suhu tubuhnya yang sedikit tinggi dengan tangannya.


Dengan santainya Clarissa


membuka laptopnya.


Dikesempatan ‘Ngebolos’


dengan alasan sakit ini Clarissa tidak


ingin hanya berdiam diri. Ia akan menghabiskan waktu untuk menonton


drakor favoritenya.


Diam-diam Clarissa sudah


mengambil popcorn dan minuman bersoda di dapur.


Clarissa mengunci pintu


Karena merasa bosan, Clarissa


memutuskan untuk membaca novel.


Novel tersebut berjudul ‘My Possessive Boyfriend’ yang menceritakan pacarnya yang begitu possessif dalam menjalankan suatu hubungan.



Disuatu tempat, Viollet


dengan santainya melakukan presentasi


di depan kelasnya. Presentasi


Viollet berjalan lancar, tetapi Viollet


terlihat murung di raut wajahnya.


Viollet sangat bosan karena Clarissa


sedang ‘Bolos’. Viollet yakin Clarissa saat


ini sedang bermalas-malasan di atas ranjangnya sambil menonton drakor atau membaca novel kesukaannya.


Viollet segera mengambil


ponselnya yang berada di saku roknya.


Jam sudah menunjukkan angka


15.11 dengan tampilan lockscreen


wajah Seungwoo.


Dengan malas Viollet


mengetikkan pesan untuk Clarissa.


[ Woy Kebo! Pasti lu lagi asik


ngedrakor. Gue bosen nih lu gak ada ] -You (Violletha Cantik)


[ Jangan bilang lagi konser di


dalem kamar karena ruangannya kedap


suara -_- ] -You (Violletha Cantik)


Clarissa yang membaca


pesan dari Viollet hanya me-read


tanpa membalas pesan Viollet.


“Yeu sombhong amat tuh ye si Clarissa!


Tau gitu tadi gak bakal gue catetin” ucap Viollet kesal. Dengan cepat Viollet memasukkan semua buku-bukunya yang bertumpuk-tumpuk


di atas mejanya.


Bel pulang sudah berdering


Sebelum pulang Viollet


memfoto dirinya dengan tangan


yang memegang pipinya yang chubby dan salah satu matanya di tutup dengan caption ‘Akhirnya bel juga’. Ia memposting di story akun sosial medianya.


Saat Viollet baru menyelimpangkan


tas pada pundak kanannya dengan baju seragamnya sedikit berantakan, dia dipanggil oleh seseorang


“Vio tinggu!” teriak Sean yang tergesa-gesa sambil berlari


“Sean?” ucap Viollet yang


terkejut karena melihat penampilan


Sean yang acak-acakan. Bagaimana tidak acak-acakan, baju seragamnya yang putih tampak lusuh, dan rambut Sean yang bisasnya selalu rapi sudah tidak terbentuk.


“Hosh... Hosh... Hosh...” deru napas Sean yang terdengar


“Ada apa?” ucap Viollet


yang panik dengan Sean


“Daniel...”


“Daniel? Daniel kenapa?” ucap


Viollet yang sudah sangat penasaran


“Tiba-tiba Daniel datang dengan Reno dan Beni langsung pukul gue... Katanya... Gue yang buat Clarissa... Gak bisa deket sama cowok lain...” ucap Sean dengan napas yang tersengal-sengal


“Astaga, tu bocah emang udah gak waras apa gara-gara Clarissa? Sampe penampilan lu acak-acakan gini Sean” ucap Viollet yang sudah kehilangan kata-kata


...To Be Continued...


Rencananya aku bakal skip cerita ini sampai Clarissa dan Jonathan kuliah setelah Chapter ini. Di jamin bakal di luar pemikiran kalian setelah aku update chapter yang akan mendatang!


Tap likenya, tambahkan ke favorite kalian, beri rate, dan vote aku


Bye~