
“Clarissa!” sapa Rachel
seraya melambaikan tangan. Dibelakang Rachel terdapat Michael saudara kembar Rachel.
Rachel : Rachel adalah
teman dekat Clarissa dan
juga orang yang pertama kali berteman dengan Clarissa di Harvard University. Mereka sama-sama baru memasuki awal semester.
Michael : Saudara
kembar Rachel. Selalu mengikuti kemanapun Rachel pergi.
Michael dekat dengan
Jonathan.
“Hai Rachel, Michael”
sapa Clarissa
“Sama Joe lagi?” ucap
Michael terkekeh
“Sama siapa lagi?” ucap
Clarissa dengan mengangkat
kedua bahunya
“Cla, dicari Ellie tuh”
ucap Michael seraya memainkan game di ponselnya
“Ellie? Siapa Ellie?”
tanya Clarissa
“Setau gue sih dia senior
kita, dia senior yang terkenal karena tergila-gila sama
Jonathan” ucap Rachel
seraya meminum minuman
kaleng
“Mau temuin? Kita juga
bakal ikut” ucap Michael
Clarissa menaggukkan
kepalanya
Clarissa, Rachel, dan
Michael menyusuri koridor kampus. Mereka sekarang berada di taman belakang kampus.
Clarissa memberi isyarat
untuk Rachel dan Michael bersembuyi dibalik pohon yang berukuran lumayan besar
Di kursi taman terdapat
Ellie yang sedang duduk dan beberapa temannya
“Who is she?” ucap
teman Ellie seraya menunjuk Clarissa. Ellie mangikuti arah pandangan temannya
“Kalian bisa pergi
dari sini.” ucap Ellie
Saat beberapa teman
Ellie pergi, Clarissa mendatangi
Ellie
“Hai Ellie” sapa
Clarissa
Ellie hanya diam
menganggap remeh Clarissa, ia menganggap dirinya sebagai orang yang dipuja semua mahasiswa, ia juga telah mengetahui informasi
pribadi Clarissa
“Cih, mari to the point
saja. Jauhi Jonathan, atau kau
tau konsekuensinya” ucap Ellie
seraya memainkan
bolpointnya
“Maaf, hanya itu? Jika
tidak ada hal yang berkepentingan, saya pergi dulu”
ucap Clarissa sopan dan
akan pergi
“Jauhi Jonathan, *****!”
ucap Ellie
“*****? Aku saja
belum pernah melakukannya” monolog Clarissa
“Maaf, tolong jaga
kata-katamu.” ucap Clarissa
dengan tenang
“Aku bisa saja dengan
mudah menghancurkan keluarga
mu!” teriak Ellie
dengan emosi. Ellie
segera menunjukkan foto
dirinya sedang berciuman
dengan Jonathan?
Benarkah Jonathan?
Clarissa hanya
tersenyum pahit melihat
foto Ellie dengan Jonathan
“Coba saja kalau bisa”
ucap Clarissa berusaha
setenang mungkin seraya
berjalan menjauh
Rachel dan Michael
berjalan menghampiri
Clarissa
“Gila juga tuh si Ellie. Apa
dia gak tau keluarga lu Cla? Mana
ada yang berani sih kalau
selain Ellie?” ucap
Michael menggebu-
gebu
“Nyesel gue punya
saudara kaya lu Chael, lu cowok
tapi demen nge-gosip
astaga” ucap
Rachel
“Harusnya bangga
dong! Ganteng kayak
gini juga” ucap Michael tak
“Duh, kumat
lagi” monolog Clarissa
“Yuk masuk” ucap
Clarissa seraya berjalan
terlebih dahulu
“Lu sih, Clarissa jadi
ngambek lagi!” ucap Rachel menyalahkan Michael
“Kok gue lagi?!”
ucap Michael
“Duh gusti, gini amet
idup” monolog Clarissa
Kelaspun dimulai,
tak terasa jam kelas terakhir
Clarissa berakhir.
Clarissa segera
mengambil ponselnya.
Saat Clarissa menyalahkan
ponselnya, terdapat beberapa panggilan yang tak terjawab
dari Jonathan
Clarissa menelfon
balik Jonathan
“Halo? Kamu sudah
selesai?” suara di seberang
sana
“Ya,”
“Ada Michael atau
Rachel?” tanya di seberang
sana
“Mereka pulang lebih
dahulu” jawab Clarissa
“Baiklah, tunggu aku”
suara di seberang sana
seraya mematikan
panggilan
Saat Clarissa menunggu
Jonathan, Clarissa mendapatkan pesan dari Viollet
[ Clarissa, kangen ga sama
Viollet yang cantik ini? ] -Violletha Agatha
Selama Clarissa berada
di Amerika, Clarissa belum
bertemu Viollet dan Sean.
Viollet dan Sean berkuliah di
London, tepatnya di Oxford University.
[ Ngapain kangen sama
anak demen petakilan ] -Clarissa Addison
[ Iyadeh gitu
sekarang ] -Violletha
Agatha
Saat Clarissa ingin
membalas pesan Viollet,
Jonathan memanggil
Clarissa
“Clarissa,” ucap
Jonathan
Clarissa segera menaruh
ponselnya di saku celana. Clarissa berjalan di belakang
Jonathan
“Dimana Michael? Tadi
aku suruh dia tungguin kamu
dulu” ucap Jonathan
“Aku yang menyuruhnya
pergi duluan” ucap
Clarissa
“Setelah tiba di
apartement, segera bergegas merapikan barang-barang. Kita
akan ke Indonesia” ucap Jonathan seraya menggenggam
tangan Clarissa
Clarissa tersipu
malu. Clarissa teringat
dengan foto Ellie dengan
Jonathan yang sedang
berciuman
Clarissa segera menarik
tangannya dari genggaman
Jonathan
Jonathan hanya
mengerutkan keningnya
haran
“Ada apa dengan
Clarissa?” monolog
Jonathan
Setelah sampai di apartement, Clarissa memasuki terlebih dahulu tanpa berkata sepatah katapun kepada Jonathan. Dengan cepat Clarissa memasukkan
barang-barang yang ia
butuhkan ke dalam
koper miliknya.
Jonathan hanya
memperhatikan Clarissa dari
ambang pintu
...To Be Continued...
Visual :
Jonathan Immanuel Watson
Clarissa Stefanny Addison