LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Eposide 43



* * *


Sudah hampir satu minggu Aku pun jarang sekali bertemu dengan kak Faiz di sekolah.Meskipun sesekali kak Faiz menjemput Aku berangkat sekolah bareng.


Hal itu sebenarnya buat Aku sedikit kecewa,bukan karena apa-apa.Biasanya tiap hari baik di sekolah atau pun di hari libur sekolah kak Faiz pasti menyempatkan waktu untuk bertemu denganku.


Namun akhir-akhir ini Aku merasakan perbedaan dari sikap kak Faiz.Aku sebenarnya coba untuk berfikiran positif terhadap hubungan kami sekarang.


''Nara......!'' seru Kia mengagetkanku.


''Eh Kia.......''


''Kamu kenapa?? Kok Aku perhatikan dari tadi Kamu melamun terus,ada apa???''


''Enggak ada apa-apa sih.Hanya ada yang menggangu pikiran Ku saja.....''


''Apa itu...?''


''Akhir-akhir ini Aku jarang sekali bertemu dengan kak Faiz.Aku merasa ada sesuatu yang aneh saja.......''


''Ya wajar sih,biasanya kan Kamu sama kak Faiz terus.Dari awal hubungan kalian,kak Faiz pasti ada di dekat Kamu terus.Kamu merasa kehilangan yah....?'' tutur Kia.


''Iya.......''


''Tapi kan Kamu tahu,memang kelas XII itu,tengah di sibukkan dengan persiapan UN.Jadi wajar saja kalau misalkan waktu kak Faiz banyak tersita di sekolahan.....''


''Iya juga sih.Mungkin Aku nya saja yang terlalu baper kali yah.....''


''Sudah lah Nara.Kamu berpikir positif saja,mana mungkin kak Faiz melakukan hal-hal yang tidak di inginkan.Secara dia kan sayang banget sama Kamu.Aku juga sama pacar Aku,pernah ngalamin hal kayak Kamu.....'' jelas Kia.


''Tapi kan jaman sekarang,meskipun Kamu sama kak Faiz tidak bisa bertemu secara langsung,kalian kan bisa vidio call atau enggak chat-an gitu.....'' lanjut Kia.


''Itu dia masalahnya Kia.Beberapa waktu yang lalu kak Faiz bilang,katanya Handphone dia itu tidak sengaja kecebur pas main sama Salsa di pantai.Dan dia belum sempat membeli handphone yang baru.....'' jelas Ku.


''Tapi kan menurut Aku yah,masa iya sih jaman sekarang orang bisa lepas dari handphone sampai beberapa hari.Pasti usahain lah Nara,buat beli handphone baru.Secara kan sekarang gitu......''


''Ya mungkin karena waktunya saja belum tepat.Kan seperti Kamu bilang sekarang kelas XII tengah sibuk mempersiapkan ujian....''


''Ya tapi setahu Aku sih,mereka juga pasti butuh handphone lah buat kerjain tugas ini itu.....'' tutur Kia.


Apa yang Kia katakan ada benarnya juga.Mana mungkin kak Faiz menyembunyikan sesuatu dari Aku.


''Sudah lah,Nara.Itu hanya pandanganku saja.Jangan jadi beban pikiran Kamu yah....'' lanjut Kia.


''Iya......'' ucapku pelan.


Aku dan Kia pun kembali melanjutkan aktivitas kami mengerjakan tugas di perpustakaan.


* * *


Kring...... Kring..... Kring......


Bel tanda pulang sekolah pun berbunyi.Aku dan Kia pun langsung menuju gerbang sekolah.Karena hari ini Angga dan Hina mereka ikut pelajaran tambahan Drumband.


''Heum......Akhirnya libur juga....!'' seru Kia.


''Iya.Lumayan lah buat refresh otak Kita.Seminggu ini cukup melelahkan,banyak banget tugas yang harus Kita kerjakan....''


''Iya bener banget.......''


''Itu taksi Kita sudah datang,ayo Nara.....'' ajak Kia.


Aku dan Kia pun langsung masuk kedalam mobil dan meminta pak supir langsung berangkat.


''Ayo pak,berangkat......'' perintahku.


''Tunggu.....!'' seru seseorang menghentikan ucapan Ku.


''Hina......!'' seru Kia kaget.


''Loh kok Kamu di sini?? Kan katanya hari ini ada kelas tambahan.....'' lanjut Kia.


''Iya tadinya sih.Cuma guru pembimbing kami sedang ada rapat jadi hari ini di liburkan katanya.....'' jawab Hina ngos-ngosan.


''Oh gitu,ya sudah ayo cepat masuk.....'' ajak Kia.


Hina pun langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Ku.Tidak lama kemudian pak supir pun langsung tancap gas.


''Telat beberapa langkah saja,udah Aku pasti ketinggalan....'' lanjut Hina.


''Terus kalau kelas tambahannya di liburkan,Angga mana...?'' tanya Kia.


''Oh dia bantuin dulu siswa lain,membereskan peralatan yang sudah terlanjur di keluarkan.Dan di simpan kembali ke ruangan Drumband....'' jelas Hina.


''Oh gitu.Jadi Kita enggak apa-apa nih tinggalin Angga.....?''


''Iya enggak apa-apa.Tadi dia bilang kok suruh Kita pulang duluan saja....''


''Ya sudah kalau gitu.....'' tutur Kia.


''Nara,Aku pikir Kamu pulang sama kak Faiz.....''


''Tidak,akhir-akhir ini kan kak Faiz ada kelas tambahan sampai nanti sore.Jadi Aku pulang duluan....''


''Lah,,,Aku pikir tadi kak Faiz teleponan sama Kamu.....''


''Teleponan....?''


''Iya.Aku lihat kak Faiz sedang menelepon seseorang di depan kelas dia....''


''Setahu Aku kan kak Faiz belum beli handphonenya yang baru.....'' ucapku pelan.


''Aduh,itu mungkin kak Faiz minjam handphone punya teman kak Faiz kali.Masa iya kak Faiz nggak kasih tahu Kamu.....'' tutur Kia coba menenangkan Aku.


''Iya juga sih......'' timpal Hina.


Jujur saja,apa yang di ucapkan Hina cukup mengganggu pikiranku.Namun,Aku juga tidak mau berpikir aneh-aneh tentang kak Faiz.


Sesampainya di rumah Aku langsung membaringkan tubuhku di atas kasur.Kebetulan hari ini bunda sedang tidak ada di rumah.Bunda sedang melihat ruko yang akan di beli buat di jadikan toko kue kering bunda.


Ucapan Hina tadi,masih saja tidak lepas dari pikiran Aku.Aku merasakan ke khawatiran yang belum pernah Aku rasakan sebelumnya.


''Permisi.....!'' seru seseorang di luar rumah.


''Siapa yah?? Kalau dari suaranya Aku sepertinya mengenalnya...."


Aku pun langsung beranjak dari tidurku dan langsung menuju pintu depan.


''Iya.....!'' seruku sambil membukakan pintu.


''Angga....?''


''He.....Nara....'' ucap Dewa sambil tersenyum.


''Kok Kamu kesini?? Kenapa???'' tanyaku penasaran.


''Enggak. Sekalian lewat saja.....''


''Aku boleh duduk kan????'' lanjut Angga.


''Iya.Tentu saja boleh,ayo duduk .Bentar yah Aku ambilkan minum dulu....''


''Oh iya deh.....''


Aku pun langsung masuk ke dalam rumah dan mengambil beberapa minuman dari dalam kulkas beserta cemilannya.


''Angga,kenapa yah??? Kok dia tidak seperti biasanya mampir ke rumah Aku.Apa mungkin ada sesuatu yang ingin Angga sampaikan sama Aku?? Tapi apa itu??"bisik Ku dalam hati.


''Ini Angga.Silahkan di minum,seadanya yang di rumah Aku saja.Kebetulan hari ini bunda sedang tidak ada di rumah.....''


''Loh,bunda Kamu kemana memangnya...?''


''Bunda sedang pergi lihat toko,yang mau di beli sama bunda.Kan bunda rencana mau beli toko,buat buka toko kue kering....''


''Oh gitu......''


''Ngomong-ngomong ada apa nih sebenarnya?? Kok Kamu tumben banget ke sini pulang sekolah....''


''Umz itu......'' ucap Angga pelan.


Sepertinya Angga ragu sekali ingin mengatakannya dan jujur saja itu buat Aku semakin penasaran di buatnya.