LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Season 2 Episode 2



***


"Maaf......"ucap Ku sambil menundukkan kepala.


"Sekali lagi saya minta maaf,saya tidak hati-hati....."lanjut Ku masih dalam posisi kepala menunduk.


"Iya tidak apa-apa.Saya juga minta maaf karena tidak memperhatikan kalau lagi ada orang di sini......"balasnya.


Suara seorang pria yang Aku tabrak tadi.Aku tidak berani untuk melihatnya langsung dan hanya menundukan kepala Ku.


"Kenapa kamu terus menundukan kepala dari tadi.....?"tanya nya.


"I-i-tu....."ucap Ku gelagapan.


"Sudah lah,jangan di anggap serius.Saya juga tadi salah juga,karena terus memainkan HP,tanpa melihat sekeliling....."jelasnya.


"Oh begitu,kalau begitu saya permisi.Sekali lagi saya minta maaf atas kejadian ini...."ucap Ku sambil perlahan mengangkat kepala Ku.


Dan ternyata benar,orang yang Aku tabrak itu seorang laki-laki yang kalau di lihat dia seumuran dengan Ku.Apalagi dia mengenakan seragam sekolah,namun berbeda lambang saja dengan sekolah Ku.


Sepertinya dia,murid dari sekolah lain yang sama tengah ada keperluan ke toko buku ini.


"Nara......?"ucap cowok itu tiba-tiba.


Aku pun heran,kenapa cowok yang sekarang ada di depan Ku,bisa tahu nama panggilan Ku.


"Nama kamu Nara,kan....?"tanya nya kembali.


"Iya....."ucap Ku pelan.


"Memangnya kamu siapa yah? Kok kamu bisa kenal sama nama Aku....."lanjut Ku kembali.


"Ya ampun.Masa kamu lupa,Aku Kevin.Teman waktu di SD....."ucapnya sambil tersenyum.


"Kevin? Teman waktu di SD....?"tanya Ku balik.


"Iya.Aku kevin,yang waktu di SD satu bangku sama Angga......."timpalnya.


Aduh,Aku benar-benar di buat pusing sama laki-laki yang ada di hadapan Ku sekarang.Bukan karena apa-apa,Aku sama sekali tidak mengenali dia,apalagi namanya.Dia begitu asing menurut Ku.


"Wajar saja kamu lupa,itu sudah lama sekali.Waktu kelas 3 SD,Aku pindah sekolah soalnya....."


"Oh begitu....."ucap Ku pelan.


"Sudahlah jangan terlalu di fikirkan.Nanti juga kamu ingat sama Aku....."


"Oh iya,gimana kabar Angga?Aku sudah lama sekali tidak bertemu sama dia...."lanjutnya sok akrab.


"B-b-aik...."


"Syukurlah.Aku tidak menyangka bisa bertemu sama kamu di sini.Sudah lama sekali padahal,namun tidak ada yang berubah dari kamu.Kamu masih sama seperti dulu......"


"Begitu yah....."


"Ya udah kalau gitu,Aku duluan yah.Aku soalnya buru-buru....."lanjut Ku langsung berlalu dari hadapannya.


Tanpa melihat ke arahnya kembali Aku langsung menuju tempat kasir dan langsung membayar barang yang Aku beli.


Setelah itu Aku langsung keluar dan langsung mencegat angkutan umum untuk pulang.


***


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit,akhirnya Aku sampai di depan rumah Kia.


Kami berempat memang sebelumnya sudah membuat janji untuk mengerjakan prakarya di rumahnya Kia.


Setelah turun dan membayar ongkosnya Aku langsung mengambil barang-barang yang tadi Aku beli.Dan sialnya,pak supir malah parkir melewati rumah Kia dan Aku harus berjalan agak jauh.


Aku pun berjalan menuju rumah Kia dengan menjinjig dua kantong plastik penuh.Setelah mendekati gerbang rumah Kia,Aku langsung meneriaki Kia dan Hina yang tengah duduk di gajebo depan rumah Kia.


"Kia......!"teriak Ku.


"Eh ya ampun.Kamu udah sampai ternyata...."ucap Kia langsung menghampuri Ku.


Dia langsung membukakan gerbangnya dan membantu Aku untuk membawa barang bawaan yang Aku bawa.


"Kamu pasti kesulitan yah,pergi kesana sendirian...."lanjut Kia.


"Tidak juga.Nggak apa-apa kali,kan ini buat kelompok kita juga....."balas Ku sambil tersenyum


***


Tidak lama kemudian Angga pun,datang dengan mengendarai motor kesayangannya.Terlihat dia membawa satu plastik besar dan langsung menghampiri kami bertiga.


"Maaf yah telat.Aduh Aku nggak enak sama kalian....."ucapnya sambil tersenyum dan menaruh plastik yang dia bawa.


"Tidak apa-apa lagian,Nara juga sama baru aja sampai...."jelas Kia.


"Oh gitu,padahal tadi kenapa kamu nggak telepon Aku aja.Biar kita pulang bareng....."ucap Angga sambil melihat ke arah Ku.


"Kan nggak tahu.Aku pikir kamu sudah di sini...."timpal Ku.


"Itu apa yang kamu bawa Angga.....?"tunjuk Hina.


"Ah ini,biasalah.Jangan pura-pura tidak mengerti Hina...."tutur Angga sambil mengambil plastik yang dia bawa.


"Ih nggak jelas baget deh.Aku nanya apa,di jawabnya apa....."balas Hina.


"Ini cemilan Hina.Masa Aku harus menjelaskannya.Kan kamu sendiri tadi yang WA suruh Aku untuk beli cemilan....."ucap Angga sambil menatap Hina tajam.


"He...Aku tidak ingat....."ucap Hina sambil menggaruk kepalanya.


"Ah iya......."


"Angga,ada yang ingin Aku tanyakan sama kamu....."lanjut Ku.


"Apa.....?"


"Kamu kenal sama orang yang namanya Kevin.....?"


"Kevin.....?"tanya Kia dan Hina bersamaan.


"Kevin Sagara bukan.....?"tanya Angga balik.


"Ya Aku tidak tahu nama lengkapnya,makanya Aku nanya sama kamu...."


"Bukannya dia teman waktu kita di SD bukan sih....?"timpal Kia.


"Iya......"ucap Angga sambil menganggukkan kepalanya.


"Memangnya kenapa Nara....?"tanya Angga penasaran.


"Tidak....."


"Hanya saja,tadi pas di toko buku Aku sengaja bertemu sama orang yang bernama Kevin itu......"jelas Ku.


"Terus.....?"tanya Kia.


"Ya dia tiba-tiba langsung mengenali Aku.Tapi,kok Aku nggak ingat yah sama dia?Sedangkan dia ingat sama nama Aku dan Angga....."lanjut Ku.


"Aku juga di ingat dia.....?"


"Ya wajar sih,kan waktu itu Aku satu bangku sama dia...."lanjut Angga.


"Iya,tadi dia juga bilang begitu sama Aku....."timpal Ku.


"Masa sih,kamu nggak inget sama dia?Aku aja masih ingat....."ucap Angga.


"Nggak ingat beneran deh....."timpal Ku.


"Aku juga nggak ingat....."sahut Hina.


"Dia lagi,mana mungkin kamu ingat.Kamu kan si pelupa dari dulu....."balas Angga.


"Ih kamu yah,dari tadi ngejek Aku terus......"rengek Hina.


"Emangnya yang mana sih anaknya pas waktu SD itu? Perasaan,pas SD kamu Azka ters deh....."ucap Ku masih penasaran.


"Awalnya kan sama si Kevin itu.Azka kan dia duduk paling depan terus waktu itu sendirian....."jelas Angga.


"Terus.....?"


"Ya pas si Kevin keluar,Aku baru deh pindah duduknya ke depan bareng Azka.Masa sih kamu lupa,dulu tuh anak yang gendut itu yang suka pakai kaca mata......"lanjut Angga.


"Iya Nara,masa kamu lupa.Dulu dia kan suka barenga-bareng sama kita juga....."timpal Kia.


"Nggak,masalahnya tadi dia nggak gendut.Dan apa tadi kamu bilang?Nggak pakai kacamata juga....."jelas Ku.