
***
"Sejak saat pertama Aku meyakini perasaan Ku terhadap kamu.Tatapan pertama di matamu, pertama kali kamu mengatakan kepadaku bahwa kamu mencintaiku, hidupku berubah selamanya. Cintamu membuatku menjadi diriku yang sekarang, kehadiranmu dalam hidupku menginspirasiku untuk menjadi lebih baik setiap hari.Aku mencintaimu dengan segenap indraku dan dengan sadar mengakuinya."
Aku sangat kaget dengan apa yang tertulis disana.Aku tidak menyangka dan jujur saja ada perasan bersalah terhadapnya.
Namun,sekarang semuanya sudah terlambat dan di kehidupan Ku sekarang ada kak Faiz yang sudah mengisi hati Ku.
Aku tidak memungkirinya,dalam hati kecil Ku terkadang ada perasaan yang sulit untuk di jelaskan terhadap Azka.
Aku pun langsung menaruh kembali foto Ku di tempat semula.Kemudian langsung naik ke atas kasur untuk istirahat.
**
Pagi harinya terdengar suara gaduh di luar,Aku pun langsung terbangun dan membuka pintu kamar.
Aku lihat ternyata orang tuanya Azka tengah memasukan barang-barang milik Azka kedalam mobil.
"Tante.....!"seru Ku menghampirinya.
"Eh ternyata Nara sudah bangun....."sahutnya sambil merangkul tangan Ku.
"Tante tidak berani membangunkan kamu,kelihatannya Nara kelelahan dan tidur begitu pulas.Tante,jadi tidak berani untuk mengganggu tidurmu....."lanjutnya.
"Nggak apa-apa tante.Nara malah jadi nggak enak,bangun paling belakangan....."
"Tidak apa-apa Nara,anggap saja ini rumah sendiri....."tutur ayah Azka sambil tersenyum
"Tante,memangnya sepagi ini yah Azka berangkatnya...?"
"Iya,Azka sudah memesan tiketnya sendiri pagi ini sekitar jam 9.Katanya,supaya sampai di sana dia tidak kecapean dan bisa istirahat lama...."jelas bunda Azka.
"Sekarang Azka lagi mandi kayaknya.Ya udah,ayo kita sarapan bareng....."ajak beliau.
Akhirnya kami pun masuk kembali ke dalam rumah dan langsung menuju ruang makan.Ternyata bundanya Azka sudah masak untuk kami sarapan.Aku jadi malu dibuatnya,padahal seharusnya Aku bisa membantunya.
"Ini apa tante.....?"tunjuk Ku pada beberapa susunan kotak makanan.
"Oh ini,tante sengaja buat beberapa makan untuk Azka disana.Jadi,kalau dia kangen masakan tante,dia bisa langsung tunggal menghangatkannya....."
"Biasa kan,anak cowok itu tidak mau ribet.Lagian,kalau dia bosan dengan maskan di asrama dia juga bisa makan masakan yang udah tante siapkan....."lanjutnya.
"Bener juga ya tante emang yang terbaik....."ucap Ku sambil mengacungkan kedua jempol Ku.
"Iya tapi berat juga buat Aku bawanya....."ucap Azka tiba-tiba langsung duduk di samping Ku.
"Nih anaknya udah datang....."ucap ayahnya Azka.
"Emang bener ayah,Azka nggak bohong.Udah mah dari Stasiun nanti harus jalan kaki dulu buat sampe ke depan Stasiun buat pesan taksi.Ketambah ini bawaan banyak banget......"jelas Azka.
"Tapi,kan ini buat kamu juga sayang......"ucap bundanya sambil memberikan satu piring nasi goreng plus ceplok telurnya.
"Iya deh,emang bunda yang paling pengertian....."timpal Azka.
Aku hanya bisa tersenyum menyaksikan obrolan pagi di rumah Azka ini.
"Ayo Nara,di makan sarapannya.Semoga Nara suka yah....."tutur bundanya Azka.
"Iya tante......"
Kami berempat pun sangat menikmati menu sarapan yang di buat kan oleh bundanya Azka.Meskipun sederhana,tapi rasanya begitu nikmat kalau di makan bersama orang terdekat kita.
Setelah selesai sarapan,Aku membantu bundanya Azka untuk mencuci piring dan membereskan meja makan.
"Pagi semua......!"seruan Angga mengagetkan Aku yang tengah membilas piring.
"Ya ampun,Angga.Untung aja ini piring nggak jatuh....."
"Oh kaget yah...."timpal Angga sambil ketawa.
"Ngomong-ngomong Azka mana...?"
"Kayaknya tadi di kamarnya deh......"
Angga pun langsung beranjak pergi meninggalkan Aku dan langsung menuju kamar Angga.
"Siapa Nara.....?"ucap bunda Azka dari halaman belakang.
"Angga,bunda......"
"Oh dia udah datang....."
"Memangnya kenapa tante....?"
"Ih Nara kira,tante sama om yang bakal antar Azka ke Stasiun....."
"Nggak......"
"Kenapa? Nara mau ikut juga antar Azka ke stasiun bareng Angga....?"
"Memangnga boleh tante.....?"
"Tentu saja boleh dong.Tante senang malah kalau banyak yang antar dia.Kebetulan tante udah ada jadwal check upnya om.Jadi,tante sama om tidak bisa mengantarnya....."jelas beliau.
"Oh gitu.Kalau gitu,Nara mau temui Azka sama Angga dulu yah....."ucap Ku sambil beranjak menuju kamar Azka.
***
"Aku ikut......!"seru Ku langsung masuk kedalam kamar Azka.
Azka dan Angga pun terlihat kaget dengan seruan Ku yang tiba-tiba.
"Ikut kemana Nara? Udah anak perempuan mah di rumah aja tungguin....."timpal Angga.
"Ih Angga....."
"Aku mau ikut nganter Azka ke Stasiun....."lanjut Ku sambil duduk di samping Angga.
"Mau ikut,tapi mandi juga belum....."tutur Azka.
"Nggak usah mandi.Aku masih wangi ini....."
"Iya wangi jigong....."sahut angga sambil tertawa.
"Ih Angga mah kayak gitu....."rengek Ku.
"Ya sudah,sana kamu cuci muka kamu dulu,biar nggak terlalu kucel....."suruh Azka.
Aku pun langsung masuk ke dalam kamar mandi dan siap-siap.Aku hanya merapihkan rambut Ku saja dan memakai lipstik sedikit saja.
***
Setelah Azka berpamitan sama orang tuanya,kami bertiga pun langsung menuju Stasiun.Selama di perjalanan kami banyak mengobrol,sampai tidak terasa ternyata kami sudah sampai aja.
Aku pun langsung turun dan membantu Azka membawa tasnya.Benar juga kata Azka,barang bawaan dia banyak banget.Tapi,Aku salut karena dia sangat menghargai apa yang di siapkan bundanya dan tidak gengsi.
Tidak lama,Kereta yang akan membawa Azka pun sudah tiba,akhirnya Aku dan Angga pun berpamitan sama Azka.
"Hati-hati di jalan yah.Nanti,kalau udah sampai jangan lupa kasih tahu kita....."ucap Angga sambil menepuk pundak Azka pelan.
"Iya,kita di sini pasti khawatir....."timpal Ku.
"Iya tenang aja.Nanti Aku share di grup...."tuturnya.
Azka pun langsung menarik kopernya dan langsung masuk ke pintu masuk Kereta.Tidak lupa dia pun melambaikan tangannya.
"Hem pisah lagi......."ucap Angga pelan.
"Iya,nggak kerasa yah.Liburan sekolah udah usai.Besok udah mulai lagi rutinitas kita....."sahut Ku.
"Ayo kita pulang....."lanjut Angga.
Angga pun mengantarkan Aku ke rumah Ku,karena Aku memintanha untuk langsung mengantar Aku pulang ke rumah saja.
"Kamu nggak ikut ke rumah Azka lagi....?"tanya Angga.
"Nggak.Aku udah gerah nih,mau mandi......"
"Iya lah.Jorok sih....."timpal Angga.
"Eh,bukannya itu kak Faiz yah......"tunjuk Angga.
Aku pun langsung melihat ke arah yang di tunjuk Angga.Ternyata benar,kak Faiz sedang menunggu Ku di depan gerbang rumah Ku.
"Eh iya......"
Angga pun memarkirkan mobilnya tepat di samping motor milik kak Faiz.Dan setelah Aku turun,dia langsung pergi untuk mengembalikan mobilnya ke rumah Azka.
"Kakak......"
"Udah lama nungguin Nara.....?"lanjut Ku.
"Kamu dari mana....?"tanya kak Faiz sambil menatap Ku tajam.