
***
Aku dan Kia pun turun ke lantai satu untuk menuju Restoran yang Kia maksud.
"Enaknya kita makan apa yah.....?" ucap Kia.
"Kayaknya Aku mau salad deh....."timpal Ku.
"Uh kamu,sok diet banget....."
"Biarin.Ya gimana nanti juga,kalau ada yang menarik pasti Aku mau....."
Aku dan Kia pun langsung masuk ke dalam Restorannya.Pengunjung Restoranya tidak begitu penuh,hanya ada beberapa orang saja.
Aku dan Kia pun memilih untuk duduk di salah satu sudut yang dekat dengan jendela.Kata Kia supaya Aku sama dia bisa lihat pemandangan yangabda di luar.
Salah satu pelayan nya pun datang menghampiri kami dengan membawa buku menu.Perlahan Aku mulai membuka dan melihat-lihatnya.
"Nara,kamu mau pesan apa....?"tanya Kia.
"Kayaknya Aku mau chiken corndog blue deh...."
"Minuman nya....?" tanya nya kembali.
"Es lemonade....."
"Kalau saya pesan nasi goreng bebek,sama minumannya jus alpukat......"
Pelayan itu pun langsung pergi,setelah kami memesan makanannya.
"Beruntung yah,malam ini pengunjung Restorannya sedikit.Jadi,agak sedikit tenang...."ucap Kia.
"Iya.Cuma Aku masih teringat sama Hina dan Angga nih,mereka lagi ngapain yah....."
"Aduh.Biarkan aja mereka merenunginya terlebih dulu.Nanti juga kalau mereka sudah menemukan jawabannya,keluar sendiri....."timpal Kia.
"Harusnya kamu inget tuh sama kak Faiz...."lanjut Kia.
"Ya itu mah ingat terus lah Kia.Gimana sih....."
"Berarti sekarang di sana menjelang siang dong.....?"tutur Kia.
"Iya.Tapi kayaknya kak Faiz belum bangun deh,soalnya pas tadi sore dia baru mau tidur...."
"Katanya,besoknya dia nggak ada kuliah,alias libur...."lanjut Ku.
Setelah menunggu,sekitar 10 menit.Akhirnya pesanan kami berdua pun datang.Tampilannya sangat menggugah selera,Aku dan Kia pun langsung melahapnya.
"Kamu mau nyobain gak,ayamnya enak tahu...."
"Boleh deh...."timpal Kia langsung menyambar piring milik Ku.
"Um,iya enak.Nggak salah Aku ngajakin kamu makan di sini....."lanjutnya.
"Eh,bentar deh....."tiba-tiba Kia seolah melihat sesuatu yang menakutkan.
"Kenapa Kia....?"tanya Ku heran.
"Del,lihat coba ke arah sana.Itu tuh,cewek yang Aku maksud tadi......"tunjuk Kia.
"Cewek apa sih....?"tanya Ku sambil melihat ke arah yang Kia maksud.
"Itu cewek yang tengah duduk bersama Kevin....."
Ternyata tanpa Aku sadari,Kevin dan cewek yang tadi pernah bertemu dengan Ku berada di Restoran yang sama dengan Ku dan Kia.
"Oh....."ucap Ku seolah tidak peduli.
"Kamu bisa lihat kan? Dari penampilannya aja norak kayak gitu....."ucap Kia.
"Udah lah Kia.Lagian ngapain juga kita pusing-pusing merhatiin mereka berdua.Aku nggak mau cari masalah....."timpal Ku.
"Bener juga yah,ngapain Aku malah sibuk merhatian dia......"
Aku dan Kia pun kembali menikmati makanan yang kami.Sambil mengobrol beberapa hal yang buat Aku dan Kia tertawa senang.
Namun,tanpa Aku dan Kia sadari cewek yang tadi duduk dengan Kevin datang menghampiri kami berdua.
"Hai......"ucapnya sambil menatap ke arah kami berdua.
"Oh hai......"balas Kia.
"Maksud kalian apa yah,Aku perhatikan dari jauh kalian asik tertawa sambil melihat ke arah Ku....."ucap nya.
"Kalian lagi ngomongin Aku yah....?"tanya nya dengan nada sedikit meninggi.aa
"Alah......Jangan pura-pura tidak tahu yah.Aku tahu,Aku juga lihat tadi kalian berdua melihat ke arah Ku......"
"Maaf yah mba.Kayaknya mba salah paham,kami tidak sedang membicarakan anda yah.Lagian kami dari tadi hanya mengorol saja......"jawab Kia.
"Kia udah lah......"ucap Ku mencoba menenangkan Kia yang sudah tersulut emosi.
"Sebentar Nara.Cewek kayak gini tuh jangan di biarin,dia harus di kasih tahu biar sadar....."balas Kia sambil melihat ke arah teman wanita Kevin.
"Apa? Maksud kamu saya apa yah? Kok kamu bilang saya apa hah....?"timpal cewek itu tak kalah sangar.
"Iya kamu tuh,rese banget tahu nggak....."balas Kia.
"Kurang ajar kamu.Bilang Aku apa....?" bentaknya.
"Rese......"jawab Kia kembali.
Cewek itu pun hendak melayangkan tamparan ke arah Kia.Namun,Aku segera menepisnya dan langsung menahannya.
"Saya harap kamu bisa menjaga sikap kamu.Ini tempat umum......"
"Kami minta maaf kalau anda tersinggung dengan sikap kami.Tapi,kami berdua memang tidak ada maksud apa-apa....."lanjut Ku.
Cewek itu pun seolah tidak terima dengan apa yang Aku lakukan.Tangan yang satunya langsung menyiramkan minuman milik Kia ke wajah Ku.Sampai akhirnya Aku basah kuyup di buatnya.
"Ya ampun,Nara....."seru Kia.
"Heh,kamu jang sok alim deh.Aku tahu yah,kamu itu sedang ngedeketin Kevin kan?Jangan anggap Aku nggak tahu itu.Sok-soan baik lagi....."
"Heh,kalau punya mulut tuh di jaga yah....."tunjuk Kia.
"Kirana......"!seru Kevin dari kejauhan dengan nada yang cukup tinggi.
Kevin pun langsung berjalan ke arah dimana kami berada.
"Oh nama kamu Kirana,nama kamu cantik sih....."ucap Kia.
"Emang....."jawabnya penuh bangga.
"Tapi sayang,sikap kamu jelek....."lanjut Kia.
"Ih kurang ajar yah....."
"Kirana stop....."bentak Kevin.
"Kamu apa-apaan sih.Malah buat keributan di sini....?"lanjutnya.
"Mereka yang mulai duluan,Kevin.Aku nggak salah apa-apa....."ucapnya memelas.
"Kamu bisa lihat sendiri,Aku hanya sendirian.Sedangkan mereka berdua....."lanjutnya.
"Maksud kamu apa? Ngomong kayak gitu....."bentak Kia.
"Ya ampun Nara....."ucap Kevin melihat ke arah Ku.
"Kamu kok,bisa kayak gini? Apa yang terjadi....?"tanya nya.
"Tanyakan saja sama cewek yang ada di samping kamu...."timpal Kia.
"Kirana,apa yang kamu lakukan pada Nara? Sebenarnya kamu kenapa sih....?" ucap Kevin kesal.
"Aku nggak ngapa-ngapain Kevin,beneran.Lagian memang mereka berdua yang memulai duluan....."bantahnya.
"Benar-benar yah nih cewek,bikin Aku darah tinggi aja...."Kia masih tersulut emosi.
"Udah Kia.Sebaiknya kita pulang saja....."ajak Ku.
"Tapi.Nara,kalau di biarkan begitu aja.Cewek kayak dia tuh nggak bakal sadar dengan apa yang udah dia lakuin...."ucap Kia kekeh.
"Dan kamu Kevin.Tolong yah,di jaga cewek kamunya.Supaya tidak main labrak orang sembarangan....."lanjut Kia.
"T-t-tapi....."
"Udahlah Kia,ayo kita pulang....."ajak Ku kembali.
Aku pun langsung meraih tas Ku dan langsung berjalan menuju luar Restoran.Aku sudah berusaha menahan tangis Ku yang sudah hampir pecah.
Aku sudah tidak memperdulikan Kia yang berada jauh di belakang Ku.
Aku terus berlari ke arah depan dekat taman di Mall itu.Tiba-tiba saja telepon Ku berdering,tanpa melihat siapa yang meneleponnya Aku langsung mengankatnya.
"Halo sayang......"ucap kak Faiz.
Sontak saja,air mataku langsung mengalir deras dan menangis sejadi-jadinya tanpa menjawab seruak kak Faiz.