
* * *
Hari kelulusan pun tiba. Tapi kenapa hati Ku terasa hampa ya ? Harunya Aku senang,karena sebentar lagi Aku jadi siswi SMA,,dan itu berarti Aku tak akan bertemu dengan Azka. Namun setelah mendengar berita Azka lulus tes sekolah di Bandung, Aku merasakan kegalauan dihati.Dan saat hari kelulusan pun dia tidak hadir.
''Nara....''
''Hei,,,'' Kia dan Hina membuyarkan lamunanku.
''Kamu kenapa Nara ? Kita lihat dari tadi sepertinya Kamu tidak senang. Padahal ini hari kelulusan Kita,,harusnya Kita bahagia karena sebentar lagi Kita akan jadi siswa SMA. Apa yang Kamu pikirkan Nara ?.'' Kia penasaran
''Oh tidak. Aku senang kok,hanya saja kurang enak badan saja. Mungkin karena kemarin Kita sibuk buat menyiapkan semua perlengkapan buat acara hari ini. Itu saja.''
''Apa mungkin Kamu mencari Azka??.'' Celetuk Hina
''Enggak lah,dia pasti sekarang sibuk juga di Bandung. Pasti dia sedang mempersiapkan buat sekolah dia di sana,jadi wajar saja dia tidak menghadiri hari kelulusan kita....'' Aku mencoba untuk mengalihkan perhatian mereka dan coba untuk tersenyum di depan teman-temanku.
Acara kelulusan pun berjalan dengan lancar sampai selesai. Angga pun selaku ketua kelas Kita dan merangkap sebagai ketua panitia perpisahan tahun ajaran Kami.
''Baik lah teman-teman acara ini saya tutup dengan bacaan Alhamdulillah,,,bersama-sama..''
''Alhamdulillah....'' Serentak siswa angkatan Kami pun membacakannya secara bersamaan.
''Eh,,,,Kita nggak ada sesi foto bersama nih???.'' ujar Hina
''Masa iya nggak ada kenang-kenangan banget di hari kelulusan Kita ini.'' Lanjutnya
Baru saja dia selesai bicara,,Angga memanggil Kami.
''Hei ledies,,,,,ayo sini gabung Kita foto bersama di depan kelas Kita tercinta. Ayo yang lain sudah menunggu tuh kebiasaan ya kalian ini...''
''Baik bapak Angga....'' Jawab Kia patuh...
Kami pun berbaris dengan penuh kegembiraan dan suka cita. Dan bapak tukang fotonya memberikan aba-aba ''1,2.....''
'' Tunggu..!!!!!''
Suara itu ?? Aku menoleh ke pusat suara, dan benar saja itu Azka. Mungkin 3 minggu lebih Aku tidak melihatnya, karena dia sibuk di bandung mempersiapkan sekolahnya di sana.
''Apakah kalian sudah melupakan Aku???.'' Tanyanya. Dan sontak membuat teman-temanku tertawa.
''Ya sudah sini Azka ayo gabung. Cepat...'' pinta Angga
Azka pun bergabung dengan Kami untuk berfoto bersama dan tanpa Aku sadari,dia berdiri tepat di belakangku. Aku menyadarinya,saat Aku mencium wangi parfum yang sering dia pakai.
Dan bapak fotografernya memberi aba-aba setelah tadi tertunda sejenak,, ''baik lah siap ya 1,2,3....''
Jepret,,,,jepret,,,
''Sekali lagi gaya bebas yaaaa...'' Baik lah siap ya 1,2,3.....''
Tiba-tiba Aku merasa ada sesuatu yang menyentuh kepalaku dengan lembut. Dan saat Aku menoleh betapa kagetnya Aku,wajah Ku dengan Azka berhadapan hanya berjarak 2 cm saja. Aku pun tersentak kaget dengan kejadian ini dan buat jantungku berdegup kencang tak karuan. Aku merasakan wajahku memanas seperti mendidih.Alhasil foto terakhir ini memperlihatkan Aku dan Azka yang saling bertatapan.
''Ekheeem ekheeem...'' Seru teman-teman melihat kami yang masih berhadapan.
Kia pun segera menarik tangan Ku.
''Udah Nara jangan lama-lama nanti Kamu goyah lagi.'' bisik nya.''
'' Tidak lah Kia,Aku hanya kaget saja dia tiba-tiba....''
''Sudah lah Nara,,ayo Kita temui orang tua Kita. Mereka pasti sudah menunggu Kita di depan.''
* * *
''Hai Bunda maaf yah nunggu lama,,,,tadi Aku foto bareng dulu sama siswa sekelas angkatan Kita.''
''Iya nggak apa-apa sayang,,, disini juga seru bisa kumpul sama temen-teman Bunda dan Ayah juga. Tuh ada Ayah dan Ibunya Kia,Hina,Angga,dan Azka. Beliau baru saja datang. Katanya mereka langsung kesini dari Bandung.''
''Ooooh gitu....'' jawab ku.
''Eh,,,,bagai mana kalau nanti malam Kita mengadakan pesta kecil-kecilan buat rayain kelulusan Kita ini gimana??.'' Tanya Hina penuh harap
''Aku juga,,,'' sahut Kia
''Nara,,,Kamu gimana setuju tidak??..''
''Oh iy-ya,,,, ya Aku setuju dong !!!,''
''Terus Azka,,Kamu mau ikutan nggak nanti malam??.'' Tanya Angga.
''Baiklah....'' jawab dia singkat
''Enaknya dimana yah Kita rayain nya. Masa iya di rumah bosen dong,,,bagai mana kalau Kita ke pantai yang dekat dari rumah Kita saja ???,'' celetuk Angga
''Sepertinya itu menyenangkan...!'' balas Kia
''Oke oke oke Aku setuju...Terus Kita ke sana nya naik apa ? Kita kan belum ada yang bisa bawa mobil???.'' tanya Hina
''Oh....Kita minta anterin orang tua Kita aja. Bagaimana???'' lanjutnya
''Ibu,Bapak, Ayah,Bunda,Dad,Mom.....!!!!.''
''Bagaimana,, setuju kan???.'' Dengan memasang muka memelas Kami kompak meminta persetujuan dari orang tua kami.
''Baik lah.....'' jawab orang tua kami kompak.
''Kita juga sudah lama tidak mengadakan family gethering,,,,bagai mana???.'' Tanya Bapaknya Kia, menunggu jawaban persetujuan dari orang tua yang lainnya.
''Setuju...''serentak orang tua kami menjawab bersamaan.
''Asyik bisa lihat sunrise ye....'' Angga dan Hina senang kegirangan...
''Ayo kita pulang dan siap-siap buat keberangkatan Kita nanti sore,,supaya tidak kemalaman di jalan juga...'' pinta ayah Azka
''Baiklah,,,,!!!.'' seru kami bersamaan
* * *
Aku pun menyiapkan barang bawaan seperlunya saja karena kami hanya satu malam di sana.
''Nara,,,,ayo Nak sudah belum ? Jangan terlalu banyak barang yang di bawa. Kita hanya menginap satu malam di sana ayo Nak...!!!''
''Iya bu,,,,ini sudah siap....''
''Ayo itu orang tua Azka sudah menunggu di depan.''
''Apa,,,,,? Kok orang tua Azka, bukannya Kita berangkat bawa mobil masing-masing bu??'' Tanyaku cemas.
''Tidak Kita ikut keluarga nya Azka saja.Bapak mu katanya lelah tidak mau bawa mobil,,jadi Kita ikut keluarga Azka saja. Mobilnya luas ini cukup lah buat Kita berenam.'' jawab bunda santai.
''Hah,,,,??.'' Aku masih tidak percaya dengan apa yang Aku dengar. Aku satu mobil dengan Azka!!!! Ya ampun Aku menepuk jidatku sendiri.
''Hei,,,,ayo. Malah bengong Bapak sudah menunggu di mobil. Ayo Nara cepat....!!!!'' seru ibu
''Oh iya bu...'' Aku pun menaiki mobil milik keluarga Azka dengan perasaan tak karuan.
''Hi Nara,,,,!!!''seru ibunya azka
''Eh iya tante,,,,'' sambil tersenyum Ku jawab teguran dari ibunya azka
Dan benar saja Aku duduk paling belakang dong dengan Azka berduaan dan itu buat Aku tidak nyaman. Selama perjalanan Aku hanya terdiam tidak ada satupun kata yang keluar dari mulut Kami. Berbanding jauh dengan orang tua kami di depan yang sedari awal naik tidak berhentinya bercengkrama.
Hem membosankan sekali selama perjalanan tidak ada yang di ucapkan atau yang di bahas. Karena dia asik dengan earphone nya dan tidur sejak dari tadi Aku naik mobilnya. Coba kalau Aku ikut dengan mobil Kia atau Hina,, beda lagi ceritanya pasti seru. Selama perjalanan pasti Kita bercengkrama mengobrol hal-hal yang seru.
** Setibanya di Pantai...* *
''Yey...... Sampai juga.'' seruku kegirangan. Aku pun berlari ke tepi pantai dengan girangnya. Sudah lama sekali tidak main ke pantai.
''Indah nya....'' Seruku
Sementara orang tua Ku mengurus administrasi ke hotel tempat kami menginap malam ini.