LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Episode 49



***


"Nara.....!"seru Hina dan Kia bersamaan.


"Ya ampun,Aku fikir siapa.Ayo sini masuk...."ajak Ku.


Hina dan Kia pun masuk bersamaan,jadinya rumahku yang tadinya sepi lumayan gaduh dengan kehadiran mereka berdua.


"Ayo duduk.Bentar yah,Aku ambil dulu minuman sama beberapa cemilan....."


"Nggak perlu Nara,kita cuma sebentar kok.Kita kesini mau nanyain sesuatu...."jelas Kia.


"Apa itu...?"


"Kata Azka,tadi pagi kamu mencari Aku.Kalau boleh tahu kenapa yah??"tanya Hina.


"Oh masalah itu......"


"Jadi gini.....Kakek sakit dan di rawat di salah satu Rumah Sakit di Yogyakarta.Bunda dan ayah sudah duluan pergi ke sana.Aku mau juga akan menyusul mereka ke sana....."


"Kapan....?"sahut Kia.


"Malam ini.Kondisi kakek kritis kata bunda,jadi bunda sudah memesankan Aku tiket untuk pergi ke sana.Tadinya Aku mau minta tolong,untuk nemenin Aku ke sana.Kalian tahu sendiri,Aku tidak bisa bepergian naik pesawat sendirian....." jelas Ku.


"Ya udah ayo....."sahut Hina.


"Tapi,masalahnya......."


"Kenapa Nara???"tanya Kia.


"Masalahnya bunda sudah meminta Azka untuk menemani Aku ke sana....."


"Oh gitu.Ya tidak masalah,mau siapa pun itu.Yang penting ada yang menemani kamu kesana bukan..?"timpal Hina.


"Ya sih....."


"Terus,kenapa kamu malah terlihat kebingungan seperti itu? Bukan kah sudah ada Azka yang bisa menemani kamu sampai Yogyakarta......"lanjut Hina.


"Itu dia masalahnya Hina.Aku merasa canggung kalau Azka yang menemani Aku ke sana......."


"Bukan itu sepertinya,kekhawatiran kamu yang sebenarnya.Yang kamu takutkan adalah kak Faiz kan???"tutur Kia.


"Ya......"


"Aku khawatir kak Faiz akan salah sangka nantinya.Apalagi sekarang dia tengah di sibukan dengan persiapan UN.Aku takut malah nambah beban fikirannya......"jelasku.


"Sebaiknya kamu langsung memberi tahu kak Faiz,tentang masalah ini.Supaya tidak ada salah paham lagi.Baru aja kemarin kalian berbaikan......"jelas Kia.


"Bener banget......"sahut Hina.


"Iya sebaiknya Aku langsung menelepon dia dan memberi tahu keadaannya...."


"Ya sudah,kalau gitu kita pulang dulu yah.Bentar lagi malam,kita mau siap-siap dan ajak Angga juga buat antar kamu ke Bandara....."ucap Kia.


"Ya udah.Makasih yah,kalian udah datang kesini......"


"Sama-sama Nara.Ya udah sana kamu juga siap-siap.Kita pulang dulu yah....."tutur Hina.


Akhirnya Kia dan Hina pun beranjak pergi meninggalkan rumah.Setelah kepergian mereka Aku langsung meraih HP untuk memberi tahu kak Faiz.


Namun saat Aku menelepon kak Faiz tidak ada jawaban sama sekali.Aku juga udah coba untuk Whatsapp dia,namun tidak aktif.


Beberapa kali Aku coba buat menelepon kak Faiz,tapi hasilnya sama tidak ada jawaban.Aku pun meutuskan untuk mengirimkannya pesan Whattsapp saja.Mungkin nanti kak Faiz akan membacanya.


***


**Tok....Tok.....Tok....**


Suara ketukan pintu depan rumah terdengar saat Aku baru saja selesai mandi.


Aku cepat-cepat mengganti pakaian Ku dan berdandan seadanya.


"Siapa yah??Moga aja orang itu tidak marah,karena Aku tidak langsung membukakan pintu untuknya...."bisik Ku dalam hati.


Aku langsung berlari menuju pintu depan rumah Ku untuk membuka pintu.


"Azka....?"


Aku kaget ternyata Azka tengah duduk di teras depan rumahku.


"Oh iya nggak apa-apa....."


"Apakah semuanya sudah siap?? Kalau udah siap ayo kita berangkat.Angga dan yang lain udah menunggu di mobil....."tutur Azka.


"Oh gitu yah.Udah siap semuanya sih,bentar yah,Aku ambil kopernya dulu....."


Aku pun langsung masuk kembali ke dalam rumah untuk mengambil koper,yang sudah Aku simpan di ruang tamu.Dan langsung menariknya keluar,tidak lupa juga Aku mengunci pintu rumah terlebih dahulu.


"Ayo......"ajak Ku.


Aku dan Azka pun menghampiri mobil milik Angga yang sudah terparkir tidak jauh dari rumahku.


"Hai....Maaf yah kalian menunggu lama....."Aku menyapa teman-teman yang sudah berada di dalam mobil.


"Hai......"sahut Hina dan Kia bersamaan.


Sedangkan Azka sedang memasukkan koper milik Ku ke dalam bagasi.


"Sudah siap.....?"tanya Angga.


"Siap......."jawab kami bertiga serentak.Sambil tertawa.


Angga pun langsung tancap gas melajukan mobilnya.Sepanjang perjalanan Aku dan teman-teman banyak tertawa membicarakan hal-hal yang lucu.Dan itu cukup buat Aku terhibur.


***


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama,akhirnya Aku dan teman-temanku sampai juga di Bandara.


Angga langsung mencari tempat parkir yang jaraknya tidak begitu jauh dari lobi.


"Sudah sampai guys......"tutur Angga.Sambil turun dari mobil.


Aku,Kia dan Hina pun menyusul Angga dan Azka keluar dari mobil.Azka langsung membuka bagasi mobil untuk mengambil koper milik Ku.Sedangkan Azka hanya membawa ransel yang ukurannya cukup besar.


"Sini,sama Aku aja....."Aku coba meraih koper yang tengah di tarik Azka.


"Tidak perlu Nara,ini lumayan berat.Biar Aku saja yang membawanya....."


Aku langsung mengurungkan niatku,mendengar ucapan Azka.


Kami berlima pun langsung memasuki area Bandara menuju Counter Tiket untuk pengecekan Boarding pass.


"Sudah kalian tunggu di sani saja,biar Aku sama Nara yang ke sana....."ucap Azka sama teman-temanku.


"Baiklah......"sahut Angga.


Aku dan Azka pun langsung menuju Counter Tiket untuk mengurus semuanya dan setelah selesai semuanya,Aku langsung menghampuri teman-temanku yang sedang asik mengobrol.


"Gimana?? Udah selesai semuanya....."


"Udah.Semuanya sudah beres dan tidak ada masalah apapun.Pesawatnya 20 menit lagi Take off....."ujar Azka.


Azka dan teman-teman yang lain asik mengobrol.Beda dengan Aku yang masih terpenjara dengan fikiranku.Aku sibuk mengecek HP,berharap ada balasan atau telepon dari kak Faiz.


"Ya ampun.Kak Faiz kemana sih,sampai sekarang belum juga menghubungi Aku....."bisik Ku dalam batinku.


"Nara....! Kamu kenapa? Sepertinya kamu sedang memikirkan sesuatu....."tanya Angga.


"Enggak kok,enggak ada apa-apa....."


Aku hanya berusaha menyembunyikan ke khawatiran hati Aku di depan teman-temanku.


"Kayaknya Nara,sudah deg-degan dari sekarang.Kamu tahu sendiri gimana Nara,kalau dia naik pesawat.Paniknya luar biasa......"timpal Kia.


"Ih apaan sih.Kamu mengejek Ku yah....."sahut Ku.


"Kenyataanya Nara......"ucap Kia sambil tersenyum.


Mendengar perdebatan Aku dengan Kia,temanku yang lain hanya bisa tertawa di buatnya.Tanpa terasa penguman sudah terdengar dan menginfokan kalau pesawat yang akan Aku tumpangi dalan waktu 10 menit lagi sudah siap dan akan Take off.


"Mohon perhatian.Selamat malam, penumpang sekalian. Ini adalah pengumuman pre-boarding untuk penumpang Maskapai ABC dengan nomor penerbangan 431B tujuan Yogyakarta. Kami mengundang para penumpang dengan anak kecil dan penumpang yang membutuhkan bantuan khusus untuk melakukan boarding terlebih dahulu. Mohon persiapkan pas naik dan identifikasi Anda. Boarding regular akan mulai dalam waktu sekitar sepuluh menit. Terima kasih."


"Itu pengumuman penerbangan kita...."ucap Azka.


"Ya udah.Kalau gitu hati-hati yah,semoga kalian selamat sampai tujuan.Jangan lupa hubungi kita ya,kalau udah sampai......"tutur Angga sambil menepuk pelan pundak Azka.