LOVE MY SENIOR

LOVE MY SENIOR
Chapter 11



* * *


Deg... Deg....Deg....


Jantungku berdegup tak karuan melihatnya. Maksud senyuman dia apa?? Tersirat di benakku kenapa semenjak pertemuan Ku dengan nya yang belum lama tadi,,dia terus saja menyunggingkan senyumannya itu.


''Baiklah,silahkan kembali ke tempat kalian masing-masing...'' Ucapan kak Erika, Membuyarkan pikiranku.


''Wah,Nara.... Selamat yah.Cepat coba buka hadiah yang Kamu dapatkan apa..???.'' Tutur Hina semangat.


''Ya ampun Hina,nggak disini juga kali,,,nanti saja selepas pulang sekolah di bukanya. Malu tau....!!!'' timpal Kia mengingatkan Hina.


''He....He...He...Iya deh,tapi kalau isinya makanan bagi yah Nara...!''


''Iya,,,,tenang aja Aku pasti akan membaginya....'' Jawabku sambil tersenyum dengan tingkah Hina.


''Setelah acara perkenalan di lanjutkan dengan pembacaan Visi dan Misi di sekolah SMA KENANGAN 2.


''Baiklah untuk acara hari ini selesai sampai disini.Besok Kita bertemu kembali di tempat dan waktu yang sama.Silahkan meninggalkan aula secara tertib yaa...Hati-hati di jalan...!!'' Ungkap kak Edo.


Kami pun langsung membubarkan diri dan langsung menuju gerbang depan. Karena ini hari pertama kami sekolah,jadi kami di jemput sama orang tua Angga. Dan rupanya bapaknya Angga sudah menunggu Kami di depan sekolah.


Hari ini cukup melelahkan sekali,sesampainya di rumah Aku langsung tiduran di kamar dan memejamkan mataku. Tiba-tiba senyuman kak Faiz tersirat di pikiranku. Aku pun kaget dengan apa yang Aku pikirkan barusan,bisa-bisanya Aku memikirkan dia.


''Tidak..Tidak....Tidak sadar Nara,,tenangkan dirimu kontrol. Jangan hanya sikap manis yang di tunjukan kak Faiz seperti itu,Kamu langsung mudah goyah.Kamu itu baru saja bertemu dengannya. ..'' Bisik Ku dalam batin.


''Nara.....Sayang makan dulu,bunda udah masakin makanan kesukaan Kamu,ayo...!'' ajak ibu di ambang pintu yang membuyarkan lamunanku.


''Iya bunda....''


''Nara,bagaimana hari pertama di sekolah apakah menyenangkan..??'' Tanya bunda,,yang sekarang duduk di hadapanku.


''Ya begitulah bunda. Karena hari ini,hari pertama Kita masuk sekolah, Kita hanya perkenalan saja sama kakak-kakak kelas, terutama OSIS yang menjadi panitia dan pembacaan Visi dan Misi di sekolah yang baru....''


''Oh begitu...Syukurlah kalau begitu, mudah-mudahan Kamu betah ya dan rajin belajar di sekolah baru Nara yang sekarang.Oke...?''


''Baik bunda...'' timpal Ku.


''Ya sudah,,Kamu lanjutkan saja makannya,bunda mau ke belakang yah...'' Bunda pun berlalu beranjak meninggalkan ku.


**WhatsApp....**


Hinna : '' P ''


'' P ''


'' P ''


'' P ''


Suara nonaktifasi whatsapp Ku berbunyi.Siapa ya?? Oh.....Ya ampun Hina,,kirain siapa.Padahal baru saja kami berpisah dia udah kangen.


Nar**a : ''Iya......Kenapa Hina...??''


Hina : ''Ana,,apa Kamu sudah membuka hadiahnya?? Aku penasaran sekali apa isinya....!!''


Nara : ''Ya ampun,,,Aku bahkan lupa,kalau Aku mendapatkan hadiah. Masih belum Ku buka Hina, tenang saja kalau sudah Ku buka nanti Aku kasih...!''


Hinna : ''Benar ya Nara..Aku dikasih jangan sampai Kamu lupa...!''


Nara : '' Iya...Aku kasih fotonya saja. Wk... Wk.. Wk..''


Nara : ''Iya,,,,iya nanti Aku beneran kasih. Kenapa Kamu nggak minta sama Angga aja??? Pasti dia udah buka hadiahnya,dia kan paling garcep masalah hadiah....!''


Hina : ''Apanya yang di minta. Dia kan dapat hadiah peralatan sekolah. Kamu memangnya belum lihat,,dia kan langsung buat cerita di WA....!''


Nara :'' Aku belum lihat nih....Dia mah kayak gitu suka lebay pasti apa-apa di bikin status....''


Hina : ''Hooh.....Ya udah deh Aku mau mandi gerah,,sampai ketemu nanti di rumah Kia....Bye**...!''


* * *


Aku pun langsung menyelesaikan makan Ku,karena di rasa-rasa benar juga badan ini lengket banget,gatel dan ku putuskan untuk mandi juga.


** Rumah Kia **


''Hai ladies....Udah kumpul aja...''seru Angga menghampiri kami.


''Iya dong...'' balas Hina senang.


''Wah...Coklat dari siapa nih?? Tumben,kan salah satu dari Kita ulang tahunnya masih lama..'' tanya Angga sambil mengambil coklat yang ada di toples.


''Oh....Ini hadiah Aku tadi,,isinya coklat. Nih sama toples-toplesnya Aku bawa kesini..''jawabku.


''Wah,,asyik dong hadiah Kamu bisa Kita makan bareng-bareng. Tidak seperti hadiah yang Aku dapatkan...!!'' jawabnya santai.


''Iya,,,mending hadiah Nara bisa di makan bareng-bareng,,hadiah Kamu apa yang mau di makan barengan..''timpal kia.


''Iya bener...''lanjut Hina.


''Eh jangan salah. Kata siapa,hadiah Ku banyak manfaatnya,,kayak kalian nggak ingat aja. Waktu Kita sekolah dulu coba di ingat-ingat,,siapa yang suka pinjamin penghapus,pensil,pulpen,penggaris kalau salah satu dari kalian lupa nggak bawa. Yang kasih pinjam siapa??? Gue....!!'' dengan nada bangganya.


''Angga....''serentak kami kompak menjawab sambil menunjuk Angga.


''Oh iya Nara,,,,,ngomong-ngomong kok bisa ya Kamu dapetin hadiah ini,padahal kan tadi Kamu sempat menghilang dan tentu saja mempengaruhi hasil tanda tangan yang Kamu dapat. Ya kalau Angga sih Aku paham, dia kan udah banyak kenalan kakak kelas, jadi gampang dapat kan tanda tangan dengan mudah. Kalau kamu kok bisa,,,,???'' tanya Kia penasaran.


Pertanyaan Kia buat Aku bingung buat jelasinnya.


''Ya begitulah. Jadi ceritanya,,pas tadi Aku kehilangan kalian dan Aku coba buat cari kalian,,Aku tak sengaja menabrak seseorang...'' jawabku.


''Menabrak seseorang?? Siapa???.'' kata Angga penasaran.


''Kak Faiz....'' Jawabku ragu.


''Hah....??'' Serentak membuat mereka kaget.


''Tak heran pantesan Kamu bisa maju ke depan mendapatkan hadiah...'' celetuk Hina.


''Ya,,,awalnya Aku juga tidak tahu dia siapa. Namun tiba-tiba dia mengambil buku yang Aku pegang dan Aku juga kaget. Pas Aku buka buku, Aku pun baru mengetahui ternyata dia itu ketua MPK.....''jelas Ku.


''Anggap saja hari ini hari keberuntungan Nara....''timpal Angga. Yang masih sibuk memakan coklat nya.


''Setahu Aku....Kak Faiz itu banyak digandrungi cewek-cewek di SMA kenangan 2. Bukan karena dia menjabat posisi tertinggi organisasi di sana,,melainkan karena kegantengannya dan sikap dia yang buat cewek-cewek di sana mengidam-idamkan dia...!'' lanjut Angga.


''Oh begitu...Wajar saja sih dia ganteng,putih,bersih dan punya posisi penting di sekolah...'' timpal Hina.


''Awas Nara.....!! Hati-hati jangan sampai Kamu berani untuk dekat-dekat dengan dia. Bisa saja nanti Kamu jadi bahan bullyan kakak-kakak kelas Kita. Intinya Kita anak baru, jangan sampai Kita buat masalah dengan kakak kelas. Sebaiknya Kamu berhati-hati...'' Angga mengingatkanku.


Yang Angga katakan benar juga. Sebagai siswa baru tak mungkin buat Ku cari masalah dengan kakak kelas. Itu bisa buat pandangan siswa yang lain buruk terhadapku,sebaiknya Aku berhati-hati saja dan jauh-jauh dari kak Faiz. Kalau Aku tidak mau mendapatkan masalah nantinya.