
* * *
''Iya lah kalian pasti tidak mengira kan,disini ada warung....'' tutur Angga.
''Oh iya Kamu tahu tempat ini dari siapa??'' ucap Kia penasaran.
''Jadi kemarin tuh,Aku tidak sengaja melihat beberapa siswa yang berjalan ke arah sini. Aku penasaran dong,mereka mau ngapain ke arah sini sedangkan kantin posisinya bukan kesini. Aku tanya aja salah satu murid kelas X.C yang Aku kenal dan dia langsung ngajak Aku ke sini....'' jelas Angga.
''Oh begitu.....'' seru Ku barengan.
''Udah lah,yang penting sekarang Kita bis makan. Tuh kalian mau apa?? Ada bakso,ada siomay juga,ada es doger dan lain sebagainya. Pilih aja.....'' tutur Angga.
Aku dan teman-temanku pun langsung memesan beberapa makanan yang tersedia.Meskipun di sini tidak tersedia kursi dan meja seperti di kantin dan kami hanya duduk lesehan beralaskan lantai di belakang kelas X.D. Namun di sini cukup bersih karena siswa yang lain tidak membuang sampah sembarangan.
''Enak juga yah istirahat di sini....'' seru Hina yang tengah menyantap bakso.
''Iya lah,bersih juga....'' timpal Kia.
''Ya meskipun di sini letaknya di belakang sekolah,tapi siswa di sini menjaga kebersihanya.Supaya nyaman juga kan buat istirahat. Udah gitu Kita bisa lihat area belakang sekolah yang banyak pohon-pohon rindang.....'' jelas Angga.
''Iya..... Anginnya juga sejuk.....'' timpal Ku.
''Ini mah bakalan jadi tempat favorit Aku,udah mah jauh dari kebisingan bersih lagi. Udah gitu makanannya banyak pilihan....'' tutur Hina.
Kami pun sangat menikmati makanan yang sudah kami pesan.Tempatnya yang di belakang sekolah,jauh dari kebisingan hanya ada siswa kelas X yang datang ke sini dan beberapa siswa senior namun tidak banyak.
Setelah menghabiskan makanannya,Aku dan teman-temanku tidak langsung ke kelas,melainkan nongkrong di depan Kelas X.C. Di sana terdapat beberapa kursi di taman depan kelas tersebut.
Aku pun asik bercengkrama dengan teman-temanku,membicarakan beberapa hal yang lucu.
* * *
Aku pun menghabiskan waktu istirahat setiap hari di kantin belakang kelas X.D. Rasanya tenang juga karena sudah beberapa lama Aku tidak berurusan lagi dengan kak Helen,meskipun sejujurnya dalam hatiku Aku ingin melihat kak Faiz.
"Ya sudah lah Nara.Pada akhirnya ini mungkin yang terbaik buat Kamu...."Bisik Ku dalam hati.
''Eh bentar lagi Kita kan mau liburan semester,rencana kalian mau liburan kemana???'' seru Hina.
''Umz.... Belum tau juga sih. Aku belum ada rencana....'' sahut Kia.
''Kamu Nara,bagaimana?? Apa Kamu udah punya rencana buat liburan kemana??'' lanjut Kia.
''Sama belum,,,,,'' tutur Ku.
''Kalau Kamu Angga?? Kamu mau liburan kemana??'' tanya Hina.
''Masih belum tau juga. Hanya saja kemarin bapakku bilang beliau ingin mengunjungi sepupunya yang tinggal di bandung dan mengajak Ku....''
''Terus gimana,Kamu mau???'' seru Hina.
''Aku belum mengiyakan sih ajakan bapak. Namun Aku sedikit tertarik karena kata bapak rumah sepupunya itu di daerah Ciwidey.....'' jelas Angga.
''Ciwidey??? Wah seru tuh.....'' seru Kia.
''Bagaimana kalau Kita liburan ke sana saja. Kalau tidak salah di sana ada tempat camping yang bagus....'' lanjut Kia.
''Iya memang. Tempatnya itu di Ranca Upas,di sana juga dekat dengan penangkaran hewan Rusa.....'' tutur Angga.
''Ya udah sepertinya asik juga,gimana kalau Kita liburannya ke sana aja....'' seru Hina.
''Aku setuju....'' timpal Kia.
''Aku juga.....'' tutur Ku.
''Baiklah kalau kalian mau,nanti Aku bilang ke bapakku.....'' tutur Angga.
''Ya udah. Kalau begitu nanti pulang sekolah Kita minta ijin ke orang tua Kita masing-masing....'' ucap Kia.
''Oke.....'' ucap Aku dan Hina bersamaan.
Kami pun langsung beranjak dari tempat duduk dan langsung menuju kelas.
''Nara......'' tutur Ulfa.
''Iya kenapa Ulfa....?''
''Seperti biasa,tadi ada kak Faiz ke sini nyariin Kamu.....'' tuturnya.
''Terus Kamu nggak bilang kan???''
''Tentu saja tidak. Hanya saja kalau tiap hari dia ke sini terus nyariin Kamu,Aku bingung juga cari alasan apa lagi....'' tutur Ulfa.
''Iya juga sih.Maaf ya Aku buat Kamu kerepotan. Kalau enggak bilang saja tidak tahu Aku pergi kemana,pasti dia tidak akan mencari Ku....'' timpal Ku.
''Ok baiklah......'' tutur Ulfa.
"Untunglah Ulfa tidak membocorkan keberadaan Ku selama ini sama kak Faiz....." bisik Ku dalam hati.
''Oh iya dia juga tanya apa Kamu bawa handphone. Aku bilang saja tidak pernah melihat Kamu bawa handphone....'' lanjut Ulfa.
''Iya soalnya Aku juga sengaja tidak bawa handphoneku ke sekolah.....'' tutur Ku.
''Oh begitu,ya sudah Aku balik lagi ke mejaku....'' tutur Ulfa sembari meninggalkan Aku.
Sejujurnya Aku juga khawatir,akan bertahan berapa lama Aku bermain petak umpet sama kak Faiz. Namun ini buat kebaikan Aku juga dan teman-temanku. Aku tidak ingin mengulang kembali kejadian yang seperti dulu.
* * *
Kring..... Kring.... Kring....
Bel pulang pun berbunyi.Tanda jam pelajaran terakhir sudah selesai.
''Nara,bisa bantu Aku..??'' tutur Angga.
''Iya,kenapa..?''
''Tolong bantu Aku bawain beberapa buku yang harus di kumpulkan ke wali kelas Kita. Kamu bisa bantu kan,soalnya ini Aku bawa buku pelajaran Bahasa Indonesia yang harus di kembalikan ke ruang guru. Kamu bisa bantu kan...?''
''Ok baiklah.....''
''Makasih ya.... Soalnya kan Kia dan Hina ikutan ekstra kulikuler PMR hari ini,jadi mereka langsung pergi ke lapangan juga kan....'' jelas Angga.
''Iya nggak apa-apa sini.....'' tutur Ku.
Aku pun langsung mengambil beberapa buku yang sudah tersusun di atas meja Angga dan berjalan keluar kelas menuju ruang guru.
Sesampainya di sana Aku langsung meletakan buku tersebut dan langsung keluar.
''Nara makasih ya....'' seru Angga.
''Iya sama-sama.Kayak ke siapa aja.....'' ucapku sambil tersenyum.
''Oh iya Aku mau ke perpustakaan dulu,mau balikin buku yang Aku pinjam. Sama ada beberapa buku yang ingin Aku pinjam kembali. Apa Kamu mau ikut??'' ajak Angga.
''Tidak ah. Aku nunggu depan gerbang sekolah aja.....'' tutur Ku.
''Tapi takut Aku lama,Kamu pulang duluan saja.....'' timpalnya.
''Iya... Kalau begitu Aku duluan yah....'' ucapku sambil beranjak pergi meninggalkan Angga.
"Ya sudah lah,,,,Aku pulang duluan saja deh. Angga pasti lama juga...."bisik Ku dalam Hati.
Aku pun menyusuri sekolah sendirian menuju gerbang sekolah dan semoga masih ada angkot atau ojeg yang masih mangkal. Aku langsung mempercepat langkahku supaya tidak ketinggalan.
''Nara......'' seru seseorang menghentikan langkahku.
Aku langsung berbalik melihat ke arah sumber suara tersebut.Aku kaget ternyata itu kak Faiz yang tengah berjalan ke arahku.