LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Episode 59



***


"Eh iya,itu Kia sama Hina....."sahut Ku.


Kak Faiz pun langsung memarkirkan motornya tepat di depan mereka berdua.


"Ya,Nara......"teriak Hina.


"Iya......."ucap Ku pelan.


"Kamu dari mana aja? Kita berdua nungguin kamu dari tadi di sini,ya ampun....."gerutunya kembali.


"Aku habis pergi nonton sama kak Faiz.Ya maaf,kan Aku nggak tahu kalau kalian mau ke sini......."timpal Ku.


"Iya juga sih......"tutur Kia.


"Kalian memangnya mau ngapain.....?"


"Itu,tadi kita berdua sudah mendengar ceritanya dari Angga.Jadi kita berdua,berniat untuk menginap di rumah kamu........"jelas Kia.


"Oh gitu.Ya ampun,baik banget sih kalian....."ucap Ku sambil memeluk Kia dan Hina.


"Ya sudah.Kalau gitu,kakak pamit yah....."ucap kak Faiz.


"Oh iya kak.Makasih ya,buat hari ini......"


"Iya sama-sama......"


"Hati-hati di jalan.Awas bawa motornya jangan ngebut......."lanjut Ku.


"Iya siap.Nanti kalau udah sampai,kakak kasih tahu......"ucapnya sambil menyalakan motornya.


Kak Faiz pun langsung pergi meninggalkan Aku dan kedua teman Ku.


"Kita masuk nggak nih....?"tanya Kia.


"Eh iya lupa....."ucap Ku sambil tersenyum.


Aku pun langsung membukakan gerbangnya dan langsung masuk.Setelah itu,kami bertiga langsung duduk di ruang tamu untuk bersantai.


"Eh enaknya ngemil apa yah?Kayak enak kalau kita bikin yang pedes dan berkuah....."tutur Hina.


"Apaan tuh....?"tanya Kia.


"Gimana kalau kita,bikin seblak.Bahan-bahannya ada kan Nara.....?"tanya Hina.


"Setuju......"timpal Kia.


"Kayaknya ada deh.Tapi,siapa yang masak......?"tanya Ku sambil melihat ke arah mereka berdua.


"Tentunya Kia dong......"timpal Hina.


"Yah kan,tetap aja ujung-ujungnya pasti gue...."tutur Kia pasrah.


Aku dan teman-teman Ku pun langsung menuju dapur untuk mempersiapkan bahan-bahan yang di butuhkan.


Aku bertugas untuk mengiris bahannya,sedangkan Hina dia bertugas untuk merebus ceker ayam untuk di jadikan topingnya nanti.Kia sendiri,dia tengah meracik bumbu seblak nya.


Setelah di rasa semuanya sudah siap,Kia pun langsung beraksi.Wangi dari kencur dan cabe nya sangat menyengat sekali masuk ke dalam hidung.


Satu persatu bahan yang sudah di iris dan pelangkap lainnya seperti,bakso,sosis dan ceker yang tadi Hina rebus di masukan.Tidak lupa juga terakhir sayurannya yang di masukan supaya lebih komplit kata Kia.


"Em......Wangi apa ini....?"tiba-tiba Angga datang dan mengagetkan kami bertiga.


"Ah......."teriak kami bertiga.


"Ih Angga.Kamu masuk nggak bilang-bilang....."ucap Hina.


"Iya nih,gimana kalau ini seblak nya tumpah tadi....."timpal Kia.


"Oh,kalian lagi buat Seblak.Aduh kebetulan banget,Aku lapar nih.Tahu aja kalian....."ucapnya sambil duduk di meja makan.


"Oh iya,nih Aku bawain cemilan buat kalian,ada martabak sama cemilan lainnya....."lanjutnya sambil menaruh beberapa kantong plastik di atas meja.


"Wah,memang yah Angga si paling pengertian...."ucap Ku sambil menghampirinya.


Aku pun langsung membuka satu per satu,kantong plastik yang dia bawa.


"Wah,ada cimol juga......"seru Ku.


"Eits.....Jangan dulu di makan.Kan seblak nya juga belum mateng,kalian nggak sabaran banget......"ucap Angga menghalangi Aku dan Hina.


"Iya deh iya......"timpal Ku.


"Eh,cobain deh.Kalau menurut Aku ini udah pas dan enak....."ucap Kia.


"Mana....?"ucap Ku menghampirinya.


Aku pun langsung meraih sendok di tangan Kia dan langsung meraihnya.


"Em,iya ini udah pas.Enak....."ucap Ku.


"Ya udah kalau gitu tolong siapin,wadah buat seblak nya......."


Aku pun langsung mencari wadah yang di maksud Kia dan setelah Aku menemukannya Kia langsung menaruhnya ke dalam wadah.Angga pun bertugas untuk memindahkannya ke atas meja makan,karena lumayan berat dan panas.


"Silahkan menikmati......"seru Hina.


Kami berempat pun berebut untuk mengambil nya.Dan setelah mendapatkan bagian kami masing-masing.Tanpa aba-aba kami langsung menyantapnya.Tidak ada suara apa pun yang keluar,karena saking enaknya masakan Kia hari ini.


"Gimana,enak kan.....?"tanya Kia.


"Enak banget,seger......"timpal Angga.


"Bener banget,apalagi ini di tambahin perasan jeruk nipis.Makin deh enaknya....."ucap Hina.


"Oh iya,jadi kalian berdua malam ini akan menemani Nara tidur di sini....?"tanya Angga.


"Iya dong......"sahut Hina.


"Syukur deh kalau gitu.Tapi,Aku nggak ikutan yah.Nanti yang ada di pikir sama tetangga Aku lagi ngapain di sini...."jelas Angga.


"Iya nggak apa-apa Angga....."timpal Ku.


"Oh iya,nanti kalau ada apa-apa kalian langsung hubungi Aku aja.Aku pasti siap siaga untuk menjaga kalian....."lanjutnya.


"Iya siap.Lagian di sini pasti aman juga kan....."timpal Kia.


"Takutnya,tahu sendiri kalian di sini cewek bertiga doang...."ucap Angga.


"Iya......."tutur kami bertiga bersamaan.


Setelah menghabiskan satu mangkuk seblak,Angga pun tidak lama kemudian langsung berpamitan kepada kami bertiga.Dan setelah kepergiannya kami bertiga langsung membereskan meja makan dan mencuci beberapa mangkuk bekas kami tadi.


Sebenarnya kami bertiga tidak langsung beristirahat,melainkan malah menonton film di kamar Ku.Kata Hina,sayang banget kalau momen seperti ini tidak kami manfaatkan sebaik mungkin.


Kami bertiga pun sesekali becanda dan bertukar cerita satu sama lain,sampai akhirnya satu persatu dari kami bertiga tumbang tertidur.


***


Pagi harinya,ternyata tinggal Aku dan Hina yang masih tidur di kamar.Aku pun langsung beranjak dari tidur Ku dan mencari keberadaan Kia.


Ternyata Kia tengah masak sarapan untuk kami bertiga.


"Kia......!"seru Ku.


"Ya ampun,kamu lagi ngapain? Aku nggak enak deh malah ngerepotin kamu......"lanjut Ku menghampirinya.


"Nggak apa-apa Nara,lagian kan Aku emang udah terbiasa kayak gini kalau di rumah.Apalagi tadi,Aku kebangun gara-gara Angga....."jelas Kia.


"Angga......?"tanya Ku heran.


"Iya,tadi pagi-pagi buta dia udah kesini.Tuh anaknya lagi tiduran di ruang tamu....."lanjut Kia sambil melihat ke arah yang di maksud.


Ternyata benar saja apa kata Kia.Di ruang tamu Angga tengah tertidur pulas dengan selimut kesayangannya.


"Ya ampun,itu selimut nggak pernah ketinggalan......"ucap Ku sambil tersenyum.


"Bener banget....."timpal Kia.


"Tadi,dia kesini tuh nganterin bahan-bahan makan buat kamu.Katanya di suruh mamahnya......"jelas Kia.


"Aku udah masukin ke dalam kulkas juga.Baik banget yah mamahnya Angga....."lanjut Kia.


"Iya,Aku jadi nggak enak malah ngerepotin banyak orang......"


"Ih nggak apa-apa Nara,lagian kita udah seperti saudara di sini.Udah sewajarnya kita saling membantu,saat teman kita membutuhkan....."ucap Kia sambil tersenyum